Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan pengetahuan wawasan masyarakat tentang Diabetes Mellitus dan senam kaki Diabetik Antonij Sitanggang; Flora Sijabat; Endang Sihaloho; Mery Malau; Hartaty Daeli; Femin Marya Natha Silaban
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.145 KB) | DOI: 10.56922/phc.v2i3.218

Abstract

  Pendahuluan: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) yang terjadi akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. DM sudah merupakan salah satu ancaman bagi kesehatan umat manusia pada abad 21. Menurut data WHO, Indonesia menempati urutan keempat terbesar dalam jumlah penderita diabetes di dunia. Mengingat jumlah penderita DM yang terus meningkat dan besarnya biaya perawatan pasien diabetes yang terutama disebabkan oleh karena komplikasinya, maka perawatan pasien DM perlu mendapatkan perhatian. Tujuan: Dapat  menambah wawasan masyarakat tentang perawatan pada klien dengan diabetes mellitus dan senam kaki diabetik. Metode: Melakukan pre-test dan post-test, melaksanakan pendidikan kesehatan tentang penyakit diabetes melitus dan perawatan pada pasien penderita DM pada masyarakat di Lingkungan XI dengan metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi. Hal ini dilakukan dengan metode projector, poster, leaflet dan print out power point. Menjelaskan dan mendemonstrasikan tentang latihan senam kaki untuk penderita diabetes melitus. Hasil: Responden memahami tentang pentingnya perawatan pada klien dengan diabetes mellitus dan senam kaki diabetik. Simpulan: Responden mengetahui tentang pentingnya perawatan pada klien dengan diabetes mellitus dan senam kaki diabetik.
Peningkatan Wawasan Mahasiswa Mahasiswi Tentang Penanganan Dehidrasi Pada Diare Purba, Sri Dearmaita; Flora Sijabat; Frida Liharris Saragih
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan penyakit yang dapat menyerang semua golongan umur, terutama menyerang anak dan balita. Penanganan dan pertolongan diare yang tidak segera dapat mengancam jiwa yang dapat menyebabkan kematian dan kejadian luar biasa jika dehidrasi tidak diatasi dengan tepat. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan penyuluhan metode ceramah yang dikombinasikan dengan sesi tanya jawab. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa-mahasiswi non kesehatan di lingkungan Universitas Sari Mutiara Indonesia. Hasil pengabdian masyarakat ini dari karakteristik responden terlihat bahwa mayoritas jenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 36 orang dan minoritas laki-laki sebanyak 14 orang, untuk usia mayoritas usia 17-18 tahun sebanyak 28 orang, dan minoritas usia 20-21 tahun sebanyak 8 orang. Dari hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak yang positif kepada para mahasiswa/mahasiswi. Mereka semakin paham akan pencegehan dan penganan dehidrasi akibat diare dengan tepat. Selain itu, mahasiswa/i juga menyadari bahwa diare bisa menyebabkan kematian dan tidak lagi menganggap sepele terhadap diare.
Manajemen Keperawatan Pada Gangguan Bersihan Jalan Napas: Studi Kasus Flora Sijabat; Antonij Sitanggang; Elida Sinuraya; Yohana F H Buulolo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bronkitis merupakan peradangan yang terjadi pada bronkus. Penderita bronkitis menunjukkan adanya lendir yang berlebihan pada saluran pernafasan disertai batuk, oleh karena bersihan saluran pernafasan terganggu akibat produksi sekret yang berlebihan dan sekret yang menumpuk pada bronkus. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah intervensi dapat digunakan sebagai manajemen pada gangguan bersihan jalan nafas. Metode: Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Partisipannya adalah seorang wanita berusia 54 tahun penderita bronkitis. Partisipan merasa sulit bernapas, batuk, badan terasa lemas dan pernafasan takipnea. Intervensi – diberikan dalam waktu 3 hari, partisipan dinilai status pernafasannya yang terdiri dari frekuensi nafas, kemampuan batuk, produksi sputum dan pola pernafasan. Partisipan mendapatkan intervensi berupa posisi semi fowler, fisioterapi dada, latihan batuk efektif, dan pengaturan asupan cairan. Hasil: Dengan intervensi ini, frekuensi pernapasan partisipan menurun dari 26 kali per menit menjadi 20 kali per menit, mampu untuk batuk, tidak ada sekret pada saluran napas, dan tidak ada takipnea. Kesimpulan: posisi semi fowler, fisioterapi dada, latihan batuk efektif, dan pengaturan asupan cairan adalah efektif sebagai manajemen keperawatan pada gangguan bersihan jalan napas.
Manajemen Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif Pada Pasien Asma Bronkial : Case Study Flora Sijabat; Natha Sonya Sitorus; Elida Sinuraya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma Bronkial merupakan penyakit inflamasi kronik yang terjadi pada saluran pernapasan ditandai dengan gejala episodik berulang beupa mengi, sesak napas dan rasa berat di dadad dimana gejala ini lebih sering muncul pada malam hari atau menjelang pagi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah intervensi dapat digunakan sebagai manajemen pola napas tidak efektif pada pasien asma bronkial. Metode: Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Partisipannya adalah seorang wanita berusia 63 tahun penderita asma bronkial. Partisipan merasa sulit bernapas, pernapasan takipnea, rasa berat di dada dan badan terasa lemas . Intervensi – diberikan dalam waktu 3 hari, partisipan dinilai status pernafasannya yang terdiri dari frekuensi nafas dan pola pernafasan. Partisipan mendapatkan intervensi berupa posisi semi fowler, pemantauan respirasi dan tehnik pernapasan buteyko. Hasil: Dengan intervensi ini, frekuensi pernapasan partisipan menurun dari 30 kali per menit menjadi 21 kali per menit, tidak ada takipnea dan pola pernapasan normal. Kesimpulan: posisi semi fowler, pemantauan respirasi, dan tehnik pernapasan buteyko adalah efektif sebagai manajemen keperawatan pola napas tidak efektif pada pasien asma bronkial.
Manajemen Keperawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif Pada Pasien Diabetes Melitus: Case Study Flora Sijabat; Murni Enye Rosani Siregar; Elida Sinuraya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v3i10.1449

Abstract

Diabetes melitus merupakan kelainan metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah, karena tidak seimbangnya antara pasokan dan permintaan insulin oleh tubuh sehingga memudahkan glukosa masuk kedalam sel untuk digunakan dalam metabolisme dan pertumbuhan sel. Tujuan untuk memberikan asuhan keperawatan diabetes melitus dengan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efekti. Sample yang digunakan ada sebanyak 2 pasien dengan Diabetes Melitus dengan masalah keperawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam. Hasil studi kasus dengan masalah Diabetes Melitus : Perfusi Perifer Tidak Efektif dimulai dari tanggal 19-25 April 2024 dan pada hari ketiga dan hari keempat sudah didaptkan hasil yaitu rasa kesemutan sudah tidak dirasakan lagi. Kesimpulan Senam Kaki Diabetes dapat mengatasi rasa kesemutan pada ekstremitas pada penderita Diabetes Melitus : Perfusi Perifer Tidak Efektif. Saran agar menerapkan senam kaki diabetes pada pasien diabetes melitus dengan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif.
MERENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN GANGGUAN TIDUR : SINGLE CASE STUDY Sinuraya, Elida; Frida L Saragih; Yuli A Milala; Flora Sijabat
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i1.5977

Abstract

Hipertensi merupakan bagian dari penyakit degenerative, Gejala yang biasa timbul adalah nyeri kepala, kelelahan, mual, muntah, sesak nafas, dan gelisah sehingga menimbulkan gangguan tidur pasien hipertensi. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas dari perendaman kaki air dengan hangat pada pasien hipertensi dengan gangguan tidur, Metode penelitian dengan disain deskriptive berupa studi kasus. Partisipan berusia 55 tahun yang telah satu tahun menderita hipertensi. Dia mengeluh sulit untuk memulai tidur sejak 3 minggu sehingga kepalanya berasa nyeri. Tidur malam hanya empat jam dan sering terbangun sehingga merasa mengantuk di siang hari. Intervensi perendaman kaki dengan air hangat dilakukan selama tiga hari. Hasil: partisipan mengatakan sudah bisa tidur selama tujuh jam dan sudah tidak mudah terbangun pada malam hari. Kesimpulan: perendaman kaki dengan air hangat efektive digunakan pada pasien hipertensi dengan gangguan tidur.