Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Inisiasi Menyusu Dini Dan Pijat Oksitosin Untuk Mempercepat Involusi Uterus Pada Ibu Postpartum K Kusumastuti; Adinda Putri Sari Dewi; Dian Noviani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.917 KB)

Abstract

Latar Belakang, Sebanyak 99% kematian ibu diakibatkan masalah kehamilan, persalinan dan nifas yang terjadi di negara-negara berkembang. WHO menyatakan secara global, AKI disebabkan oleh karena komplikasi perdarahan selama masa kehamilan dan setelah persalinan. Perdarahan sering kali terjadi karena kontraksi uterus lembek (sub involusi uterus). Upaya yang dilakukan untuk mengurangi perdarahan tersebut dapat dilakukan dengan Inisiasi Menyusu Dini dan Pijat Oksitosin untuk mempercepat involusi uterus. Tujuan Penelitian, Mengetahui Tinggi Fundus Uteri setelah dilakukan Inisiasi Menyusu Dini dan Pijat Oksitosin. Metode Penelitian, Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analatik dengan study kasus. Data diperoleh dari observasi dan studi kepustakaan. Responden terdapat 5 orang ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, alat tulis, kamera, metline untuk melakukan penilaian TFU/ Tinggi Fundus Uteri. Hasil Penelitian, Setelah dilakukan Inisiasi Menyusu Dini dan Pijat Oksitosin Didapatkan hasil dari responden dengan Tinggi Fundus Uteri yaitu 2 jari dibawah pusat menjadi 1 jari diatas symphisis (60%) dan 2 jari dibawah pusat menjadi tidak teraba (40%) Kesimpulan, Kombinasi inisiasi menyusu dini dan pijat oksitosin efektif untuk mempercepat involusi uterus.
Efektivitas Massage Terapi Effleurage Guna Mencegah Kejadian Depresi Postpartum Pada Ibu Nifas K Kusumastuti; Dyah Puji Astuti; Adinda Putri Sari Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v12i1.129

Abstract

AbstrakDepresi postpartum merupakan gangguan alam perasaan (mood) yang dialami oleh ibu pasca persalinan. Tingkat insiden depresi postpartum di Indonesia bervariasi yaitu Bandung 30%, Medan 48,4%, dan Jakarta 76%. Di RSUD Kebumen di dapatkan kemungkinan depresi rendah 75,8%, baby blues 15,4%, kemungkinan depresi postpartum 2,2%, dan depresi postpartum adalah 6,6%. Depresi postpartum berdampak negatif pada kesehatan ibu karena menurunkan kemampuan mengasuh anak, berespon negatif dan ketertarikan terhadap bayinya kurang, serta malas menyusui. Upaya penanganan depresi postpartum tanpa menggunakan obat salah satunya dengan massage terapi efflurage karena dapat meningkatkan hormone morphin endogen sekaligus menurunkan kadar stress hormon.Tujuan penelitian ini mengetahui efektifitas massage terapi effleurage guna mencegah kejadian depresi postpartum pada ibu nifas di Wilayah Kabupaten Kebumen. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan Non-Equivalent Control GroupDesign menggunakan Pre Test - Post test Only. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel 22 ibu post partum pada kelompok intervensi maupun kontrol. Hasil penelitian dengan uji paired t-test didapatkan hasil bahwa pada ibu nifas dengan massage terapi effleurage nilai p-value 0,000 dengan taraf signifikansi p < 0,005 sedangkan nilai t-hitung 2.67080. Dapat disimpulkan bahwa massage terapi dengan tehnik effleurage pada ibu nifas mempunyai efektivitas 2x lebih tinggi untuk pencegahan depresi postpartum pada ibu nifas.Kata kunci; massage effleurage, depresi postpartum Effectiveness of Effleurage Therapy Massage to Prevent Postpartum Depression in Postpartum MothersAbstractPostpartum depression is a disorder of the mood experienced by postpartum mothers. The incidence rate of postpartum depression in Indonesia varies, namely Bandung 30%, Medan 48.4%, and Jakarta 76%. In Kebumen General Hospital there was a possibility of a low depression of 75.8%, baby blues 15.4%, possibility of postpartum depression 2.2%, and postpartum depression was 6.6%. Postpartum depression has a negative impact on maternal health because it reduces the ability to care for children, responds negatively and attracts less children, and is lazy to breastfeed. Efforts to treat postpartum depression without using drugs are one of them by efflurage therapy massage because it can increase endogenous morphine hormones while reducing levels of stress hormones. The purpose of this study is to know the effectiveness of effleurage therapy massage to prevent postpartum depression in postpartum mothers in Kebumen District. The research method used quasi experiment with the design of Non-Equivalent Control Group Design using Pre Test - Post test Only. The sampling technique used consecutive sampling with a sample of 22 post partum mothers in the intervention and control groups. The results of the study with paired t-test showed that in postpartum mothers with effleurage massage therapy the value of p-value 0,000 with a significance level of p <0,005 while the calculated value was 2,67080. It can be concluded that therapeutic massage with effleurage technique in postpartum mothers has a 2x effectiveness higher for prevention of postpartum depression in postpartum mothers. Keywords; massage effleurage, postpartum depression