Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Penanaman Mangrove (Kasus: Desa Sebuntal, Kabupaten Kutai Kartanegara) Rafi’i, Ahmad; Ritonga, Irwan Ramadhan; Budiarsa, Anugrah Aditya; Eryati, Ristiana; Novia, Rani; Ahmad, Ahmad; Firman, Firman; Silviana, Silviana; Main, Aminullah Aminul; Akbar, Rizali; Saputra, Dharma; Soenarih, Asih; Tobing, Binto Iskandar Hasibuan; Apriliyani, Vivi; Aprilia, Dita
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i2.75151

Abstract

Damage to mangrove ecosystems in coastal areas could result in biotic and abiotic physical changes. This damage might occur due to natural factors or human activities. Among the damaged mangrove ecosystems in East Kalimantan Province is Sebuntal Village. The aim of this research is to monitor and evaluate the survival rate of mangrove seedlings in Sebuntal village, Kutai Kartanegara Regency. The research population used in this research was all mangrove seedlings (Avicennia spp) planted during community service activities on August 9th,  2023. The research method used in this study was the survey method. It was found that the survival rate in this study was only 8.2%. This research showed that individual mangroves' survival rates were unsuccessful due to inappropriate planting times, hydro-oceanographic  patterns that are poorly studied, and poor seed preparation.
PENGGUNAAN FULL BODY HARNESS PADA PEKERJA PERANCAH DI PT GRAHA MANDALA SAKTI BALIKPAPAN Ningrum, Widhah Puspa; Siboro, Impol; Zainul, L. M.; Saputra, Dharma
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.283

Abstract

Bekerja di ketinggian memiliki risiko yang cukup tinggi, sehingga perlu diterapkan stadar operasional prosedur yang mengatur tentang bekerja di ketinggian. Adanya standar operasional prosedur tersebut bertujuan untuk melindungi tenaga kerja dari risiko yang mungkin terjadi selama melakukan pekerjaan. Walaupun telah terdapat standar operasional prosedur tapi masih tetap ada beberapa kecelakaan saat melakukan pekerjaan di ketinggian. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode porposive sampling. Dimana peneliti menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri – ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian sehingga diharapkan dapat menjawab permasalahan penelitian. Penggunaan alat pelindung diri berupa full body harness di PT Graha Mandala Sakti mewajibkan pekerja yang bekerja di ketinggian.Penerapan penggunaan full body harness di PT Graha Mandala Sakti sudah sangat baik dilihat dari kesadaran pekerja saat sebelum memulai pekerjaan. Jenis body harness yang di gunakan di PT Graha Mandala Sakti menggunakan body harnes double lanyard shock absorber. Dari hasil observasi dan wawancara mendalam dengan informan PT Graha Mandala Sakti memiliki tenaga ahli yang berpengalaman dan bersertifikat dalam bidang instalasi scaffolding atau yang disebut scaffolder. Seorang scaffolder harus memiliki persyaratan fisik yang sehat, mental dan keberanian yang tinggi, disiplin dan bertanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaannya tidak mudah gugup apabila diatas ketinggian dan tidak ceroboh. Penggunaan full body harness pada pekerja perancah di PT Graha Mandala Sakti telah dilakukan sesuai dengan prosedur perusahaan. Ketersediaan mengenai APD berupa full body harness di PT Graha Mandala Sakti sudah baik. PT Graha Mandala Sakti selalu menyosialisasikan APD ke pekerja baik dalam bentuk lisan maupun dalam bentuk media cetak.
PERANAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM MENANGGULANGI BENCANA BANJIR DI KOTA BALIKPAPAN Setiawan, Aditiya; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad; Saputra, Dharma; Swandito, Adji
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.319

Abstract

Upaya pemerintah kota balikpapan dalam penanggulangan bencana banjir yang menjadi bencana tahunan yang terjadi penurunan jumlah kasusnya adalah dengan melakukan koordinasi dengan BPBD agar dapat meminimalisir terjadinya bencana banjir.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran, serta upaya BPBD dalam penanggulangan bencana pada tahap prabencana banjir di Kota Balikpapan. Metode yang digunakan ialah metode penelitian jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dan disajikan dengan tahapan mengolah data dan menyiapkan data dengan analisis, hingga akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPBD dalam menjalankan perannya dalam penanggulangan bencana pada tahap pra bencana banjir ada tiga yakni dengan mengadakan sosialisasi terkait pembuatan peta rawan bencana, membantu dalam hal pertolongan dan penyelamatan pada saat bencana, dan sebagai tahap pemulihan dan rehabilitasi rekontruksi pada pasca bencana. Kesimpulan dari upaya BPBD dalam mengatasi kendala-kendala tersebut yaitu BPBD harus selalu siap siaga dalam masalah bencana dan harus selalu berpedoman kepada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah diterapkan agar proses pengatasan yang dilakukan bisa tercapai sesuai dengan hasil yang telah diharapkan, disamping itu kesadaran masyarakat juga penting guna membantu peran BPBD dalam menanggulangi bencana pada tahap pra bencana banjir ini.
Bentuk Kepedulian Lingkungan dengan Penanaman Bibit Mangrove di Pantai Desa Sebuntal Kabupaten Kutai Kartanegara Rafi’i, Ahmad; Budiarsa , Anugrah Aditya; Ritonga, Irwan Ramadhan; Eryati, Ristiana; Novia, Rani; Ahmad, Ahmad; Firman, Firman; Silviana, Silviana; Main, Aminullah Aminul; Akbar, Rizali; Apriliyani, Vivi; Aprilia, Dita; Saputra, Dharma; Soenarih, Asih; Tobing, Binto Iskandar Hasibuan
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i2.775

Abstract

Kondisi mangrove di wilayah Marang Kayu, khususnya Desa Sebuntal telah abrasi akibat faktor alam dan manusia. Akibatnya, fungsi ekologi dan ekonomi mangrove di wilayah pesisir Desa Sebuntal menjadi menurun. Salah satu usaha untuk mempertahankan ekosistem mangrove di wilayah pantai Sebuntal adalah dengan melakukan penaman bibit mangrove. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatan kesadaran dan peningkatan pemahaman masyarakat tentang fungsi ekosistem mangrove di ekosistem pesisir Desa Sebuntal. Kegiatan penanaman bibit mangrove dilakukan pada hari Rabu, 9 Agustus 2023 di Desa Sebuntal, Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah metode ceramah. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan demostrasi penanaman bibit mangrove di lokasi penanaman. Hasil kegiatan dari pengabdian masyarakat ini adalah tertanamnya 1000 bibit mangrove jenis Avicennia sp. oleh beberapa instansi pemerintahan, tokoh masyarakat, dan juga akademisi dari Universitas Mulawarman di wilayah di pantai desa Sebuntal. Lebih lanjut, hasil dari kegiatan ini juga menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, pengetahuan, dan kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem mangrove di wilayah pesisir. Beberapa evaluasi sangat perlu dilakukan untuk mendukung keberhasilan dari kegiatan ini, seperti monitoring tingkat kelangsungan hidup (survival rate) dan tingkat pertumbuhan bibit mangrove yang masih hidup. Selain itu, proses pendampingan masyarakat di desa Sebuntal diperlukan untuk memelihara dan menjaga bibit mangrove. The condition of mangroves in the Marang Kayu region, especially Sebuntal Village, has been abrasion due to natural factors and human activities. As a result, the ecological and economic functions of mangroves in the coastal area of Sebuntal Village have been decreased. One of the efforts to maintain the mangrove ecosystem in the Sebuntal coastal area is by planting mangrove seedlings. The purpose of this activity is to increase awareness and increase public understanding of the function of mangrove ecosystems in the coastal ecosystem of Sebuntal Village. Mangrove seedling planting activities were carried out on Wednesday, 9 August 2023 in Sebuntal Village, Kutai Kartanegara Regency. The method used in this community service activity was the lecture method. Then followed by demonstration activities of planting mangrove seedlings at the planting site. The result of this community service activity was the planting of 1000 mangrove seedlings of Avicennia sp. by several government agencies, community leaders and also academics from Mulawarman University in the area on the beach of Sebuntal village. Furthermore, the results of this activity also showed an increase in understanding, knowledge and awareness of the community about the importance of mangrove ecosystems in coastal areas. Several evaluations are needed to support the success of this activity, such as monitoring the survival rate and growth rate of mangrove seedlings. In addition, the process of community assistance in Sebuntal village is needed to maintain and protect the mangrove seedlings.
IMPLEMENTASI HIGIENE DAN SANITASI JASA BOGA PADA KATERING DJULITA BALIKPAPAN Asfarani, Izzati Dhiany; Rusba, Komeyni; Saputra, Dharma
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.376

Abstract

Dapur di katering djulita Balikpapan memiliki beberapa permasalahan dari bagian kelayakan fisik higiene dan sanitasi, terutama pada lokasi dan bangunan, pembuangan sampah, alat pembuangan asap, hingga saluran air panas untuk pencucian. Pemilik katering penting untuk memperbaiki serta melengkapi beberapa kekurangan yang ada pada dapur katering terutama pada kelayakan fisiknya. Tujuan penelitian ini berguna untuk mengimplementasikan higiene dan sanitasi jasa boga sesuai dengan kelayakan fisik Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096 Tahun 2011. Metode penelitian kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh dengan cara observasi langsung dan melakukan wawancara di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan, peraturan, atau dokumen lain yang relevan dengan subjek yang diselidiki. Penelitian ini melibatkan empat narasumber atau informan. Pengumpulan data melibatkan pemeriksaan dan penyajian gambaran komprehensif tentang situasi yang sedang dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan fisik higiene sanitasi jasaboga menunjukkan angka presentase sebesar 87% kesesuaian dan 12% ketidaksesuaian, hal ini menujukkan adanya beberapa kriteria yang belum memenuhi nilai dari kelayakan fisik higiene sanitasi jasaboga. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masalah yang tidak sesuai harus segera dilakukan perbaikan dari pemilik katering agar pengimplementasian higiene sanitasi jasaboga agar bisa mendapatkan nilai yang lebih tinggi dari nilai yang telah didapatkan sebelumnya.
Pemanfaatan Bank Sampah dalam Meningkatkan Kesejahterahan Masyarakat Desa Kersik Arwin Sanjaya; Saputra, Dharma; Nazar, Nasril; Ananta, Ramadhanti; Arisma, Ayu; Fadillah, Nur; Nurjannah, Nurjannah; Mustafa, Kemala; Rahayu, Erdina; Jemminastiar, Rafly
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i1.56668

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan Bank Sampah ini adalah meningkatkan kesadaaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar terus terjaga serta memberikan dampak yang baik bagi masyrakat. Selain itu Bank Sampah Kersik Berseri juga memiliki tujuan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dengan mengumpulkan dan mendaur ulang limbah sampah menjadi bahan yang bergunan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah persipan sarana dan tempat, sosialisasi, dan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa pengelolaan bank sampah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.  Kegiatan dari Bank Sampah Kersik Berseri mendapat dukungan dan bantuan dari Pemerintah Desa yang berkerja sama dengan Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT). Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa sampah dari rumah tangga dan sampah yang dihasilkan oleh pengunjung pantai Biru Kersik dapat menghasilkan manfaat dari segi sosial ekonomi, serta lingkungan yang berdampak positif yang berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat Kersik. Hal ini terlihat dari sampah- sampah yang sudah dikumpulkan dan disortir kemudian diolah menjadi suatu produk kerajinan dengan menggunakan teknik rajut memberikan hasil produk yang cukup baik dan dapat dipasarkan.
IDENTIFIKASI PENGELOLA LIMBAH PADAT B3 PADA PT. HIDUP BARU PERDANA ABADI Saputra, Dharma; Sudrajat, Daffa Fauzan; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menganalisis pengelolaan limbah padat Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di PT. Hidup Baru Perdana Abadi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) limbah B3 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan perusahaan telah mematuhi regulasi yang berlaku. Proses pengelolaan limbah dilakukan dengan menyerahkan limbah kepada pengumpul resmi yang berizin, serta menyusun laporan pelaksanaan kegiatan penyimpanan limbah untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Meskipun perusahaan telah memenuhi banyak kriteria, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi karyawan, perbaikan fasilitas penyimpanan, dan pelaksanaan audit berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur yang ada.
SOSIALISASI PENTINGNYA K3 DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BHAKTI INDONESIA Wahyuni, Sri; Suherna; Saputra, Dharma; Swandito, Adji
EUNOIA Vol 2 No 1 (2023): Eunoia
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Socialization is also an individual learning process in social life, life that is guided by norms. Norms are rules, principles, levels or standards that are fully accepted by society to regulate daily life and behavior, so that life feels safe and enjoyable. The norms themselves are still divided into several types such as religious norms, moral norms, legal norms and customs. this community service activity has had a good impact such as understanding and knowledge about OSH, workers now apply OSH while working and use the specified PPE so that workers will feel safe, comfortable and can prevent Occupational Accidents (KAK). Occupational safety is the most important aspect of work. The use of personal protective equipment can protect all or part of the body against possible potential hazards/work accidents, and reduce the risk of disease due to accidents. Fire extinguishing is carried out according to the type of fire that occurs. Extinguishers must always be checked periodically. The methodology for this community service activity is in the form of socialization on Occupational Safety and Health (K3) given to the Bhakti Indonesia Vocational High School aimed at students so that this socialization can add insight into the importance of maintaining safety and health while working and can be applied onwards by workers.
Sosialisasi Pada PT. Empat Enam Jaya Gudang Penyimpanan Ammonium Nitrat Di KM 24 Karang Joang Balikpapan Hadiyono, Hadiyono; Purwanti , Sri; Saputra, Dharma; luqmantoro, luqmantoro
EUNOIA Vol 2 No 2 (2023): Eunoia
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Empat Six Jaya, located at km 24 Karang Joang, Balikpapan, is a company engaged in services for temporary storage of ammonium nitrate. The potential for fires to occur in warehouses or storage areas for materials in open and closed spaces can result in losses and the consequences of fire incidents. in the workplace can result in loss of life, material losses, loss of employment and other losses. The method used to achieve the goal is the method of discussion and practice (learning by doing).
PENGARUH JOB STRESS PADA KASIR PT. RAMAYANA LESTARI SENTOSA BALIKPAPAN. Saputra, Dharma
IDENTIFIKASI Vol 2 No 2 (2016): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.329 KB) | DOI: 10.36277/identifikasi.v2i2.31

Abstract

Latar Belakang : Stres kerja didefinisikan sebagai bahaya terhadap fisik dan emosional yang terjadi ketika persyaratan pekerjaan tidak sesuai kemampuan, sumber daya, atau kebutuhan pekerja serta dapat mengancam dan memberi tekanan secara psikologis, fisiologis dan dapat memicu munculnya gangguan kesehatan pada pekerja. Tujuan penelitian ini mengetahui peranan kelelahan kerja terhadap Stress Kerja pada pekerja kasir PT. Ramayana Lestari Sentosa balikpapan. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif analisis. Jumlah sampel sebanyak 30 orang dari bagian kasir. Teknik pengambilan sampel dengan skala Guttman. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Analisa deskriptif Hasil : Hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh pada faktor kelelahan. diperoleh hasil jawaban “Ya” sebanyak 33%, untuk responden yang mengatakan kelelahan pada saat bekerja di shift pagi dan shift siang, sedangkan untuk jawaban “Tidak”diperoleh hasil sebanyak 67% responden menyatakan tidak mengalami kelelahan pada saat bekerja di shift pagi dan di shift siang. Hasil jawaban “Ya” sebanyak 15%, untuk responden yang memiliki indikasi kelelahan sebelum bekerja, sedangkan untuk jawaban “Tidak” diperoleh hasil jawaban sebanyak 85% responden menyatakan tidak memiliki indikasi kelelahan sebelum memulai pekerjaan. Hasil jawaban “Ya” sebanyak 93%, untuk responden yang memahami program pengendalian kelelahan di tempat kerja, sedangkan untuk jawaban “Tidak” diperoleh hasil jawaban sebanyak 7% responden menyatakan tidak memahami program pengendalian kelelahan. Kesimpulan : Saran penelitian ini diharapkan pihak perusahaan agar lebih mengoptimalkan dalam menanggulangi stress kerja dengan pelatihan manajemen stress dan menggunakan konsultan sehingga persepsi terhadap resiko dan bahaya pekerjaan dapat dikurangi dan pekerja dapat bekerja tanpa adanya kecemasan dan ketakutan yang apabila berlangsung dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan penyakit yang berhubungan dengan stres kerja.