Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PROSEDUR RADIOGRAFI ADENOID PADA KASUS HYPERTROPHY DI RSI SITI AISYAH MADIUN Kellsy Putri Ramadani; Asih Puji Utami
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Pendahuluan Hypertrophy adenoid merupakan kondisi yang sering menyebabkan gangguan pernapasan pada anak sehingga memerlukan pemeriksaan radiografi yang tepat untuk menunjang diagnosa.Pemeriksaan radiografi adenoid secara teori menggunakan pemeriksaan nasopharynx lateral, namun di RSI Siti Aisyah Madiun menggunakan pemeriksaan radiografi cranium proyeksi lateral dengan modifikasi kepala ekstensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan adenoid, mengetahui alasan penggunaan pemeriksaan radiografi cranium proyeksi lateral, dan mengetahui alasan kepala di posisikan ekstensi pada pemeriksaan adenoid pada kasus hypertrophy adenoid di RSI Siti Aisyah Madiun. Metode Penelitian ini menggunakan desain kualitatif studi kasus, subjek penelitian terdiri dari 3 radiografer dan 1 dokter spesialis radiologi, penelitian dilakukan pada September 2025-April 2026 RSI Siti Aisyah Madiun. Data dikumpul melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian, dan verifikasi triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan adenoid menggunakan radiografi cranium proyeksi lateral sesuai SOP karena mampu menampilkan nasopharynx dengan jelas. Posisi kepala ekstensi bertujuan membuka ruang nasopharynx dan mengurangi superposisi, sehingga menghasilkan citra optimal untuk diagnosa hypertrophy adenoid. Kesimpulan pemeriksaan radiografi cranium proyeksi lateral dengan posisi kepala ekstensi efektif menghasilkan citra optimal dan mendukung diagnosa hypertrophy adenoid secara akurat.
PERAWATAN HARIAN PESAWAT DIGITAL RADIOGRAPHY (DR) DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD DR. GUNAWAN MANGUNKUSUMO AMBARAWA Felinda Astuti Dama; Arnefia Mei Yusnida; Asih Puji Utami
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i4.14658

Abstract

ABSTRACT Daily maintenance of Digital Radiography (DR) equipment is necessary to maintain equipment readiness, support the continuity of radiology services, and reduce the potential for disruptions during patient examinations. This study aimed to describe the implementation of daily maintenance of DR equipment, identify factors affecting maintenance effectiveness, and describe the evaluation and documentation system at the Radiology Installation of RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa. This study employed a descriptive qualitative approach conducted from September 2025 to April 2026. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the head of the radiology unit, radiographers, medical physicists/Radiation Protection Officers (RPOs), and biomedical equipment technicians selected through purposive sampling. Data analysis consisted of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that daily maintenance was carried out through warming up, collimation checks, inspection of the physical condition of the equipment, equipment cleanliness, computer and detector checks, and monitoring of room conditions, supported by a daily checklist. The implementation of maintenance was influenced by the absence of a specific SOP for DR equipment, limited time due to service activities, interstaff coordination, budget limitations, and the absence of a permanent service contract with the vendor. Evaluation and documentation were conducted using checklists, logbooks, and work orders as part of maintenance records and follow-up of equipment problems. The study concludes that daily maintenance has been routinely implemented, but strengthening SOPs and documentation is necessary to establish a more structured and optimal DR maintenance management system. ABSTRAK Perawatan harian pesawat Digital Radiography (DR) diperlukan untuk mempertahankan kesiapan peralatan, mendukung kelancaran pelayanan radiologi, serta mengurangi potensi gangguan selama pemeriksaan pasien. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan perawatan harian pesawat DR, faktor yang memengaruhi efektivitas pemeliharaan, serta sistem evaluasi dan dokumentasi di Instalasi Radiologi RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada September 2025–April 2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala ruangan radiologi, radiografer, fisikawan medis/Petugas Proteksi Radiasi (PPR), dan teknisi elektromedik yang dipilih secara purposive. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan dilakukan melalui warming up, pemeriksaan kolimasi, kondisi fisik pesawat, kebersihan alat, komputer, detektor, serta kondisi lingkungan ruangan dengan dukungan checklist harian. Pelaksanaan perawatan dipengaruhi oleh belum tersedianya SOP khusus DR, keterbatasan waktu akibat aktivitas pelayanan, koordinasi antarpetugas, keterbatasan anggaran, dan belum adanya kontrak servis tetap dengan vendor. Evaluasi dan dokumentasi dilakukan melalui checklist, logbook, dan bon kerja sebagai bagian dari pencatatan pemeliharaan dan tindak lanjut gangguan. Penelitian menyimpulkan bahwa perawatan telah dilaksanakan secara rutin, tetapi diperlukan penguatan SOP dan dokumentasi agar pengelolaan pemeliharaan DR lebih terstruktur dan optimal.
Implementasi Standar Ruangan Radiologi di Rumah Sakit Panti Nugroho Sleman Berdasarkan Permenkes No. 24 Tahun 2020 Nila Anggriani; Asih Puji Utami; Muhammad Za'im
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 3 No. 4 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v3i4.203

Abstract

Pelayanan radiologi klinik merupakan salah satu pelayanan penunjang medis yang memiliki peran penting dalam proses diagnosis dan terapi, namun juga memiliki potensi risiko keselamatan yang tinggi akibat paparan radiasi. Oleh karena itu, penyelenggaraan instalasi radiologi harus memenuhi standar sarana dan prasarana sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelayanan Radiologi Klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian standar ruang Instalasi Radiologi di Rumah Sakit Panti Nugroho Sleman sebagai rumah sakit tipe D terhadap ketentuan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan observasional, yang dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2024 melalui observasi langsung terhadap kondisi fisik ruangan, tata letak, fasilitas, serta sistem pendukung keselamatan radiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek telah memenuhi standar, seperti sistem administrasi, proteksi radiasi, pencahayaan, sanitasi, plafon, serta sarana evakuasi. Namun demikian, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian, antara lain penggabungan beberapa modalitas dalam satu ruangan, ketebalan dinding yang belum memenuhi standar proteksi radiasi, lantai tanpa hospital plint, belum tersedianya exhaust fan, serta belum optimalnya sistem kelistrikan dan pembumian. Diperlukan perbaikan dan evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan mutu pelayanan radiologi.   Kata kunci: instalasi radiologi, standar ruang, keselamatan radiasi, rumah sakit tipe D, Permenkes No. 24 Tahun