Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengembangan Model Perangkat Pembelajaran Berbasis STEAM Di PAUD Bunga Sari Kecamatan Kinal Kabupaten Kaur Herlin Juita; Buyung Surahman; Irwan Satria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6529

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan model perangkat pembelajaran berbasis steam di Paud Bunga Sari KecamatanKinal kabupaten kaur. Subjek penelitian 15 orang anak, 2 dosen dan 3 guru dan peneliti sendiri. Sedangkan Objek penelitian adalah perangkat pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Science, technology, engineering, art, mathematic dilengkapi Program Tahunan dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan. Penelitian ini menggunakan model penelitian Reserch and Development dan menggunakan model pengembangan dengan prosedur 4- D. Dalam model 4-D terdapat 4 tahapan yang dilakukan untuk menghasilkan produk pembelajaran. Adapun tahap tersebut meliputi pendefinisian (define), Perancangan (design) pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Instrumen yang digunakan angket dan pedoman wawancara untuk analisis kebutuhan, lembar validasi ahli dan lembar uji kepraktisan. Hasil penelitian menunjukan bahwa model perangkat pembelajaran bebasis STEAM yang dikembangkan valid, praktis, dan Efektif digunakan, serta terdapat perbedaan hasil belajar setelah penggunaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Science, technology, engineering, art, mathematic pada 6 aspek perkembangan anak di PAUD Bunga Sari Kecamatan Kinal Kabupaten Kaur.
EFFECT PICTURE AND PICTURE MODELS ASSISTED BY PUZZLE ON COGNITIVE LEARNING OUTCOMES STUDENT KINGDOM ANIMALIA MATERIAL AT SMPN 20 BENGKULU Tyas Yuliani Putri; Irwan Satria; Erik Perdana Putra
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4253

Abstract

The purpose of this research is to ascertain whether or not puzzle media may improve students' cognitive learning results when used in conjunction with the image and picture model. A quasi-experimental study with a pre- and post-test control group design was conducted. Twenty-nine pupils made up the study's sample. They engaged in systematic stumbling in order to sample properly. The 15 multiple-choice questions on the pretest and posttest provided the raw material for this study. The SPSS 26.0 application was used to conduct a t-test analysis in the two groups. The data analysis revealed that the average value of class VII students' cognitive learning outcomes using the picture and picture model assisted by puzzle media was higher than the average value of students' cognitive learning outcomes using the conventional model, coming in at 84 77.34. When the t-test is performed at the 5% level of significance, a result of Sig. (2-tailed) 0.05 or 0.030 0.05 indicates that H0 is rejected and Ha is accepted. This demonstrates that the cognitive learning results of class VII pupils in the kingdom animalia content at SMPN 20 Bengkulu City are significantly influenced by the use of the image and picture models supplemented by media puzzles.
ANALISIS PENERAPAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM KURIKULUM MERDEKA DI RA AS SHAFFAH KOTA BENGKULU Aziza Nur Safitri; Irwan Satria; Dita Lestari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan Proyek Penguatan ProfilPelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka di RA As Shaffah Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini meliputi satu orang kepala sekolah dan tiga guru kelas. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan proyek dilakukan secara kolaboratif melalui penyusunan modul ajar dan kalender akademik dengan tema-tema kontekstual yang disesuaikan dengan perkembangan anak. Pelaksanaan proyek dilakukan secara aktif dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan anak secara langsung dan menyenangkan. Evaluasidilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan refleksi sederhana, dengan fokus pada proses keterlibatan anak, bukan hanya hasil. Proyek P5 terbukti mampu membentuk karakter anak sejak usia dini, seperti kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, dan keberanian.
Pendekatan Guru IPS dalam Penguatan Sikap Toleransi: Studi Kasus pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Bengkulu Irwan Satria; Budrianto Budrianto
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v6i1.3990

Abstract

The problem of tolerance is one of serious problem in Indonesia. A number behavior and intolerance cases are proof that inhancancing tolerance attitude is very needed, including through Islamic education institution, especially through social studies learning in Madrasah Tsanawiyah. The amis of this research are: 1) describe the understanding and perspectives of social studies teachers of strengthening tolerance attitude; and 2) describe social studies teachers approach in strengthening tolerance attitude in Madrasah Tsanawiyah. This study was a qualitative (case study tife) research. The object of the study was social studies teacher in Madrasah Tsanawiyah in Bengkulu City. Data were elicited using interviews, questionnaires, document analysis and observation. Data analysis was carried out using an interactive model of Milles & Huberman. Based on the research, the results obtained are:1) Social studies teachers at MTs Bengkulu city views that toletance needs to be instilled, especially because it in line with Islamic religious teanhing, relevance to the vision of social studies learning and because of the encouraging socio-cultural reality of the Indonesian people; and 2) there are three main approaches that aer applied by teachers in strengthening tolerance, namely religious moderation which aims to introduce a moderate way of religion, especially through the teaching of Islam, multicultural education apptroach that seeks to instill the principles of unity in diversity to Indonesia is a multicultural, and character education approach that seeks to instill the value of tolerance to students through the process of value
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 24 Kota Bengkulu Ridwan Putra; Irwan Satria; Saepudin Saepudin
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v6i1.4052

Abstract

This research discusses the influence of the group investigation method on the social science learning outcomes of class VIII students. Here the researcher uses a type of quantitative research which can be interpreted as research based on the philosophy of positivism, used to research certain populations and samples. In preparing this journal the author used an associative approach. One of the factors causing the low learning outcomes of class VIII social studies students is the use of less innovative learning methods. Teachers tend to use the old method, namely delivering learning material using lectures, questions and answers and assignments. As a result, young students feel bored, less interested in learning, resulting in low learning outcomes obtained by students. In this way, the group investigation method can be used as an alternative that will encourage students to be more active in group learning activities. In calculating variables The regression coefficient for the Integrated Social Sciences Learning Using the Investigation Group Method (X) variable is 0.722, meaning that if the value of the other independent variables remains constant and the Integrated Social Sciences Learning Using the Investigation Group Method increases, then learning outcomes (Y) will increase by 0.722. The coefficient is positive, meaning that there is a positive influence of Integrated Social Studies Learning through the Investigation Group Method on the learning outcomes of class VIII students at SMP Negeri 24 Bengkulu City.
Pelaksanaan Shift Pembelajaran Bagi Peserta Didik Pada Pelajaran Tematik Kelas V SDN 68 Bengkulu Tengah Irwan Satria; Masrifa Hidayani; Retno Rahmasari
Journal of Primary Education (JPE) Vol 3, No 1 (2023): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v3i1.3704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan shift pembelajaran bagi peserta didik pada pelajaran tematik kelas V SDN 68 Bengkulu Tengah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil atau kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) dalam pelaksanaan shift pembelajaran ternyata berpengaruh pada kurangnya pengetahuan dan pemahaman peserta didik terhadap materi yang diberikan oleh guru, 2) tujuan pembelajaran yang belum sesuai atau belum tercapai, 3) guru perlu menggunaan metode dan strategi pembelajaran yang bervariasi, 4) perlunya motivasi, minat dan keinginan yang harus ditanamkan ke dalam diri peserta didik, 5) dengan jumlah siswa yang belajar ke sekolah hanya setengah dari jumlah siswa keseluruhan, maka pembelajaran di kelas menjadi kondusif dan lebih terkontrol
Manajemen Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Lulusan di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Mutiara Assyifa Bengkulu Anggi Santika; Adisel Adisel; Irwan Satria
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2024): Islamic Education Research
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v9i1.4250

Abstract

Rumusan penelitian ini adalah : 1) Bagaimana manajemen guru di MI Terpadu Mutiara Assyifa Bengkulu ? 2) Bagaimana manajemen guru dalam meningkatkan mutu lulusan di MI Terpadu Mutiara Assyifa Bengkulu ? Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa : 1) manajemen guru,  perencanaan yang dilakukan meliputi penyusunan kurikulum, penyusunan program siswa, dan penyusunan rencana kerja madrasah. Organisasi yang berjalan dengan tugas masing-masing sesuai dengan ketentuan. Pelaksanaan dalam proses belajar yang dilakukan guru mulai dari dokumen silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media pembelajaran, guru menerapkan disiplin penilaian harian. Pengawasan memberikan penilaian, pembimbing dan pemantauan. 2) Manajemen guru dalam meningkatkan mutu lulusan, proses belajar mengajar, menerapkan disiplin pembelajaran yang menekankan pada aspek disiplin siswa dan disiplin guru, siswa diwajibkan mampu disiplin waktu, disiplin ketika mengikuti pembelajaran dan disiplin mengerjakan tugas sedangkan guru diwajibkan untuk disiplin dalam waktu mengajar dan disiplin dalam pendampingan belajar, belajar mandiri siswa, kegiatan belajar tambahan dan pembekalan persiapan ujian. Saran mutu lulusan, sikap dan karakter siswa seperti kemandirian, sopan santun hendaknya dapat dipertahankan dengan baik.
Form, Meaning, and Functions of the Nundang Padi Tradition: A Qualitative Study in Selali Village, South Bengkulu, Indonesia Herpina Rahmadayanti; Irwan Satria; Dina putri Juni Astuti
ISEJ : Indonesian Science Education Journal Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/isej.v4i1.1241

Abstract

This study investigates the cultural significance of the Nundang Padi tradition practiced in Selali Village, Pino Raya District, South Bengkulu, Indonesia. The research aimed to explore both the meaning and the social functions of this agrarian ritual, which has been maintained across generations as a form of oral tradition. Employing a qualitative descriptive design, data were collected through observation, in-depth interviews with cultural leaders and community members, and documentation of ritual practices. The findings reveal that the Nundang Padi tradition embodies two layers of meaning: denotative, reflecting gratitude for the harvest and preparation of seeds for the next planting cycle, and connotative, representing emotional and symbolic attachments to ancestral heritage and harmony with nature. In terms of function, the ritual serves recreational and aesthetic purposes through performances and dances, conveys moral and didactic values by transmitting cultural norms to younger generations, and fulfills religious functions by expressing collective prayers for safety and prosperity. These findings highlight the importance of Nundang Padi as an intangible cultural heritage that sustains social cohesion and reinforces community identity in an era of modernization. The study contributes to broader discussions on cultural resilience and underscores the need to preserve oral traditions as vital elements of sustainable cultural development.