Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search
Journal : JURNAL CRANKSHAFT

RANCANG BANGUN BOILER DAN TANGKI PENGUAPAN MINYAK ATSIRI PADA MESIN DESTILATOR DENGAN METODE UAP BERBAHAN BAKU DAUN SERAI (CYMBOPOGON NARDUS) Luthfi, Muhammad; Winarso, Rochmad; Wibowo, Rianto
JURNAL CRANKSHAFT Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Crankshaft
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1081.24 KB) | DOI: 10.24176/crankshaft.v1i1.2586

Abstract

Serai Wangi (Cymbopogon nardus) adalah salah satu tanaman rempah, biasa digunakan sebagai bumbu masakan, dan obat-obatan. Minyak atsiri dari serai dapat dihasilkan dengan berbagai metode misalnya ekstraksi. Keuntungan dari metode ini adalah tidak membutuhkan suhu yang tinggi, sehingga minyak tidak akan mudah rusak. Oleh karena itu dibuatlah boiler dan tangki bahan yang efektif dan memiliki inovasi yang dapat menghasilkan minyak atsiri yang dengan hasil rendemen yang bagus. Metode dalam perancangan dan pembuatan mesin destilator diawali dengan proses observasi di lapangan, buku, jurnal-jurnal yang berhubungan pembuatan boiler sebagai alat untuk memanaskan air dan tangki bahan sebagai wadah bahan daun serai. Konsep yang dilakukan perhitungan perancangan dan gambar desain menggunakan software inventor dan  pembuatan, dan pengujian dalam penggunaan alat boiler dan tangki bahan.Hasil dari rancang bangun boiler dan tangki penguapan adalah proses penguapan dari boiler menuju tangki bahan  berjalan dengan baik dan prosesnya yang efisien dapat menghasilkan minyak atsiri dengan kualitas dan kuantitas yang banyak.
RANCANG BANGUN KONDENSOR PADA DESTILATOR BIOETANOL KAPASITAS 5 LITER/JAM DENGAN SKALA UMKM Rubianto, Budi; Winarso, Rochmad; Wibowo, Rianto
JURNAL CRANKSHAFT Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Crankshaft
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.38 KB) | DOI: 10.24176/crankshaft.v1i1.2587

Abstract

Penggunaan bahan bakar minyak khususnya bahan bakar fosil disamping ketersediaannya semakin terbatas juga dapat merusak lingkungan yaitu menimbulkan polusi udara. Maka dioperlukan produksi energi alternatif yang ramah lingkungan sebagai energi terbarukan pengganti bahan bakar fosil yaitu bioethanol. Dalam pelaksanaannya diperlukan alat sebagai proses destilasi yaitu destilator berpendingin kondensor untuk menghasilkan bioethanol. Kondensor berfungsi untuk mendinginkan uap ethanol pada siklus destilasi dari alat destilator bioethanol. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisa kebutuhan teknis, proses perancangan, proses simulasi, gambar kerja , proses pembuatan, dan proses pengujian kondensor. Hasil yang diperoleh meliputi dimensi kondensor dengan tinggi total 600 mm dengan diameter 200 mm. menghasilkan ethanol dengan kapasitas 2,35 liter/jam dengan kemurnian 91 %.
RANCANG BANGUN MENARA REFLUKS PADA DESTILATOR BIOETHANOL KAPASITAS 5 LITER/JAM BERSKALA UMKM Susanto, Hendri; Winarso, Rochmad; Wibowo, Rianto
JURNAL CRANKSHAFT Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Crankshaft
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.363 KB) | DOI: 10.24176/crankshaft.v1i1.2588

Abstract

Bioethanol merupakan energi terbarukan yang berasal dari bahan dasar nabati. Sebagaimana fungsinya, bioethanol diharuskan memiliki tingkat kemurnian sesuai dengan standar mutu yang telah ditentukan sebagai energi terbarukan. Untuk mencapai keketentuan tersebut, telah dilakukan proses rancang bangun menara refluks pada destilator bioethanol pada saat proses kondensasi berlangsung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah berupa studi literatur terhadap artikel terkait, proses perencanaan design, perancangan dan pembuatan terhadap komponen – komponen penyusun dari menara refluks, serta proses pengujian mesin untuk mengetahui fungsi kerja dari menara refluks pada destilator bioethanol. hasil penelitian menunjukkan menara refluks dapat digunakan sebagai proses kondensasi pada siklus destilasi bioethanol. Dengan dimensi shell berdiameter114 mm dan tinggi 2000 mm, dimensi tube berdiameter 94 mm dan tinggi total coil 400 mm dengan jarak antar coil 40 mm. dan dihasilkan kapasitas produksi ethanol pada mesin destilator bioethanol seabnyak 2,35 liter dengan kadar kemurnian 91%.
RANCANG BANGUN TANGKI PEMANAS PADA DESTILATOR BIOETANOL DENGAN SISTEM CONTINUE BERKAPASITAS 5 LITER/JAM UNTUK SEKALA UMKM Maulana, Muh Rizqi; Winarso, Rochmad; Wibowo, Rianto
JURNAL CRANKSHAFT Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Crankshaft
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.308 KB) | DOI: 10.24176/crankshaft.v1i1.2589

Abstract

Bioetanol adalah cairan yang dihasilkan dari proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat dengan  bantuan mikroorganisme, Bioetanol merupakan bahan bakar yang dapat digunakan untuk menggantikan bahan bakar fosil. Dimana untuk proses produksi etanol sebagai bahan bakar diperlukan adanya kapasitas yang bisa mencukupi kebutuhan tersebut. Destilator sebagai pengolah bioethanol diperlukan adanya tangki pemanas yang dapat digunakan sebagai proses penguapan dalam skala besar. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, proses perancangan, proses manufaktur. Pada hasil penelitian telah dibuat tangki pemanas dengan sistem continue otomatis dan memiliki kapasitas 25 liter dengan dimensi tangki pemanas meliputi tinggi tangki 675mm dan diameter 400 mm. Hasil etanol yang didapatkan sebanyak 2,35 liter/jam dengan tingkat kemurnian etanol 91%.
PERANCANGAN DAN SIMULASI TURBIN PELTON DAYA OUTPUT GENERATOR 20.000 WATT Ahrori, Ardy Hafid; Kabib, Masruki; Wibowo, Rianto
JURNAL CRANKSHAFT Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Crankshaft Vol.2 No.2 September 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.522 KB) | DOI: 10.24176/crankshaft.v2i2.3834

Abstract

Air merupakan sumber daya alam sebagai pembangkit listrik merupakan alternatif untuk menggantikan kebutuhan akan bahan bakar minyak. Turbin bisa dibedakan dari daya yang dikeluarkan, pada turbin mikrohidro berjenis pelton, daya yang dikeluarkan sebesar 5 ? 100 KW. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk merancang turbin pelton daya outoput generator sebesar 20.000 watt dengan head jatuh air 12 meter. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah studi literatur, proses perancangan, dan simulasi. Hasil perancangan dan perhitungan komponen-komponen turbin didapatkan untuk debit air 0,265 m3/s,  jumlah sudu sebanyak 18 buah, tinggi sudu 59,64 mm, tebal sudu 25,56, dimensi luar runner sebesar 363,38, diameter pipa 147 mm, kecepatan pancar air adalah 14,88 m/s. Desain yang sudah didapatkan selanjutnya di masukkan kedalam software autodesk inventor CFD, dan hasil simulasi kecepatan pancar air menggunakan software autodesk inventor CFD didapat kecepatan maksimum terjadi pada detik 0,6  sebesar 12,96 m/s. Kata kunci : Mikrohidro, Turbin Pelton, generator.
DESAIN MESIN PENGAYAK TEMBAKAU DENGAN SISTEM VIBRATING SCREEN KAPASITAS 150 KG/JAM Arvian Restu Adjie; Masruki Kabib; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.6800

Abstract

Dalam dunia usaha rokok tembakau diperlukan mesin penunjang untuk melakukan proses produksi tembakau yang akan di jadikan rokok Maka dari itu proses pengolahan tembakau sangat bergantung kepada mesin yang efisien agar dalam prosesnya dapat menghasilkan jenis dan ukuran tembakau yang sesuai standar dalam pembuatan rokok. Tujuan Penelitian adalah  dapat mengayak dan memilah jenis tembakau sesuai ukuran yang akan digunakan dengan cara tembakau diayak menggunakan mesin yang di rancang dengan pengayak (Screen) digetarkan dengan (poros) yang tidak imbang sehingga menghasilkan getaran dan diredamdengan pegas. Metode Perancangan yang dilakukan adalah antara lain Observasi lapangan, studi literatur, perancangan pengayakan dirancang dengan cara sistem getaran dari pergerakan pulley yang beratnya tidak imbang sehingga menghasilkan getaran yang diredam dengan Pegassehingga getarannya konstan, selanjutnya mensimulasikan desain kekuatan Rangka dengan melalukan uji Bending stress software Autodesk Inventor 2019. Penelitian  mendapatkan hasil Perancangan Mesin Pengayak Tembakau dengan sistem Vibrating Screen kapasitas perencanaan  150 kg/jam dengan daya motor 3.2 HP dan dimensi ukuran mesin yaitu P = 2000 mm, L = 500 mm, T = 1500 mm, serta mempunyai daya pengayak 1,003.52 N menghasilkan getaran 150 hz dan diredam menggunakan per ulir dengan tegangan geser6.314 Mpa diameter per 5mm hasil uji bending pada rangka yaitu 15.41 Mpa dan uji kekuatan las dengan tegangan geser 0.488 N/mm2 .  Kata kunci:  mesin pengayak, vibrating screen, tembakau, poros, desain
Studi Investigasi Penggunaan Energi di Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara wahyu widiarno; Rianto Wibowo; Akhmad Zidni Hudaya
JURNAL CRANKSHAFT Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Crankshaft Vol.3 No.2 September 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v3i2.5226

Abstract

Gedung Dinas kesehatan Kabupaten Jepara berlokasi di Jl. Kartini No.44, Kauman, Kec. Jepara, Kab. Jepara, Jawa Tengah 59417. Bangunan dua lantai yang mempunyai luas gedung (1033 m) terdiri dari 3 buah panel listrik DKK Luas gedung 283m2 (7700 VA), DKK2 Luas gedung 568 m2 (22000VA), DPRDGR Luas gedung 182 m2 (7700 VA), membutuhkan penataan ruangan yang baik dari segi daya kelistrikan. Metode penelitian yang dipakai adalah audit energi. Dengan adanya penelitian audit energi, dapat diketahui nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) dan Peluang Hemat Energi (PHE). Dari hasil penelitian audit energi didapat nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) untuk panel listrik DKK sebesar 66,77 kWh/m2tahun, DKK2 sebesar 56,19 kWh/m2tahun, DPRDGR  sebesar 168,65 kWh/m2tahun sesuai satandar IKE ASEAN – USAID tahun 1992 untuk perkantoran 240 kWh/m2/tahun. Peluang Hemat Energi (PHE) yang di dapat sebesar 47.3 kWh/bulan.  Kata kunci: Audit Energi, IKE, PHE
ANALISA TURBULENSI HONEYCOMB PADA BENTUK PENAMPANG MELINGKAR PADA WIND TUNNEL SUBSONIC Andre Arif Wicaksana; Rianto wibowo; Masruki Kabib
JURNAL CRANKSHAFT Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Crankshaft Vol.3 No.1 Maret 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v3i1.4624

Abstract

Wind tunnel adalah suatu alat yang digunakan untuk menganalisa aliran fluida khususnya udara yang melewati benda uji. Salah satu bagian yang mengawali proses terbentuknya aliran yang halus pada Wind tunnel ialah Honeycomb. Honeycomb adalah suatu bagian yang berfungsi sebagai penghalus aliran fluida yang terletak pada Settling chamber. Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui kajian pustaka, pembuatan honeycomb (proses pemilihan bahan, proses manufaktur dan proses finishing), simulasi aliran fluida, pengambilan data, analisa data, dan kesimpulan. Pada hasil yang telah dicapai dengan model tanpa honeycomb mendapatkan nilai intensitas turbulensi 6.1%, 4.4% dan 3%, sedangkan dengan honeycomb mendapatkan nilai 2.1%, 1.3% dan 1.3% dengan rpm secara berurutan tiap model sebesar 284.8, 1125 dan 1659. Dari semua perhitungan yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan hoenycomb itu cukup penting dalam pengujian Wind tunnel dalam mengurangi intensitas turbulensi. Kata kunci : Wind tunnel, Honeycomb, Intensitas turbulensi,
ANALISA VARIASI JUMLAH SUDU TERHADAP PERFORMA TURBIN SPIRAL HORISONTAL PADA FLOW HEAD RENDAH Edy Suryono; Rochmad Winarso; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.6627

Abstract

Energi listrik dikenal dengan sumber energi primer dan dibangkitkan melalui suatu pembangkit, pemanfaatan tenaga air skala kecil disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro, PLTMH hanya mampu menghasilkan 10 – 150 kW, penelitian ini menggunakan turbin air tipe spiral, dipilih turbin tersebut karena cocok diterapkan pada  flow head yang rendah. Tujuan penelitian tersebut yaitu mengetahui kecepatan putaran turbin (rpm) yang paling optimal dari perbandingan perbedaan kecepatan putaran (rpm) turbin spiral dari hasil variasi sudu 2, variasi sudu 3 dan variasi sudu 4 dengan menggunakan signifikasi 0,05. Metode penelitian ini menggunakan studi eksperimen dan analisa statistik ANOVA satu arah dan dilakukan uji lanjut fisher LSD (BNT), studi eksperimen dilakukan mulai dari pembuatan variasi sudu, pengujian variasi sudu 2, 3, 4 untuk mendapatkan data kecepatan putaran turbin yang diterapkan pada prototype PLTMH dan dilanjutkan analisis statistik. Hasil uji lanjut fisher LSD dengan membandingkan ketiga variasi sudu dapat disimpulkan kecepatan putaran turbin yang paling optimal terdapat pada variasi sudu 3 dengan rerata 156,33 rpm.Kata kunci: variasi sudu, anova, fisher LSD, rpm
PERANCANGAN DAN SIMULASI TURBIN PELTON DAYA OUTPUT GENERATOR 20.000 WATT Ardy Hafid Ahrori; Masruki Kabib; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Crankshaft Vol.2 No.2 September 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v2i2.3834

Abstract

Air merupakan sumber daya alam sebagai pembangkit listrik merupakan alternatif untuk menggantikan kebutuhan akan bahan bakar minyak. Turbin bisa dibedakan dari daya yang dikeluarkan, pada turbin mikrohidro berjenis pelton, daya yang dikeluarkan sebesar 5 – 100 KW. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk merancang turbin pelton daya outoput generator sebesar 20.000 watt dengan head jatuh air 12 meter. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah studi literatur, proses perancangan, dan simulasi. Hasil perancangan dan perhitungan komponen-komponen turbin didapatkan untuk debit air 0,265 m3/s,  jumlah sudu sebanyak 18 buah, tinggi sudu 59,64 mm, tebal sudu 25,56, dimensi luar runner sebesar 363,38, diameter pipa 147 mm, kecepatan pancar air adalah 14,88 m/s. Desain yang sudah didapatkan selanjutnya di masukkan kedalam software autodesk inventor CFD, dan hasil simulasi kecepatan pancar air menggunakan software autodesk inventor CFD didapat kecepatan maksimum terjadi pada detik 0,6  sebesar 12,96 m/s. Kata kunci : Mikrohidro, Turbin Pelton, generator.