Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERENCANAAN BIAYA PENGADAAN SUMUR BOR DALAM UNTUK DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA CIGADUNG: PERENCANAAN BIAYA PENGADAAN SUMUR BOR DALAM UNTUK DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA CIGADUNG Wahidin, Wahidin
Infratech Building Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan air bersih setiap tahunnya meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan terbatasnya Kebutuhan air bagi penduduk juga dirasa perlu bagi penduduk Desa Cigadung, Brebes. seperti minum dan memasak. Air yang dibutuhkan itu harus mempunyai persyaratan khusus agar tidak menimbulkan penyakit bagi yang mengonsumsinya, Tujuan dari penelitian yaitu menghasilkan dugaan lapisan geologi yang akan digunakan sebagai dasar perencanaan sumur bor dalam, mengetahui kondisi hidrolis system jaringan air bersih dan menghitung besarnya RAB pada tahap perencanaan. langkah-langkah pengerjaan studi sebagai yaitu pengumpulan data-data primer dan data sekunder yang berupa data teknis maupun data pendukung lainnya yang digunakan dalam analisa sistem jaringan distribusi air bersih, mengolah data penduduk dan layanan, dan perhitungan RAB. Kesimpulannya pertama, perencanaan Sumur Bor Dalam dengan memanfaatkan kedalaman air tanah 80m. Konstruksi sumur pompa terdiri dari Pipa Cassing PVC 4 inch (79 m), Pipa Hisap PVC 2,5 inch (78 m). Kedua, hasil analisa jaringan perpipaan distribusi air bersih Desa Cigadung diusahakan tetap dalam titik duga pengukuran geolistrik. Ketiga, fasilitas sumur bor yang akan dibangun sangat membantu warga yang berada di daerah sekitar fasilitas sumur tersebut. Keempat, rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan jaringan air bersih di Desa Cigadung dengan total biaya sebesar Rp. 52.602.000 untuk satu Unit Pengeboran.
Analisis Faktor Penyebab Kerusaka Jalan (Studi Kasus Ruas Jalan Desa Cikakak) Wahidin, Wahidin
Infratech Building Journal Vol. 2 No. 2 (2021): September
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan yang baik dapat mempermudah segala aktivitas masyarakat. Sebaliknya, jika jalan kurang baik atau mengalami kerusakan maka dapat menghambat segala aktivitas masyarakat. Perlu dilakukannya perencanaan, pengawasan, pelaksanaan, dan pemeliharaan yang baik agar jalan senantiasa memberikan pelayanan yang baik bagi pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan jalan yang terjadi pada ruas Jalan Desa Cikakak, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilakukan pada ruas Jalan Cikakak (Sta. 0.00 dimulai dari gerbang Desa Cikakak sampai Sta. 1100 pada ujung desa Cikakak). Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Agustus 10 Oktober 2020. Berdasarkan survei kondisi jalan jenis kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Desa Cikakak adalah retak melintang, retak memanjang, retak kulit buaya, retak pinggir, retak berkelok-kelok, bergelombang, kegemukan, pengelupasan, lubang dan tambalan. Jenis kerusakan yang paling dominan pada ruas Jalan Desa Cikakak adalah retak memanjang yang terdapat pada 18 segmen. Kemungkinan faktor-faktor penyebab secara umum disebabkan sistem drainase yang tidak baik, sifat material konstruksi perkerasan yang kurang baik, iklim, kondisi tanah yang tidak stabil, perencanaan lapis perkerasan yang tipis, proses pelaksanaan pekerjaan konstruksi perkerasan yang kurang sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam spesifikasi, yang saling terkait dan mempengaruhi. Berdasarkan jenis kerusakan yang terjadi di lapangan maka tindakan perbaikan
Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Mengenai Pembuatan Denah Situasi Menggunakan Aplikasi AutoCAD di Desa Parereja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes Wahyu Mulya Wibowo; Wahidin, Wahidin; Muhammad Taufiq; Wahudin Diantoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1572.204 KB) | DOI: 10.58169/jpmsaintek.v1i4.44

Abstract

Perkembangan teknologi di zaman sekarang yang sudah banyak menggunakan digitalisasi dapat membuat kemajuan pada banyak aspek terutama pada ketersediaan software gambar teknik yang dapat mendukung kegiatan pembuatan peta dan denah situasi. Aplikasi AutoCAD merupakan sebuah program yang biasa digunakan untuk tujuan tertentu dalam menggambar dan merancang dengan bantuan komputer dalam pembentukan model serta ukuran dua dan tiga dimensi atau lebih dikenali sebagai Computer Aided Drafting and Design Program (CAD). Selain adanya aplikasi untuk mempermudah pembuatan peta dan denah situasi ada juga yang namanya pemetaan yang merupakan suatu cara yang digunakan untuk mengenali kembali kondisi ruang yang sebenarnya dari suatu wilayah dan mendokumentasikan potensi sumber dayanya. Populasi pada kegiatan ini adalah perangkat desa dan pemuda karang taruna. Manfaat dari adanya pengabdian masyarakat yaitu melalui sosialisasi pembuatan peta atau denah situasi menggunakan AutoCAD. Hal ini sebagai bahan masukan bagi kantor balai desa untuk melakukan kerja sama dengan melibatkan masyarakat desa dan membuat masyarakat lebih mengenal program digitalisasi seperti pengenalan pada aplikasi AutoCAD. Adapun faktor penghambat ketika merealisasikan kegiatan Sosialisasi ini antara lain sulitnya mengatur jadwal peserta untuk melaksanakan sosialisasi. Keterbatasan media penyampaian materi dan sebagian besar peserta pelatihan tidak menggunakan laptop yang support sofware aplikasi.
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN RAYA PACUL MENGGUNAKAN METODE MKJI Awaludin, Naufal Zayyin; Wahidin, Wahidin; Apriliano, Dwi Denny
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v12i2.48389

Abstract

Kepadatan lalu lintas dan kemacetan adalah masalah umum di kawasan perkotaan yang berkembang, termasuk Kabupaten Tegal, terutama di Jalan Raya Pacul. Penelitian ini mengevaluasi kinerja jalan tersebut dan mencari solusi untuk mengurangi kemacetan. Metode yang digunakan mencakup survei volume lalu lintas, analisis kapasitas jalan, identifikasi hambatan samping, perhitungan derajat kejenuhan, dan penentuan tingkat pelayanan berdasarkan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Senin pukul 06.30-07.30, dengan 1407,5 smp/jam. Hambatan samping dikategorikan sebagai Sedang dan derajat kejenuhan mencapai 0,61. Tingkat pelayanan jalan berada pada kategori C, yang menunjukkan arus lalu lintas masih stabil namun dengan kecepatan dan gerakan kendaraan yang terkendali, sehingga pengemudi memiliki keterbatasan dalam memilih kecepatan. Penelitian ini memberikan gambaran jelas tentang kondisi lalu lintas di Jalan Raya Pacul dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan kinerja dan keselamatan jalan tersebut.