Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN INDEX MASA TUBUH TERHADA O2 ( VO2 MAX ) PADA PEMAIN BOLA VOLI MAHASISWA PUTRA PRODI ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO Jopie J. Bokau; Marnex W. Berhimpong; Rivaldrin Servius Dien Dien
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara Index Masa Tubuh (IMT) dan Volume Maksimal O2 (VO2 max) pada mahasiswa putra yang mengambil Program Studi Ilmu Keolahragaan di Universitas Negeri Manado. Penelitian ini mengadopsi desain penelitian korelasional.Penelitian ini dilakukan di bawah naungan Program Studi Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Manado. Populasi penelitian mencakup semua mahasiswa putra Program Studi Ilmu Keolahragaan yang telah mengambil mata kuliah bola voli. Sampel penelitian terdiri dari 24 orang mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Dalam pengumpulan data, digunakan instrumen berupa Index Masa Tubuh (IMT) dan Tes Bleep (Multistage Fitness Test). Data kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi product moment dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 24. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai signifikansi (sig) adalah 0,009, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi yang ditetapkan (0,05). Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara Index Masa Tubuh dan Volume Maksimal O2 pada Pemain Bola Voli Mahasiswa Putra Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Manado diterima.
Gambaran Keluhan Muskuloskeletal Disorder dan Kelelahan Kerja pada Petani Padi di Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara Agnesia Ester Wawo; Marnex W. Berhimpong; Prycilia P. Mamuaja
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Petani padi memiliki risiko tinggi mengalami gangguan kesehatan akibat kerja, terutama keluhan muskuloskeletal disorder (MSDs) dan kelelahan kerja. Aktivitas pertanian yang dilakukan secara berulang, postur kerja yang tidak ergonomis, serta durasi kerja yang panjang dapat memicu kedua masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keluhan MSDs dan kelelahan kerja pada petani padi di Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petani padi aktif di Kelurahan Kayawu yang berjumlah 145 orang. Sampel dihitung menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh 60 responden yang dipilih secara proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengukur MSDs dan Fatigue Severity Scale (FSS) untuk mengukur kelelahan kerja. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi setiap variabel. Hasil: Mayoritas responden berada pada rentang usia 41-51 tahun (54,1%) dan berjenis kelamin perempuan (56,7%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani padi mengalami keluhan MSDs dalam kategori sedang, yaitu sebanyak 51 responden (85%). Sisanya mengalami keluhan berat (10%) dan keluhan ringan (5%). Untuk variabel kelelahan kerja, mayoritas responden mengalami kelelahan kerja sedang, yaitu 37 responden (61,7%), sementara 23 responden (38,3%) mengalami kelelahan kerja berat. Kesimpulan: Keluhan muskuloskeletal disorder dan kelelahan kerja merupakan permasalahan kesehatan yang umum terjadi pada petani padi di Kelurahan Kayawu. Keduanya didominasi oleh tingkat keluhan sedang. Faktor usia dan jenis kelamin diduga turut mempengaruhi kejadian ini, di mana petani yang lebih tua dan berjenis kelamin perempuan menunjukkan kecenderungan lebih tinggi mengalami keluhan.
The Influence of Confidence and Anxiety and Coordination Eyes on The Ability of The Penalty Kick on The Football Player Club Baruna Tumbak Mitra Ahria Judistari Paturusi; Eduard Kumenap; Marnex W. Berhimpong; N. Piri; Achmad Paturusi
Advances In Social Humanities Research Vol. 4 No. 7 (2026): Advances In Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v4i7.578

Abstract

Here is the proofread and academically refined version with corrected grammar, improved methodological terminology, consistent tense, and proper sports science phrasing. The required phrase is italicized as requested:This research aimed to: (1) determine whether confidence had a direct effect on penalty kick ability; (2) determine whether anxiety had a direct effect on penalty kick ability; (3) determine whether eye-foot coordination had a direct effect on penalty kick ability; (4) determine whether self-confidence had a direct effect on anxiety; (5) determine whether self-confidence had a direct effect on eye-foot coordination; (6) determine whether anxiety had a direct effect on eye-foot coordination; and (7) examine the simultaneous influence of confidence, anxiety, and eye-foot coordination on penalty kick ability among football players of Club Baruna Tumbak Mitra. The study used a quantitative ex post facto research design. Path analysis was employed to examine the pattern of relationships among the independent variables and the dependent variable. The instruments used included a closed questionnaire to measure confidence and anxiety, the “Soccer Wall Volley Test” to assess eye-foot coordination, and a “Shooting Test” to measure penalty kick ability. Data were analyzed using univariate and bivariate statistical tests at an alpha level of 0.05. The results indicated that: (1) there was a significant effect of confidence on penalty kick ability, contributing 43.30%; (2) there was a significant effect of anxiety on penalty kick ability, contributing 40.96%; (3) there was a significant effect of eye-foot coordination on penalty kick ability, contributing 59.44%; (4) there was a significant effect of confidence on anxiety, contributing 65.77%; (5) there was a significant effect of confidence on eye-foot coordination, contributing 35.28%; (6) there was a significant effect of anxiety on eye-foot coordination, contributing 43.03%; and (7) there was a simultaneous significant influence of confidence, anxiety, and eye-foot coordination on penalty kick ability among football players of Club Baruna Tumbak Mitra, with a combined contribution of 66.59%.