Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

HUBUNGAN MASA KERJA DAN PENGGUNAAN APD TERHADAP BISINOSIS PADA PEKERJA TEKSTIL Perdana, Galaparanadadi Ayundi; Setiawan, M. Riza; Romadhoni, Romadhoni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i1.13093

Abstract

Abstrak: Hubungan Masa Kerja dan Penggunaan APD Terhadap Bisinosis Pada Pekerja Tekstil. Bisinosis termasuk permasalahan yang serius di negara berkembang karena prevalensinya yang cukup tinggi yakni 30-50%. Masa kerja ialah jangka waktu seorang pekerja yang bekerja pada suatu instansi yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan tenaga kerja jika lingkungan kerja dipenuhi dengan hazard penyebab penyakit akibat kerja jika intensitas terpaparnya cukup lama. Masker adalahjenis APD yang diperlukan oleh pekerja pabrik tekstil karena memiliki fungsi melindungi organ pernapasan dari paparan partikel nano. Jika masa kerja yang berisiko di imbangi dengan penggunaan masker yang sesuai dapat mengurangi timbulnya penyakit akibat kerja seperti bisinosis.  Tujuan penelitiannya ini ialah guna menganalisis hubungan dari masa kerja dan penggunaan APD terhadap bisinosis pada pekerja tekstil. Penelitiannya ini dilakukan memakai observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah 86 sampel. Pengambilan sampel penelitian ini dilaksanakan dengan wawancara. Uji statistika memakai uji CHI-SQUARE. Hasil uji chi square hubungan masa kerja dengan bisinosis memperlihatkan nilainya signifikan (p-value) sebesar 0,048(p<0,05), hasil signifikan juga didapatkan dari hubungan penggunaan APD dengan bisinosis yakni (p-value) sejumlah 0,001(p<0,05), yang maknanya dari variabel yang diuji dijumpai hubungan signifikan. Ada hubungan signifikan dari masa kerja dan penggunaan APD pada bisinosis pada pekerja tekstil, yang mana kian lama masa kerja maka akan kian besarkemungkinan terkena bisinosis begitu pula dengan penggunaan APD jika pekerja menggunakan APD maka akan semakin sedikit kemungkinan untuk terkena bisinosis. 
The Relationship Between Work Duration and Carpal Tunnel Syndrome in Cigarette Rolling Workers Firdaus, Fisabili; Prihatin, Murwani Yekti; Romadhoni, Romadhoni; Setiawan, Muhammad Riza
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v9i4.607

Abstract

Aims: This study aimed to identify the correlation between the length and the period of Work correlated with the incidence of carpal tunnel syndrome among cigarette rolling workers at the Breadfruit Factory. Methods: This is an analytic observational study with a cross-sectional method. It utilizes the sample selection method of purposive sampling. The information collection tool consists of questions covering personal information, length of service, and physical examination sheets. Statistical test implemented with Chi-square. Results: The number of cigarette rolling workers used as the sample for this study was 103 people. The statistical test results applying chi-square work duration obtained p-value = 0.005 (p ≤0.05), a p-value of 0.000 (p ≤0.05) was obtained for years of service, indicating a correlation between length of Work and working time with the possible occurrence of Carpal Tunnel Syndrome (CTS) in workers. Conclusion: There is a significant correlation between length of Work and duration of Work on the emergence of CTS symptoms. As a form of prevention, occupational health and safety nurses can provide adequate education to cigarette companies to pay attention to employee conditions and the possibility of health problems occurring for their employees.
ANALISIS KEPADATAN LARVA AEDES SPP DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE Romadhoni, Romadhoni; Faisya, Achmad Fickry; Windusari, Yuanita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 2: Agustus 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i2.399

Abstract

Latar belakang: Aedes merupakan genus nyamuk yang berasal dari daerah tropis dan subtropis, Aedes berperan menularkan demam berdarah dengue. Aedes Aegypti merupakan vektor utama penyebab DBD. Adanya kejadian DBD bisa disebabkan karena kepadatan larva Aedes spp yang terdapat di wilayah tersebut. Tujuan: Penelitian ini adalah mengetahui hubungan kepadatan larva Aedes spp dengan kejadian DBD di Kecamatan Sukarami Kota Palembang. Metode: Penelitian ini merupakan observasi analitik dengan pendekatan kasus kontrol. Penelitian ini dilakukan dengan jumlah sampel sebanyak 168 orang. Sampel diambil dengan metode Total Sampling untuk kelompok kasus dan multistage random sampling untuk kelompok kontrol. Data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan dianalisis statistik dengan uji chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil: Dari 168 subyek penelitian, kelompok kasus yang memiliki kepadatan larva tinggi 23 rumah (41,1%) dan kepadatan larva rendah 33 rumah (58,9%), sedangkan kelompok kontrol yang memiliki kepadatan larva Tinggi 64 rumah (57,1%) dan kepadatan larva rendah 48 rumah (42,9%). Uji chi square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna p=0,113(>p=0,05) antara kepadatan larva Aedes spp dengan kejadian DBD di  Kecamatan Sukarami Kota Palembang. Saran: Bagi masyarakat, perlu meminimalisir tempat penampungan Air didalam rumah karena nyamuk Aedes Aegypti lebih cenderung berkembang biak didalam rumah, Perlunya meningkatkan kegiatan sanitasi lingkungan khususnya ditujukan pada pemutusan rantai perkembangbiakan larva dan nyamuk Aedes Aegypti, misalnya dengan penggunaan abate, kegiatan 3M (menguras dan menutup tempat penampungan air serta mengubur kaleng bekas) serta pemeliharaan ikan tempalo.Kata Kunci: Kepadatan Larva Aedes SPP, Kejadian DBD
Pengaruh Kompensasi Dan Disiplin Terhadap Kinerja Karyawan Di Dinas Kebudayaan Bantul D.I.Yogyakarta Romadhoni, Romadhoni; Fahlefi, Wilis
JMMU: JURNAL MAHASISWA MANAJEMEN DAN UMUM Vol. 1 No. 1 (2024): JMMU: Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Umum
Publisher : LPPM AKADEMI MANAJEMEN ADMINISTRASI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/jmmu.v1i1.184

Abstract

The purpose of this research is to determine the effect of compensation and discipline on employee performance at the Bantul Culture Service, Yogyakarta Special Region. The population in this study was all employees at the Culture Service, Bantul, D.I Yogyakarta as many as 40 people, while the sample used a saturated sample where the population was used as a sample. Data collection was carried out by distributing questionnaires to respondents. Collection technique using SPSS.17. Data analysis uses multiple regression. Based on the research results, it is stated that compensation and discipline have a significant and influential effect on employee performance at the Bantul D.I. Culture Service. Yogyakarta.
Analisis Faktor Risiko Terhadap Keparahan Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Watukumpul Saputra, Arief Bagas; Setyoko, Setyoko; Romadhoni, Romadhoni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10380

Abstract

Latar Belakang : Coronavirus merupakan salah satu virus yang menyebabkan penyakit pernafasan mulai dari gejala ringan sampai berat. WHO melaporkan sampai 27 Januari 2022 ada 362.417.416 kasus konfirmasi COVID-19 dengan 5.626.669 kematian di seluruh dunia. Indonesia melaporkan sampai 27 Januari 2022 terdapat 4.301.193 kasus positif dengan total kematian 144.254 yang terus meningkat sampai dengan saat ini. Berdasarkan data yang sudah ada, faktor risiko dari keparahan SARS-CoV-2 meliputi usia, jenis kelamin, penyakit komorbid hipertensi, diabetes melitus, obesitas, penyakit kardiovaskuler, penyakit paru, HIV, kanker, Tb paru, stroke iskemik, PPOK, penyakit ginjal kronis, penyakit liver, penyakit autoimun, ibu hamil, dan perokok aktif. Metode : Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional melalui pendekatan cross sectional dengan consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder atau rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Pada penelitian ini didapatkan 96 responden. Hasil analisis didapatkan variabel yang berpengaruh yaitu diabetes melitus (p-value=0,026) dan variabel Hipertensi (p-value=0,001). Hasil analisis didapatkan variabel yang tidak berpengaruh yaitu usia (p-value= 0,721), jenis kelamin (p-value=0,212) dan obesitas (p- value=0,212). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara hipertensi terhadap keparahan COVID-19. Terdapat hubungan yang bermakna antara diabetes terhadap keparahan COVID-19. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara variabel usia, jenis kelamin, dan riwayat obesitas terhadap keparahan COVID-19.
Hubungan Social Support dengan Academic Burnout pada Mahasiswa Tingkat Akhir S1 Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang Nadira, Firda; Novitasari, Andra; Romadhoni, Romadhoni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13860

Abstract

Mahasiswa kedokteran tingkat akhir adalah kelompok akademisi dari universitas dengan tuntutan akademik yang tinggi, faktornya adalah kurangnya dukungan sosial. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023, jenis penelitian observasional analitik, desain cross sectional. Kuesioner dari MBI-SS dan MSPSS digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini terdiri dari mahasiswa tingkat akhir S1 Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang melalui total sampling. Hasil analisis univariat dengan 125 responden didapatkan mayoritas memiliki tingkat social support sedang 81 (64,8%) dan tingkat academic burnout sedang 110 (88,0%), hasil analisis rank spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara social support dengan academic burnout p-value (p=0,000) dan mempunyai kekuatan korelasi cukup kuat dengan model linier negatif (r= -0,346) yang berarti semakin tinggi social support maka akan semakin rendah academic burnout.
Hubungan Mekanisme Koping Terhadap Tingkat Cemas Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang dalam Penyusunan Skripsi Ayuningsih, Jihan Ayuningsih; Anggarini, Hesti; Romadhoni, Romadhoni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19125

Abstract

Anxiety is an affective disorder characterized by feelings of fear or deep and ongoing worry. In the context of writing a thesis, various pressures can cause students to feel anxious and experience psychological problems. The many negative impacts caused make anxiety an important thing that must be overcome, therefore self-adjustment to overcome problems is carried out by means of coping mechanisms where each individual has different coping mechanisms. This study aims to determine the relationship between coping mechanisms and the level of anxiety of students of the Faculty of Medicine, Muhammadiyah University of Semarang in writing a thesis. This study is an observational study with a Cross Sectional design. Respondents in this study were students of the Faculty of Medicine, Muhammadiyah University of Semarang who were in the process of writing a thesis. The research instrument was the Brief Cope Scoring questionnaire for coping mechanisms and the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS) for anxiety levels. The data analysis used was the Spearman Rank test. The results of this study showed that the number of respondents in this study was 39 people. The majority of respondents experienced mild anxiety 94.9%. Statistical test obtained a p-value of 0.000 (<0.05) and a correlation coefficient (r) of 0.548 which indicates the strength of the relationship between variables is moderate with a positive correlation direction. Based on this study, it is concluded that there is a relationship between coping mechanisms and the level of anxiety of students of the Faculty of Medicine, Muhammadiyah University of Semarang in compiling a thesis.
HUBUNGAN EMOTIONAL QUOTIENT TERHADAP TINGKAT STRES PADA MAHASISWA PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG ANGKATAN 2023 Firdaus, Muhammad; Rihadini, Rihadini; Romadhoni, Romadhoni; Suprihhartini, Suprihhartini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i5.13970

Abstract

Prevalensi stres pada mahasiswa fakultas kedokteran tahun pertama tergolong tinggi yakni stres berat (10%). Tingginya prevalensi stres memerlukan strategi pengendalian diri untuk meminimalisir dampak negatif yang dapat ditimbulkan. Salah satu komponen yang dapat dimaksimalkan adalah Emotional Quotient. Penelitian bertujuan untuk memahami keterkaitan Emotional Quotient terhadap tingkat stres Mahasiswa Preklinik FK Universitas Muhammadiyah Semarang Angkatan 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif cross-sectional. Responden dari penelitian ini adalah Mahasiswa Preklinik FK Universitas Muhammadiyah Semarang Angkatan 2023. Alat ukur yang digunakan yakni kuesioner Emotional Quotient serta kuesioner DASS-42. Pengambilan sampel dengan cara simple random sampling. Uji statistik yang digunakan berupa rank spearman. Hasil analisis univariat didapatkan karakteristik usia dengan rentang 17-20 tahun dengan rata-rata 18,26 tahun. Dominasi perempuan dengan jumlah 76 orang (69,7%). Mayoritas responden memiliki Emotional Quotient tinggi sejumlah 89 orang (81,7%) dengan mayoritas tingkat stres normal sebanyak 67 orang (61,5%). Hasil analisis bivariat memperlihatkan p-value = 0,000 (p≤0,05) dengan koefisien relasi (r) yaitu 0,515. Terdapat hubungan antara Emotional Quotient terhadap tingkat stres pada Mahasiswa Preklinik FK Universitas Muhammadiyah Semarang angkatan 2023.
Description of Stress and Cognitive Function in Patients Non-Hemorrhagic Stroke at Tugurejo Hospital in 2022 Hanin, Fathinah; Khamsiyati, Siti Istiqomah; Romadhoni, Romadhoni
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i11.1497

Abstract

Stroke is the main cause of death in Indonesia, the incidence has increased from 7% to 10%, of which 74% have ischemic strokes. Stress is common in stroke patients. According to research conducted, 58.8% of stroke survivors experienced severe stress, and 60% of stroke survivors experienced decreased or decreased cognitive function after stroke. The research objective was to describe stress and cognitive function in order to reduce stress levels and cognitive function in non-hemorrhagic patients at Tugurejo Hospital in 2022. This type of research is a quantitative descriptive analysis with a cross sectional design. The study population consisted of post-stroke patients who were diagnosed in 2022 by doctors at Tugurejo General Hospital and met the inclusion criteria, namely the Mini Mental State Exam Test Questionnaire (MMSE) and Depression Anxiety Stress Scales (DASS-21) as research instruments, then the data were analyzed using univariate analysis.  The total sample consisted of 40 respondents who were analyzed by univariate. The results of the study describing stress levels in non-hemorrhagic stroke patients at Tugurejo Hospital in 2022 showed that 35% had normal stress levels and 65% had abnormal stress levels. while the picture of cognitive function in non-hemorrhagic stroke patients showed normal results in 32% and impaired cognitive function in 67.5%. Description of stress and cognitive function in non-hemorrhagic stroke patients at Tuguurejo General Hospital in 2022. Based on risk factors, gender, age, education, occupation, pre-existing conditions and stroke onset, the results showed abnormal levels of stress and disruption of cognitive function.
PENERAPAN ALAT MOBILE HAND WASHER SEMI OTOMATIS DALAM UPAYA PENCEGAHAN COVID19 Romadhoni, Romadhoni; Pardi, Pardi; Afriantoni, Afriantoni; Ikhsan, Muhammad
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v5i2.2825

Abstract

Setiap orang atau individu dapat melindungi diri dari serangan virus corona, salah satunya dengan rajin membersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Ahli kesehatan menganjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 15-30 detik. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menganjurkan perbanyak busa saat mencuci tangan dengan sabun karena gesekannya dapat membantu mengangkat kotoran dan minyak dari kulit. Untuk memfasilitasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan mencuci tangan, maka perlu di desain dan bangun sebuah alat cuci tangan yang mobile atau bisa di pindah-pindah serta kapasitas tangki yang besar serta beberapa krain air agar masyarakat tidak antri dalam mencuci tangan. Alat cuci tangan ini  dinamakan mobile hand washer (MHW). Alat ini akan didistribusikan ke berbagai tempat pelayanan publik yang diantaranya seperiti rumah ibadah, pelabuhan penyebranagan, hingga tempat-tempat umumnya ada keramaian atau pelayanan publik. mobile hand washer (MHW) mengunakan sistem pedal air dan sabun, sehingga penguna tidak perlu menyetuh kran air dan menekan tombol sabun untuk menghidar kontak yang rentan terhdap virus dan penyakit.