Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EDUKASI PEMBUATAN DAN PENGELOLAAN METODE PEMBAYARAN QRIS PADA PEDAGANG SATE BULAYAK DI DESA SURANADI KABUPATEN LOMBOK BARAT I Gusti Agung Didit Eka Permadi; Asri Oktiani; Sri Ayu Febrianti; Sri Maryanti
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 2 (2026): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, June 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v5i2.6531

Abstract

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) is one of the innovations introduced by Bank of Indonesia to facilitate system more payments efficient for perpetrator business and consumers. Sate Bulayak as a business culinary located in Suranadi Village, Narmada District, West Lombok Regency is one of the examples of MSMEs that are starting implementing QRIS as method payment for fulfil need increasingly consumers used to with digital transactions. The method used in activity devotion to public this is approach participatory with technique data collection and discussion in the form of observation direct, interviews, and studies documentation. Evaluation post implementation shows positive results. Sate Bulayak traders in Suranadi Village, Narmada District, West Lombok Regency experienced improvement in efficiency operational, because payment become faster and system recording transaction neater and easier monitored. Additionally, customers feel more comfortable because they no need again bring cash, enough with scan QRIS using application their digital wallet. Conclusions obtained that is in a way overall, activities devotion to public this has succeed give contribution big to development of MSMEs with introduce technology digital payments. Suggestions that can be recommended that is continuous mentoring is very important for Sate Bulayak traders can utilise technology this with better and safe from error in management digital payments.
Prediksi Indeks Harga Saham Gabungan menggunakan Metode ARIMA I Gusti Agung Didit Eka Permadi; Sri Ayu Febrianti
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.17536

Abstract

Pasar modal memainkan peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan global sebagai alat penghimpun dana dari masyarakat untuk disalurkan ke berbagai sektor yang membutuhkan modal jangka panjang. Pendekatan baru yang banyak digunakan untuk peramalan adalah Autoreggressive Integrated Moving Average (ARIMA). Untuk memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di masa mendatang, diperlukan metode analisis yang akurat. Salah satu pendekatan yang efektif adalah model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menentukan model ARIMA yang paling efektif dalam memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian asosiatif atau sebab-akibat (kausal). Kesimpulan yang diperoleh yaitu berdasarkan uji statistik untuk proses pemilihan model forecasting terbaik maka selanjutnya model hasil pemilihan, yaitu ARIMA (0,1,1) bisa digunakan untuk proses prediksi harga saham di bursa saham berdasarkan periode data tahun 2025.
PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PELAKU UMKM DESA DASAN BARU Saepul Pahmi; Sri Ayu Febrianti; Rini Yuliandari; Siti Reuni Inayati
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i1.701

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai kendala, khususnya dalam pemasaran produk di era digital. Rendahnya pemanfaatan pemasaran digital menyebabkan terbatasnya jangkauan pasar dan pendapatan pelaku UMKM. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemasaran digital pelaku UMKM di Desa Dasan Baru guna mendorong peningkatan pendapatan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, yang meliputi pre-test, penyampaian materi, diskusi, dan post-test. Materi pelatihan mencakup strategi pemasaran digital, optimalisasi media sosial, pemasaran konten, serta analisis dan optimasi pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan pada 8 November 2025 dan diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari pelaku UMKM dan anggota PKK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pemasaran digital yang tercermin dari hasil post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kesiapan pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pemasaran digital pelaku UMKM dan berpotensi mendorong peningkatan pendapatan secara berkelanjutan.
Pelatihan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Pendapatan Pelaku UMKM Desa Dasan Baru Saepul Pahmi; Sri Ayu Febrianti; Rini Yuliandar
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2026): January
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18170691

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance the knowledge and skills of Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) actors in Dasan Baru Village in implementing digital marketing strategies, optimizing the use of social media, and developing content marketing. The training was conducted using a classical (classroom-based) approach at the Dasan Baru Village Office hall and was complemented by interactive question-and-answer sessions with participants. The implementation methods included a pre-test, material delivery by four presenters, hands-on practice in digital marketing analysis, and a post-test as an evaluation tool. The activity was carried out smoothly with a total of 21 participants and was considered effective in improving the digital literacy of MSME actors. The results indicate an increase in participants’ understanding of digital marketing strategies, social media utilization, and content creation techniques. The training also encouraged participants to actively utilize digital platforms to expand market reach and increase business revenue. The implication of this program is that participants gained a better understanding of how to conduct digital marketing and effectively use social media to enhance product sales.
Pelatihan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Pendapatan Pelaku UMKM Desa Dasan Baru Saepul Pahmi; Sri Ayu Febrianti; Rini Yuliandar
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2026): January
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18170691

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance the knowledge and skills of Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) actors in Dasan Baru Village in implementing digital marketing strategies, optimizing the use of social media, and developing content marketing. The training was conducted using a classical (classroom-based) approach at the Dasan Baru Village Office hall and was complemented by interactive question-and-answer sessions with participants. The implementation methods included a pre-test, material delivery by four presenters, hands-on practice in digital marketing analysis, and a post-test as an evaluation tool. The activity was carried out smoothly with a total of 21 participants and was considered effective in improving the digital literacy of MSME actors. The results indicate an increase in participants’ understanding of digital marketing strategies, social media utilization, and content creation techniques. The training also encouraged participants to actively utilize digital platforms to expand market reach and increase business revenue. The implication of this program is that participants gained a better understanding of how to conduct digital marketing and effectively use social media to enhance product sales.