Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Strategi Optimalisasi Dakwah Keagamaan Berbasis Managemen Zuhri, Syaifudin; Mursyid, Ali; Pardianto, Pardianto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.52282

Abstract

Bagi umat Islam, masjid merupakan institusi penting dalam melakukan pembinaan dan mengembangkan nilai-nilai keagamaan. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah (sholat), masjid juga memiliki peran sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan Islam. Keberadaannya bisa menjadi medium pemersatu umat, lambang syi’ar dan kebanggaan. Karena itu masjid harus difungsikan secara optimal untuk kepentingan umat Islam dalam mengatur segala sendi kehidupan. Penelitian ini bertujuan bagaimana masjid bisa difungsikan secara optimal melalui berbagai kegiatan keagamaan, dengan menerapkan manajemen yang baik. Masalah yang diangkat dalam penelitian fokus pada dua hal, pertama bagaimana strategi yang dilakukan untuk mengoptimalkan kegiatan keagamaan; kedua, bagaimana keterlibatan masyarakat dalam upaya memakmurkan masjid. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan; pertama, manajemen yang diterapkan dalam uupaya optimalisasi keagamaan berjalan dengan baik; Kedua, respon masyarakat dalam mendukung upaya memakmurkan masjid sangatlah besar, hal ini ditunjukkan dengan partisipasi aktif masyarakat sekitar untuk mendirikan shalat berjamaah di masjid. Ketiga, dalam upaya membangun jaringan donasi, pengurus menggandeng lembaga kemasyarakatan RT RW, sehingga sinergitas kerja sama dapat dibangun dengan baik melalui kerja sama semua pihak.
Perencanaan Kesiapan Madrasah Pelaksana Kurikulum Merdeka Pra-Implementasi Kurikulum Merdeka (Studi Kasus di MAN 2 Kota Bandung) Dian, Dian; Mursyid, Ali; Sidiq, Mohammad; Ma'ruf, Muh Arif
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.4606

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai tingkat kesiapan madrasah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Peneliti berupaya mendapatkan wawasan secara mendalam dengan menganalisis kata-kata dan laporan terperinci perspektif para responden, serta melakukan studi dalam konteks yang alami. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, angket, dan wawancara. Sebagai  madrasah yang melaksanakan Kurikulum Merdeka, MAN 2 Kota Bandung memiliki komitmen untuk mempersiapkan manajemen perencanaan yang efektif dalam rangka mengimplementasikan kurikulum tersebut.  madrasah ini menyadari pentingnya merancang rencana yang matang agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip dan hakikat Kurikulum Merdeka. Hasil temuan menunjukkan bahwa kesiapan  madrasah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di MAN 2 Kota Bandung dikategorikan sebagai "siap" berdasarkan empat aspek kesiapan, yakni kesiapan guru baik dalam memahami capaian, tujuan pembelajaran, merancang pembelajaran. Meskipun kategori ini menunjukkan adanya kesiapan, tetapi masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama pada kesiapan dalam hal asesmen yang menjadi satu kesatuan dengan pembelajaran di Kurikulum Merdeka.
Ma‘rifat al-Nikāḥ: Perspektif Baru Relasi Suami Istri Mursyid, Ali
Manuskripta Vol 5 No 1 (2015): Manuskripta
Publisher : Masyarakat Pernaskahan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33656/manuskripta.v5i1.28

Abstract

This article is the result of research on manuscripts Ma‘rifat al-Nikāḥ (MN) of Suaru Buluah Agam, West Sumatra, and Lumajang, East Java. MN offers the concept of marriage by Suësm. It is something different to the concept of marriage according to Islamic jurisprudence in general. In some literature, Islamic marriage law is still considered to be a gender bias. Therefore, MN offers an impartial perspective on gender equality. Marriage, according to this text, is not only the relationship between men and women, but also between body and spirit, between the Alquran and its meaning, and between the servant and the Lord. Thus, marriage is deëned as the union of two different and complementary; not just al-‘aqd li al-tamlīk (contract for ownership), but marriage is a relationship that is built on a readiness, and according to the relationship of husband and wife, willingness to be seen from the female side. During the 17th century until the late 18th century, this was considered a bold and progressive opinion. === Artikel merupakan hasil penelitian atas naskah Ma‘rifat al-Nikāḥ (MN) yang berasal dari Suaru Buluah Agam Sumatera Barat dan Lumajang Jawa Timur. MN menawarkan konsep pernikahan berdimensi tasawuf. Hal ini merupakan sesuatu yang berbeda dengan umumnya konsep pernikahan dalam wacana ëkih Islam. Dalam beberapa literatur, ëkih perkawinan masih dipandang bias jender. Oleh karena itu, MN menawarkan perspektif yang lebih berkeadilan jender. Pernikahan dalam teks ini tidak hanya antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga antara jasad dan ruh, antara Alquran dan maknanya, dan antara hamba dengan Tuhannya. Dengan demikian, pernikahan menurut teks ini dimaknai sebagai penyatuan dua hal dengan dimensi berbeda dan saling melengkapi; bukan sekadar al-‘aqd li al-tamlīk (akad untuk kepemilikan) tetapi sebuah relasi yang dibangun atas dasar kerelaan, dan dalam hubungan suami dan istri, kerelaan harus dilihat dari pihak perempuan. Pada abad ke-17 sampai akhir abad ke-18, hal ini merupakan pandangan yang berani dan progresif.