Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Promosi Kesehatan terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Wanita Usia Subur terhadap Skrining Prakonsepsi untuk Merencanakan Kehamilan yang Sehat di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuta Selatan Ni Kadek Neza Dwiyanti; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Ni Wayan Sri Rahayuni; Ni Ketut Noriani
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.17659

Abstract

ABSTRACT Preconception health is an essential aspect as part of primary and preventive care efforts through health promotion, not only aimed at married women, but also for unmarried women including adolescents and young adults, to be able to create preconception health can be done through preconception screening.Preconception screening aims to ensure that women and their partners are in optimal physical and emotional health status and do not experience health problems at the start of pregnancy. Research design is pre-experimental design. The approach method is carried out using a one group pretest-posttest design approach. The sample is women of childbearing age (WUS) aged 20-30 years who are not married and who are married but do not have. The total sample of 96 WUS people was selected by purposive sampling method that met the inclusion and exclusion criteria. Data was collected using questionnaires. This study aims to determine the effect of health promotion on the knowledge, attitudes and behavior of women of childbearing age towards preconception screening to plan a healthy pregnancy. the results of the Wilcoxon Rank Test on knowledge variables show the results of the analysis that the p-value is 0.0001, on the attitude variable shows that the p-value is 0.0001, while on the behavioral variable shows that the p-value is 0.0001. Because the p-value shows p 0.05 so that H0 is rejected which means that there is an influence of health promotion on WUS knowledge, attitudes and behaviors about preconception screening to plan a healthy pregnancy at UPTD Puskesmas Kuta Selatan.  Keywords: Pregnancy Planning, Knowledge, Behavior, Attitude, Preconception Screening  ABSTRAK Kesehatan prakonsepsi merupakan aspek esensial sebagai bagian dari upaya asuhan primer dan preventif melalui promosi kesehatan, bukan hanya ditujukan pada perempuan yang sudah menikah saja, namun juga bagi perempuan yang belum menikah termasuk remaja dan dewasa muda, untuk dapat menciptakan kesehatan prakonsepsi dapat dilakukan melalui skrining prakonsepsi.Skrining prakonsepsi bertujuan untuk memastikan bahwa wanita dan pasangannya berada dalam status kesehatan fisik dan emosional yang optimal dan tidak mengalami masalah kesehatan saat dimulainya kehamilan. Desain penelitian yaitu pre-experimental design. Metode pendekatan yang dilakukan menggunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Sample adalah wanita usia subur (WUS) usia 20-30 tahun  yang belum menikah dan yang sudah menikah namum belum memiliki. Jumlah sampel sebanyak 96 orang WUS yang dipilih dengan metode purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan,Sikap dan Perilaku Wanita Usia Subur Terhadap Skrining Prakonsepsi Untuk Merencanakan Kehamilan Yang Sehat. Hasil uji Wilcoxon Rank Test pada variabel pengetahuan menunjukkan hasil analisis bahwa nilai p-value 0.0001, pada variabel sikap menunjukkan bahwa nilai p-value 0.0001, sedangkan pada variabel perilaku menunjukkan bahwa nilai p-value 0.0001. Karena nilai p-value menunjukkan p 0,05 sehingga H0 ditolak yang artinya ada pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku WUS tentang skrining prakonsepsi untuk merencanakan kehamilan yang sehat di UPTD Puskesmas Kuta Selatan. Kata Kunci: Perencanaan Kehamilan, Pengetahuan, Perilaku, Sikap, Skrining Prakonsepsi
CROSS SECTIONAL STUDY : FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEK PADA KOMUNITAS IBU HAMIL Gusti Ayu Dwina Mastryagung; Leni Nopliana Delu Mila Rato; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kehamilan merupakan rangkaian proses alami dan fisiologis yang terjadi dalam tubuh wanita. Ketidakseimbangan asupan gizi, terutama antara energi dan protein selama masa kehamilan, sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan seperti Kekurangan Energi Kronis (KEK). KEK pada ibu hamil merupakan masalah yang bersifat multifaktorial, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingkat pengetahuan ibu mengenai gizi, usia saat hamil, serta jumlah paritas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya KEK pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 175 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di puskesmas. Hasil analisis data menggunakan uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan usia ibu hamil terhadap kejadian KEK (α < 0,05) Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jumlah paritas dengan kejadian KEK (nilai P = 0,838; > 0,05) Kesimpulan: bahwa usia dan pengetahuan berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil.
Taman Sensori Pintar Eksplorasi Multi Sensori untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Optimal Ni Putu Riza Kurnia Indriana Ni Putu; Putu Inge Ruth Suantika; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Komang Ayu Purnama Dewi6 Purnama Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 4 No 1 (2026): ABDINUSA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bina Usada Bali
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v4i1.633

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di TK Kasih Sayang Denpasar dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya stimulasi sensorik dan mengembangkan kemampuan sensori anak usia dini melalui kegiatan “Taman Sensori Pintar”.Tujuan kegiatan ini yaitu untuk melaksanakan kegiatan stimulasi sensori pada anak usia dini dan memberikan edukasi kepada guru terkait stimulasi sensori pada anak. Metode kegiatan meliputi edukasi kepada guru dengan pre-test dan post-test serta praktik stimulasi pada anak di tiga pos aktivitas, yaitu peraba, penglihatan, dan pengecapan.Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru sebesar 80% dan sebagian besar anak mampu mengenali tekstur, warna, bentuk, dan rasa dengan baik, menandakan kegiatan multisensori efektif untuk mendukung perkembangan sensori dan kognitif anak. Kesimpulannya, edukasi dan penerapan stimulasi sensorik terbukti meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD. Disarankan agar guru mengintegrasikan kegiatan sensorik dalam rutinitas belajar dan sekolah terus mengembangkan pelatihan serupa secara berkelanjutan
Quality of Life and Its Associated Factors in Patients with Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis Ni Wayan Kesari Dharmapatni; Ida Ayu Suptika Strisanti; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i1.471

Abstract

The increasing prevalence of CKD has become a global concern. Moreover, hemodialysis is one of the therapies that patients must undergo for life, which significantly impacts their overall well-being. Of course, the process greatly affects the patient's quality of life. This study aimed to assess the quality of life and its associated factors in patients with CKD undergoing hemodialysis. The study used a descriptive analytic design with a cross-sectional approach. The respondents were all patients undergoing hemodialysis in the room, totalling 74 respondents. Data collection was carried out through a questionnaire, namely demographic data and KDQOL SF-36 that are valid and reliable. Data analysis used bivariate tests, namely chi-square. The results showed that half of the respondents had a good quality of life (55.4%). Age, gender, and number of comorbidities had a significant relationship with the quality of life of CKD patients undergoing hemodialysis (p-value < 0.05). Hence, the importance of a multidisciplinary approach in the management of hemodialysis patients that includes psychological and social interventions. By understanding the factors that influence quality of life, healthcare professionals can design more targeted and effective intervention programs to improve patients' overall well-being.
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KABUPATEN BADUNG Ni Komang Krisnadi; Gusti Ayu Dwina Mastryagung; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7207

Abstract

Pendahuluan: Anemia pada ibu hamil sangat berkaitan dengan mortalitas dan morbiditas pada ibu dan bayi. Anemia pada ibu hamil dipengaruhi oleh pengetahuan, status gizi, kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe, dan kemampuan deteksi dini. Tujuan: untuk menganalisis faktor determinan anemia pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Mengwi II. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik penentuan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Jumlah sampel 150 yang memenuhi kriteria inkulsi dan eksklusi, pengumpulan data menggunakan kuesioner.  Analisis bivariat dengan uji Fisher’s Exact, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Sebagian besar responden memiliki status gizi normal sebesar 80,7%, tingkat pengetahuan baik 56,0%, kepatuhan konsumsi tablet Fe 51,3%, kemampuan deteksi dini yang baik 90,7%, dan tidak anemia 82,7%. Analisiis bivariat menunjukkan faktor status gizi, pengetahuan, kepatuhan konsumsi tablet Fe, dan kemampuan deteksi dini berhubungan secara signifikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p value 0,05. Faktor determinan kejadian anemia pada ibu hamil adalah status gizi dengan nilai Koefesien Regresi sebesar 0,555. Kesimpulan: Status gizi, pengetahuan, kepatuhan konsumsi tablet Fe, dan kemampuan deteksi dini mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil, dengan faktor determinan status gizi. Peningkatan edukasi, skrining rutin, dan pemenuhan asupan gizi perlu dioptimalkan untuk mencegah anemia.Kata Kunci: Anemia, ibu hamil,  pengetahuan, deteksi dini, konsumsi tablet Fe 
Taman Sensori Pintar Eksplorasi Multi Sensori untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Optimal Ni Putu Riza Kurnia Indriana Ni Putu; Putu Inge Ruth Suantika; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Komang Ayu Purnama Dewi Purnama Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v4i1.633

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di TK Kasih Sayang Denpasar dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya stimulasi sensorik dan mengembangkan kemampuan sensori anak usia dini melalui kegiatan “Taman Sensori Pintar”.Tujuan kegiatan ini yaitu untuk melaksanakan kegiatan stimulasi sensori pada anak usia dini dan memberikan edukasi kepada guru terkait stimulasi sensori pada anak. Metode kegiatan meliputi edukasi kepada guru dengan pre-test dan post-test serta praktik stimulasi pada anak di tiga pos aktivitas, yaitu peraba, penglihatan, dan pengecapan.Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru sebesar 80% dan sebagian besar anak mampu mengenali tekstur, warna, bentuk, dan rasa dengan baik, menandakan kegiatan multisensori efektif untuk mendukung perkembangan sensori dan kognitif anak. Kesimpulannya, edukasi dan penerapan stimulasi sensorik terbukti meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD. Disarankan agar guru mengintegrasikan kegiatan sensorik dalam rutinitas belajar dan sekolah terus mengembangkan pelatihan serupa secara berkelanjutan