Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Aplikasi back massage terhadap kecemasan pada pasien hipertensi Khotijatul Azza; Khoiriyah Khoiriyah; Arief Yanto
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i1.15784

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering terjadi pada lansia karena perubahan fisiologis maupun psikologis. Lansia dengan hipertensi akan mengalami kondisi kecemasan yang dapat mengakibatkan tekanan darah semakin meningkat dan terjadi penyakit lainnya seperti kerusakan pada jantung, pembuluh darah, ginjal, dan organ lainnya. Salah satu terapi untuk mengurangi kecemasan dengan melakukan terapi back massage. Tujuan penelitian adalah melakukan penerapan terapi back massage terhadap kecemasan pada pasien hipertensi. Studi ini menggunakan metode deskriptif melalui studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan melalui aplikasi back massage dalam menurunkan kecemasan pasien. Subyek studi berjumlah 3 orang dengan kriteria inklusi pasien hipertensi, usia 45-54 tahun, memiliki tekanan darah sistolik 140-180 mmHg, tekanan darah diastolik 90-100 mmHg, tidak memiliki gangguan pada kulit atau tulang belakang. Studi kasus dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Pengukuran tingkat kecemasan menggunakan HARS yang diukur sebelum dan sesudah diberikan terapi back massage. Skor kecemasan pada subyek studi 1 adalah 25 dan sesudah adalah 14, pada subyek studi 2 sebelum adalah 27 dan sesudah adalah 15, sedangkan pada subyek studi 3 sebelum adalah 23 dan sesudah adalah 14. Penerapan back massage terhadap kecemasan pada pasien hipertensi dapat menurunkan tingkat kecemasan.
“Proedu Plus” Solusi Pencegahan Penyakit Ginjal Kronis pada Anak Di Sanggar Bimbingan Malaysia Yunie Armiyati; Khoiriyah Khoiriyah; Anggela Putri Maharani
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v5i2.21223

Abstract

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat dan berdampak pada penurunan kualitas hidup, termasuk pada anak. Anak pekerja migran Indonesia di Sanggar Bimbingan (SB) Malaysia merupakan kelompok rentan dengan faktor risiko PGK yang lebih tinggi akibat kondisi sosial ekonomi dan gaya hidup tidak sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan pencegahan PGK melalui Program Edukasi Plus (ProEdu-Plus). Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan terstruktur yang dikombinasikan dengan pemeriksaan status kesehatan (tekanan darah, kadar glukosa darah, dan antropometri), serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan melibatkan 40 siswa, 3 guru pendamping, dan 28 orang tua/wali di SB Sentul, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Malaysia. Hasil skrining menunjukkan tingginya faktor risiko, seperti kebiasaan konsumsi minuman manis, makanan instan, dan minuman bersoda, serta adanya kasus obesitas. Sebagian besar peserta juga memiliki pengetahuan yang rendah terkait PGK, hipertensi, dan hiperglikemia. Setelah intervensi ProEdu-Plus, terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta perilaku kesehatan siswa, termasuk kemampuan melakukan manajemen stres. Program ProEdu-Plus efektif sebagai intervensi promotif dan preventif dalam meningkatkan perilaku hidup sehat dan pencegahan PGK pada anak. Keterlibatan guru dan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan program, serta diperlukan keberlanjutan melalui pemantauan jangka panjang.
Optimalisasi P3K Dan P3P Unit Kesehatan Sekolah Melalui Pelatihan Pada Kader Kesehatan Nury Sukraeny; Khoiriyah Khoiriyah; Arnauly Nurvega Syafaat; Muhammad Yuga Syahputra; Nikmatul Khayati
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v6i1.16448

Abstract

Unit Kesehatan Sekolah (UKS) memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan peserta didik melalui kegiatan utama UKS yaitu Trias UKS yang meliputi Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat. Kegiatan Pelayanan Kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama untuk meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan ataupun masyarakat. Pendekatan pelayanan kesehatan terdiri dari intervensi yang ditujukan untuk menyelesaikan atau mengurangi masalah perorangan.  Pada program Pelayanan Kesehatan tersebut terdapat kegiatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan Pertolongan Pertama Pada Penyakit (P3P). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kegiatan Trias UKS melalui pelatihan P3K dan P3P pada kader Kesehatan Sekolah. Sasaran kegiatan ini sebanyak 25 orang kader UKS yang diberikan pelatihan berupa pemberian materi tentang P3K dan P3P dilanjutkan praktek dan simulasi P3K dan P3P serta penilaian pretest dan post test. Hasil post test setelah kegiatan pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader kesehatan tentang P3K dan P3P. Kegiatan pelatihan P3K dan P3P ini bisa menjadi program yang berkelanjutan untuk mengoptimalkan pelaksanaan trias UKS utamanya diprogram Pelayanan Kesehatan sehingga peserta didik mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.