Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementation of an Early Warning System Integrated with AIS-POLBENG Remote Base Station for the Safety of Traditional Ships in the Malacca Strait Enda, Depandi; Supria, Supria; Romadhoni, Romadhoni; Hardiyanto, Hardiyanto; Faizi, M. Nur; Afridon, M.
ABEC Indonesia Vol. 12 (2024): 12th Applied Business and Engineering Conference
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Referring to the Indonesian Minister of Transportation Regulation No. PM 7 of 2019 and IMO regulations onthe use of AIS devices, it is stated that AIS devices must be installed on passenger ships, cargo ships with a minimum sizeof 35GT, and fishing vessels of at least 60GT. However, smaller vessels under 60GT are also highly recommended to equipAIS devices to enhance maritime safety and security. This recommendation is based on several maritime accidentsinvolving traditional fishing vessels, which often lack safety equipment such as navigation tools and AIS devices.Therefore, the role of AIS devices is crucial for the safety of fishermen at sea, especially in preventing ship collisions,illegal fishing, and supporting SAR (Search and Rescue) operations. The high cost of AIS equipment presents a challengefor small-scale fishermen to afford these devices. This research aims to develop a more affordable alternative AIS devicebased on Lora technology, which offers similar functionality to standard AIS devices. The developed Lora Transpondercan also be integrated with the existing AIS-POLBENG system, thereby facilitating monitoring activities and providingearly warnings of potential hazards during sailing activities to traditional fishing vessels equipped with the device. Thesystem implementation results show that the Early Warning System operates as expected. The maximum coverage of AISTransponder data transmission is 49.87 Nautical Miles (92.36 Km). On the other hand, 3 units of lora transponder deviceshave successfully sent sensor and location data to the gateway every 30 seconds with the device set at class C andrecommended using binary format for more efficiency.
Sistem Distribusi Pengairan dan Monitoring Kelembapan Tanah pada Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Internet of Things Supria, Supria; Wahyat, Wahyat; Musri, Tengku
Techno.Com Vol. 24 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/tc.v24i2.12420

Abstract

Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem pertanian modern dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan air, terutama dalam budidaya tanaman cabai yang membutuhkan kelembapan tanah optimal. Sistem pengairan tetes yang dikombinasikan dengan monitoring kelembapan tanah berbasis IoT memungkinkan otomatisasi pengairan berdasarkan kondisi real-time dari tanah, sehingga mengurangi pemborosan air serta menjaga produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem distribusi pengairan tetes otomatis serta monitoring kelembapan tanah pada tanaman cabai dengan memanfaatkan sensor kelembapan tanah yang diintegrasikan dengan platform IoT untuk kontrol dan pemantauan jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengatur irigasi secara otomatis berdasarkan data kelembapan tanah, yang diukur dalam waktu nyata melalui sensor dan dikirimkan ke pengguna melalui aplikasi berbasis web. Implementasi sistem ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30% dibandingkan dengan metode irigasi konvensional, serta menjaga kelembapan tanah pada tingkat yang optimal untuk pertumbuhan tanaman cabai.
Penerapan Sistem Kontrol Video Tron Di Kampus Politeknik Negeri Bengkalis Berbasis Internet of Things (IoT) Ristra, Pretty; Wahyat, Wahyat; Supria, Supria
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/jj6szh16

Abstract

Politeknik Negeri Bengkalis adalah satu-satunya politeknik negeri yang berada di provinsi Riau. Dalam struktur organisasi Polbeng ada sub  bagian Hubungan Masyarakat Polbeng (Humas Polbeng) yang mengurus urusan informasi, interaksi hubungan ke pihak- pihak terkait. Humas Polbeng merupakan pusat informasi yang berkaitan dengan kegiatan- kegiatan akademis sampai dengan penerimaan mahasiswa baru  dan lain-lain. Pada penelitian sebelumnya telah dibuat suatu alat atau media iklan (video tron) yang dapat menampilkan informasi digital dengan cara mengungah video yang sudah disiapkan ke alat tersebut namun tidak bisa menampilkan video secara online. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diusulkan adalah untuk membantu operator menampilkan informasi secara real time, live streaming yang dapat dipantau atau dikendalikan hanya dengan menggunakan smartphone Android melalui jaringan internet. Sehingga operator dapat menggunakan media informasi digital tersebut secara maksimal dan efisien dan tentunya dapat mengikuti perkembangan teknologi yang sedang berkembang saat ini. Metoda yang akan dilaksanakan adalah membuat atau mengganti sebuah kontroller video tron, membangun software development atau megembangankan sebuah aplikasi perangkat lunak yang dijalankan secara sistematis, dapat menampilkan informasi secara real time, live streaming, YouTube dan lain-lain sehingga dapat dipantau atau dikendalikan hanya dengan menggunakan smartphone Android melalui jaringan internet.
Early Warning and Real-Time Ship Tracking using AIS Data and Smartphone GPS Supria, Supria; Wahyat, Wahyat; Ryci Rahmatil Fiska, Ryci Rahmatil Fiska
INOVTEK Polbeng - Seri Informatika Vol. 10 No. 3 (2025): November
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/t62fpe35

Abstract

The high risk of maritime accidents in congested waters such as the Malacca Strait requires an affordable safety system specifically for small fishing vessels. This research proposes and evaluates a mobile-based early warning framework that integrates shore-based AIS data with fishermen’s smartphone GPS. The system was tested under 3 operational scenarios using 4G cellular networks over a coastal area of Bengkalis, involving 60 collision simulation events and 180 API requests. Performance evaluation shows an average system latency of 2.3 seconds with a maximum latency of 4.8 seconds. The early warning mechanism successfully detected dangerous proximity (≤50 meters) with an accuracy of 93.3% and an error rate of 6.7%. Position logging via JSON POST achieved a success rate of 96.1% during continuous operation for 2 hours. Although this study demonstrates improved situational awareness and reliable last-known position recording, the system currently uses distance-based detection and does not yet implement CPA/TCPA prediction, which remains future work. The framework contributes as a low-cost monitoring and early warning solution with potential support for SAR operations through reliable historical position data.