Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ARTICULATE STORYLINE PADA MUATAN IPS MATERI PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA KELAS V SEKOLAH DASAR Nadya Af'idati; Yustia Suntari; Adi Putra
Educational Technology Journal Vol 2 No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1, April 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.304 KB) | DOI: 10.26740/etj.v2n1.p22-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran Articulate Storyline pada muatan IPS materi proklamasi kemerdekaan Indonesia kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif. Penilaian produk media pembelajaran Articulate Storyline dilakukan oleh tiga orang ahli dan uji coba kepada peserta didik. Hasil penilaian oleh ahli materi memperoleh skor 92,50%, ahli media memperoleh skor 91,66%, dan ahli bahasa memperoleh skor 92,50%. Hasil rata-rata yang diperoleh dari penilaian ahli mendapat skor kelayakan produk sebesar 92,14% sehingga mendapatkan kategori Sangat Baik. Uji coba produk kepada peserta didik melalui one to one evaluation memperoleh skor 100% dan small group evaluation memperoleh skor 96,66%. Hasil rata-rata yang diperoleh dari uji coba produk kepada peserta didik mendapat skor kelayakan produk sebesar 97,77% sehingga mendapatkan kategori Sangat Baik. Dengan demikian, Articulate Storyline layak digunakan sebagai media pembelajaran.
PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN TEMA SELALU BERHEMAT ENERGI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Alvia Nur Aulia; Otib Satibi Hidayat; Adi Putra
Educational Technology Journal Vol 1 No 2 (2021): Volume 1 Nomor 2, Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1619.163 KB) | DOI: 10.26740/etj.v1n2.p43-53

Abstract

Penelitian dan Pengembangan Ini memiliki tujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa buku digital pada pembelajaran PPKn Tema Selalu Berhemat Energi di kelas IV Sekolah Dasar. Pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Validasi dilakukan dengan melibatkan ahli materi, ahli bahasa, ahli media, dan siswa kelas IV B SD Negeri Mustikasari II Pengumpulan informasi diperoleh dari hasil wawancara dengan guru dan siswa kelas IV Sekolah Dasar Pada tahap analisis kebutuhan, guru menyatakan memerlukan buku tambahan agar siswa bisa lebi memahami materi dengan baik salah satunya melalui Buku Digital. Hasil validasi oleh ahli medi 91,6%, ahli bahasa 88,6%, dan ahli materi 98,3% sehingga memperoleh rata-rata keseluruhan hasi validasi para ahli sebesar 92,8%. Pada uji coba produk one to one diperoleh hasil 80,5%, small grou diperoleh hasil 81,0%, dan field test diperoleh hasil 86,0%. Hal tersebut menunjukkan buku digital laya untuk digunakan sebagai sumber belajar untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN PPKN DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS VI SEKOLAH DASAR Devita Eka Rahmadani; Linda Zakiah; Adi Putra
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v7i2.3873

Abstract

This development research aims to develop and test the feasibility of a product in the form of audio-visual media in Civics learning with a problem-based learning approach in class VI of elementary schools. Audio visual media that is created combines audio, text, images and animation into an animated video that can make it easier for students to understand the material. This research was conducted at SDN Kelapa Dua Wetan 02 with class VI students as research subjects. The research method used is R&D (Research and Development) with the Thiagarajan 4D development model. This development model consists of 4 stages, namely: Difine, Design, and Disseminate. Data collection techniques used are observation, interviews, and questionnaires. Based on the results of the study, it can be concluded that the development of audio-visual media in Civics learning with a problem-based learning approach in class VI of elementary school is valid and very feasible for use in learning activities. This can be seen from the acquisition of scores by material experts, linguists and media experts, namely an average score of 93.33% in the Very Valid category and one to one trial assessment results of 96.88%, small group trials 95.33 % and 94.05% field test with Very Valid category. The implication of this research is that it is proven that the use of audio-visual media can make students understand the material presented because it is conveyed concretely so that students can achieve learning objectives in a fun way..
PELATIHAN BAGI GURU UNTUK PENILAIAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN Arifin Maksum; Adi Putra; Zulela Zulela; Arita Marini; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo; Nurzengky Nurzengky
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4: September 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i4.6471

Abstract

Melakukan penilaian multikultural dalam pembelajaran adalah penting karena mencerminkan dan menghargai keragaman budaya, latar belakang, dan pengalaman siswa. Ini membantu menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif yang menghormati semua siswa, dan memperkaya proses pembelajaran dengan isu-isu budaya yang relevan. Dengan memiliki ketrampilan dalam melakukan penilaian multikultural, guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, mendorong partisipasi aktif siswa, dan memastikan bahwa semua siswa merasa dihargai dan diakui dalam proses penilaian tersebut. Dalam rangka meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran maka diperlukanlah suatu pelatihan bagi guru untuk melakukan penilaian multikultural dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukan bahwa pengetahuan guru mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan pelatihan.
ANALISIS FAKTOR KESULITAN BELAJAR IPAS SISWA KELAS III SD NEGERI CIPINANG CEMPEDAK 07 Pramudita Rita Anjarwati; Adi Putra; Petrus Paulus Mbette
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.28607

Abstract

Learning difficulties refer to an individual's inability or disturbances in the learning process or acquiring knowledge. Students experiencing learning difficulties certainly have underlying factors or reasons why they find it challenging to learn. This study aims to analyze and explain the factors contributing to students' learning difficulties in the IPAS subject for third-grade students at SD Negeri Cipinang Cempedak 07. The causes of learning difficulties among third-grade students at SD Negeri Cipinang Cempedak 07 include Social, Intellectual, and Educational Factors. The subjects of this research are third-grade students at SD Negeri Cipinang Cempedak 07. The method used is qualitative research. The results and discussion of this study indicate that the dominant factor influencing difficulties in IPAS learning in third grade at SD Negeri Cipinang Cempedak 07 is the social factor, where the learning environment at school and parental support at home significantly affect students' learning processes and outcomes. Approximately 41% of students lack focus and do not pay attention to the teacher when teaching because of an unconducive classroom atmosphere, which leads to difficulties in learning and understanding the material. Additionally, intellectual factors such as difficulty recalling previous lessons and educational factors like inadequate school facilities also need to be considered by the school, teachers, and parents as support for students in the IPAS learning process in elementary school.