Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : CogITo Smart Journal

Identifikasi Foto Fashion Dengan Menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) Green Arther Sandag; Jacquline Waworundeng
CogITo Smart Journal Vol 7, No 2 (2021): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v7i2.340.305-314

Abstract

Perkembangan teknologi sekarang ini berdampak pada banyak hal, salah satunya ialah pada bidang fashion. Penggunaan Artificial Intelligence dan juga deep learning dapat dimanfaatkan dalam bidang fashion, salah satu contohnya adalah pengenalan objek clothing. Pada penelitian ini, peneliti mengidentifikasi mode pakaian dengan menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN), dan library Tensorflow, serta menggunakan Fashion MNIST dataset untuk menguji kemampuan CNN model. Hasil yang didapatkan saat pengujian dengan menggunakan berbagai convolutional layer sekuensial yang kompleks, didapati dua hasil yang sedikit berbeda. Pengujian pada model pertama, terjadi overfitting, sehingga menghasilkan akurasi sebesar 91%. Pada pengujian kedua, dengan penambahan Dropout layers, menghasilkan akurasi yang lebih baik, yaitu sebesar 93%. Melihat dari hasil yang didapatkan, penggunaan CNN dalam mengidentifikasi mode pakaian cukup sesuai karena dapat mencapai akurasi hingga 93%.  Kata kunci — Deep Learning, Pengenalan objek , Convolutional Neural Network (CNN), Tensorflow, Fashion MNIST
Prototipe Detektor Suhu dan Kelembaban Berbasis IoT di Ruang Server Sistem Informasi Universitas Klabat Jacquline Morlav S. Waworundeng; Oktaviani Dumanaw; Tania Rumawouw
CogITo Smart Journal Vol 7, No 1 (2021): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v7i1.314.193-203

Abstract

Sistem Informasi Unklab (SIU) digunakan untuk mengolah informasi dan memberikan sarana komunikasi terkait akademik secara khusus di kampus Universitas Klabat. SIU ditunjang oleh perangkat keras yang berfungsi sebagai server yang ditempatkan di ruang khusus. Perangkat yang bekerja secara kontinu di ruang server SIU dapat mengalami perubahan suhu dan kelembaban sehingga memengaruhi kinerja dari server. Dalam penelitian ini, perancangan detektor dan analisis dilakukan agar dapat memberikan kemudahan dalam memantau dan mengetahui kondisi suhu dan kelembaban di ruangan server SIU. Informasi suhu dan kelembaban berupa angka, dapat menjadi data yang terekam untuk dianalisa, serta menyimpulkan apakah keadaan suhu dan kelembaban di ruang server SIU sesuai standar atau tidak. Penelitian ini mengacu pada metode Prototyping dengan tahapan pengumpulan data dan analisis sistem, perancangan detektor, pengkodean, uji coba dan implementasi. Adapun komponen utama yang digunakan untuk prototipe alat, terdiri atas sensor suhu dan kelembaban DHT11, mikrokontroler Wemos D1, serta platform IoT Blynk yang berfungsi sebagai sistem notifikasi yang menampilkan data yang terekam dari sensor dalam bentuk grafik. Berdasarkan hasil pengujian detektor yang diaktifkan dalam waktu 3 jam, didapati bahwa rangkaian detektor dan sistem dapat berfungsi sesuai tujuan serta aplikasi Blynk Apps dapat menampilkan informasi suhu dan kelembaban dari ruang server SIU. Dari hasil pengujian dan analisis data, disimpulkan bahwa suhu rata-rata di ruang server SIU yaitu 22.43 0C dimana nilai tersebut termasuk dalam kisaran nilai standar suhu server pada 18-27 °C. Untuk rata-rata kelembaban didapati nilai 43.73 % rH, berada pada kisaran nilai standar 40-55% rH. Sehingga disimpulkan bahwa nilai suhu dan kelembaban di ruang server SIU memenuhi nilai standar yang ada.
Sistem Monitoring dan Notifikasi Kualitas Udara dalam Ruangan dengan Platform IoT Jacquline M.S. Waworundeng; Oktoverano Lengkong
CogITo Smart Journal Vol 4, No 1 (2018): CogITo Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.305 KB) | DOI: 10.31154/cogito.v4i1.105.94-103

Abstract

Penelitian ini membahas tentang prototipe alat pendeteksi kualitas udara di dalam ruangan dengan menggunakan mikrokontoler Wemos dan sensor MQ135 yang terhubung dengan platform IoT sebagai sistem monitoring dan notifikasi. Modul sensor MQ135 sebagai detektor kualitas udara, mengirimkan sinyal input untuk diproses oleh mikrokontroler Wemos board. Modul wifi yang terdapat pada Wemos board mengirimkan nilai yang terbaca oleh sensor ke platform IoT Thingspeak yang merekam data logging dalam bentuk grafik. Dalam hal ini, Thingspeak berfungsi sebagai bagian dari sistem monitoring. Sedangkan sebagai sistem notifikasi digunakan platform IoT Blynk apps. Blynk apps terhubung secara tidak langsung ke prototipe alat pendeteksi kualitas udara melalui internet. Nilai yang terbaca dari sensor diproses sesuai program dan jika memenuhi level sensor yang ditentukan maka sistem memberikan notifikasi kepada user melalui Blynk apps. Sistem ini berpotensi untuk digunakan sebagai sistem pemantauan kualitas udara di dalam ruangan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kualitas udara yang sehat.Keywords : Sistem Monitoring, Notifikasi, Kualitas Udara, Sensor, Iot
APLIKASI PENGONTROLAN ROBOT PEMANTAU DARI UDARA BERBASIS ANDROID Jacquline M.S. Waworundeng; Hendra Sayago
CogITo Smart Journal Vol 1, No 1 (2015): CogITo Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.169 KB) | DOI: 10.31154/cogito.v1i1.8.78-88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat Aplikasi pengontrolan robot pemantau dari udara berbasis Android untuk memantau daerah yang berbahaya atau daerah dengan ketinggian tertentu yang sulit dijangkau oleh manusia. Hardware yang digunakan berupa Helicopter R/C yang dimodifikasi dengan menambahkan kamera IP serta remote control yang terhubung dengan Arduino Uno dan Arduino Ethernet Shield.  Sistem ini dilengkapi dengan aplikasi pengontrolan robot dan kamera untuk melakukan pemantauan dan proses pengambilan gambar dengan menggunakan jaringan wireless. Jaringan wireless berfungsi sebagai media transmisi data berupa gambar dan dapat menampilkan hasil pemantauan object kepada user, melalui layar tablet-PC yang menggunakan sistem operasi mobile berbasis Android. Metode pengembangan yang digunakan dalam pembuatan aplikasi pengontrolan ini adalah metode prototype, dengan bahasa pemrograman untuk pengembangan aplikasi yaitu Java Android dan bahasa pemrograman C yang digunakan untuk pengembangan perangkat pengontrol. Hardware dan software dalam penelitian ini dapat berfungsi sesuai dengan rancangan. Dengan aplikasi pengontrolan robot pemantau dari udara berbasis android ini dapat membantu user untuk melakukan observasi di suatu daerah.
AirQMon: Indoor Air Quality Monitoring System Based on Microcontroller, Android and IoT Jacquline Waworundeng; Walfarid Hermawan Limbong
CogITo Smart Journal Vol 6, No 2 (2020): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v6i2.213.251-261

Abstract

Humans were often unaware of the risk of contaminated indoor air quality. Based on this, the researcher designs an Indoor Air Quality Monitoring System based on Arduino which could help to raise the human awareness of air quality. This research is based on the Prototyping method. The system hardware built with Arduino Uno which connected to MQ135 sensor to monitor the air quality and Sound Buzzer to sound an alarm whenever the sensor sensed the air quality in a risky value. The Ethernet Shield is used to connect the Arduino Uno to the internet, which enables the process to upload the data which has been read by the sensor to an IoT platform called ThingSpeak. The air quality data which uploaded to ThingSpeak, then retrieved by AirQmon, a customized Android application developed by the researcher to monitor the air quality which is installed on the smartphone. The data is presented graphically to the user through AirQmon apps. This system results in a form of a device and application which could potentially be used as a monitoring system and raise human awareness of indoor air quality.
Implementation of Wireless Xbee Autentication System of Motorcycle Marchel Thimoty Tombeng; Andrew Andreas Taghulihi; Jacquline M. S. Waworundeng
CogITo Smart Journal Vol 5, No 1 (2019): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.813 KB) | DOI: 10.31154/cogito.v5i1.150.45-55

Abstract

The increase of two-wheeled vehicles in Indonesia can be identified as a primary need for the community, which is directly proportional to the number of population of vehicles in Indonesia which has increased every year, and the crime rate in two-wheeled vehicles has increased from year to year. This phenomenon involves many parties creating and developing various types of technology and systems to reduce the impact of crime on two-wheeled vehicles. In designing and developing this system, the researchers integrates several modules including Arduino Mega 2560, Arduino Uno, RFID implants, and Wireless Xbee which perform wireless communication tool between the two microcontrollers. The modules are integrated into a digital module to replace the conventional system for turning on and off the motorcycle’s engine. By using the prototyping process model the development of this system can be enhance or developed more in future to improve the security system on motorcycle vehicles. 
Automatic Watering System for Plants with IoT Monitoring and Notification Jacquline M.S. Waworundeng; Novian Chandra Suseno; Roberth Ricky Y Manaha
CogITo Smart Journal Vol 4, No 2 (2018): CogITo Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.118 KB) | DOI: 10.31154/cogito.v4i2.138.316-326

Abstract

Soil moisture related to water content which a factor that affects the plant growth. The process of watering plants is generally done manually regardless of the volume of water needed by plants. This re research discussed about an automated prototype and a system that have the function of watering plants based on the soil moisture level. The method used is prototyping which is suitable with the research purpose. The prototype and systems built with microcontroller, soil moisture sensors, relay and solenoid valve, which integrated with the IoT platform Blynk apps and Thingspeak. The process starts from the detection of soil moisture by the sensor. If soil moisture value is detected on 30% - 35%, then the device activates the watering function by opening the valve from the solenoid valve to drain water to the pipe. When the soil moisture detected more then 35% , the device stops the watering function. ThingSpeak IoT platform, used to display moisture percentage data in graphical form. Blynk apps provide notification features to the user's smartphone when the watering device is activated or deactivated. Based on the test scenario performed, it was found that the percentage of soil moisture with an initial value of 30% - 35% increased to 68.2%, after the watering process. Each component of the device and system has been tested and functioning according to the purpose, so the system has the potential to be used in the process of watering the plants automatically.Keywords: automatic watering system, microcontroller, soil moisture, sensor, IoT.
Implementasi Sensor PIR sebagai Pendeteksi Gerakan untuk Sistem Keamanan Rumah menggunakan Platform IoT Jacquline Waworundeng; Lazarus Doni Irawan; Calvin Alan Pangalila
CogITo Smart Journal Vol 3, No 2 (2017): CogITo Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.079 KB) | DOI: 10.31154/cogito.v3i2.65.152-163

Abstract

Penelitian membahas tentang alat pendeteksi gerakan. Alat ini dirancang untuk membantu pemilik rumah untuk mendeteksi gerakan yang terjadi di rumah, ketika pemilik rumah tidak berada di rumah. Pendeteksi gerakan atau detektor yang dirancang, bertujuan untuk membantu sistem keamanan rumah. Sensor PIR digunakan sebagai pendeteksi gerakan yang  mengirimkan notifikasi kepada user melalui aplikasi Blynk yang sudah di instal pada smartphone. User dapat melihat dan mengakses data logging berupa grafik melalui platform IoT yaitu thingspeak.com. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) serta menggunakan proses model prototipe. Alat dibuat dengan menggunakan empat sensor PIR dan satu WEMOS board mikrokontroler dengan modul Wi-Fi ESP8266 terintegrasi, yang berfungsi untuk mengirimkan hasil input data sensor ke Internet of Things (IoT) platform yaitu Blynk dan Thingspeak.. User perlu terkoneksi dengan jaringan internet untuk mendapatkan notifikasi pada Blynk maupun untuk mengakses thingspeak.com. Hasil pengujian menunjukkan, waktu yang dibutuhkan untuk mengirim dan menerima notifikasi pada Blynk berkisar pada 3 – 6 detik. Sedangkan untuk mengirimkan dan menerima data di Thingspeak berkisar pada 15 – 20 detik. Namun demikian, waktu dapat dipengaruhi oleh konektifits jaringan internet yang tersedia. Hasil penelitian berupa desain dan implementasi sensor PIR sebagai pendeteksi gerakan untuk membantu sistem keamanan di dalam rumah. Keywords :Blynk, Deteksi Gerakan, IoT, Sensor PIR, Thingspeak, WEMOS
E-Water System: Prototipe Pemantauan Debit Air Berbasis Android Jacquline Waworundeng, S.T., M.T.; Marchel Tombeng; Frans Brennand Cliff; Regita Maria
CogITo Smart Journal Vol 5, No 2 (2019): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.371 KB) | DOI: 10.31154/cogito.v5i2.214.280-293

Abstract

Perusahaan penyedia air menyediakan dan menyalurkan air bersih kepada pelanggan. Secara khusus di Perumahan Agape Griya terdapat beberapa faktor yang menjadi masalah dalam penyaluran air bersih. Masalah yang terjadi seperti ketidaksesuaian dan kesalahan pencatatan jumlah pemakaian air dengan total tagihan yang dibayarkan pelanggan. Masalah lainny terkait dengan petugas lapangan yang setiap akhir bulan harus berjalan kaki untuk memeriksa dan mencatat penggunaan air disetiap rumah pelanggan. Sebagai solusi untuk permasalahan tersebut dirancang E-water system yang terdiri atas prototipe alat pemantauan debit air, aplikasi berbasis Android dan website. Perancangan dilakukan dengan metode Prototyping dan sistem dibuat menggunakan Water Flow Sensor dan Arduino Uno R3, modul Bluetooth, MIT App Inventor, dan Firebase. Berdasarkan hasil uji coba, prototipe alat dapat menghitung debit air kemudian mengirimkan data hasil kalkulasi pemakaian air ke aplikasi Android melalui modul Bluetooth. Aplikasi Android E-water dapat menerima data, menampilkan informasi dan mengirim data ke database. E-water system juga dilengkapi dengan web application yang berfungsi untuk menampilkan informasi yang tersimpan di database. E-water system berpotensi untuk membantu pelanggan dan perusahaan air dalam pemantauan penggunaan air maupun perhitungan biaya penggunaan air yang dibayarkan setiap bulan.
Desain Sistem Deteksi Asap dan Api Berbasis Sensor, Mikrokontroler dan IoT Jacquline Morlav S. Waworundeng
CogITo Smart Journal Vol 6, No 1 (2020): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1323.906 KB) | DOI: 10.31154/cogito.v6i1.239.117-127

Abstract

Bahaya kebakaran dapat berdampak fatal seperti kehilangan harta benda bahkan korban jiwa. Tindakan preventif merupakan hal yang diperlukan guna menghindari, mencegah dan meminimalisir terjadinya bencana kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem deteksi asap dan api berbasis sensor, miktrokontroler dan IoT, yang dapat digunakan untuk mendeteksi adanya potensi bahaya kebakaran di dalam rumah maupun bangunan tertentu. Metode penelitian dalam perancangan sistem ini mengacu pada model Prototyping. Komponen yang digunakan berupa sensor asap, sensor api, mikrokontoler, LED, buzzer alarm, yang terintegrasi dengan plafform IoT Blynk. Hasil penelitian berupa sistem deteksi asap dan api berbasis IoT, yang berfungsi untuk memberikan peringatan dini mengenai adanya potensi kebakaran melalui alarm serta notifikasi pesan teks di smartphone. Sistem ini dapat digunakan untuk membantu mendeteksi dan menghindari potensi terjadinya bahaya kebakaran. Kata kunci— alarm kebakaran, deteksi, peringatan dini, notifikasi, Blynk.