Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

KARAKTERISTIK PSK DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DENGAN KONDOM DI OBYEK WISATA BANDUNGAN Istiqomah Risa Wahyuningsih
Gaster Vol 14 No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.273 KB)

Abstract

Latar Belakang : Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih tingginya angka HIV/AIDS di Indonesia. PSK merupakan salah satu kelompok resiko tinggi penular PMS. kota bandungan sudah menjadi kota metropolis yang penuh dengan dunia hiburan. Keadaan tempat tersebut menjadi sumber penularan PMS dikabupaten Semarang. Tujuan : untuk mengetahui distribusi frekuensi PSK dalam upaya pencegahan PMS dengan kondom. Metode : Penelitian Deskriprif Observasional. Populasinya adalah PSK yang berada di obyek wisata bandungan, pemilihan sampel dengan teknikProbability Sampling, jenis sampel simpel random sampling, diperoleh 33 responden. Hasil : 72.1% respoonden berumur 20-29 tahun, 72.7% berjenis kelamin perempuan, 51,5% berpendidikan SMA, 81.8% pernah mendapatkan informasi tentang kondom, 66.7% responden menjadi PSK semala 1-5 tahun, 81.1% berpengetahuan baik, 93.9% merasa rumit ketika mengunakan kondom ketika berhubungan intim. Simpulan : mayoritas responden berumur 20-29 tahun berjenis kelamin perempuan, berpendidikan SMA pernah mendapaatkan informasi dari media elektronik, lama menjadi PSK 1-5 tahun, memiliki tingkat pengetahuan baik, merasa rumit ketika menggunakan kondom, dan mayoritas menggunakan kondom saat berhubugan intim.Kata Kunci : Kondom, Penyakit Menular Seksual
DETERMINAN PERILAKU KADER DALAM PENERAPAN PROGRAM PENDAMPINGAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS PLUPUH I SRAGEN Istiqomah Risa Wahyuningsih; S. Suparmi
Gaster Vol 16 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.981 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v16i2.299

Abstract

Latar Belakang: Program pendampingan bagi ibu hamil  sudah merupakan salah satu program pemerintah dalam bidang kesehatan sebenarnya sangat penting. Tujuan utamanya adalah untuk menurunkan angka kematian bayi dan ibu. Kader melakukan kegiatan pendampingan ibu hamil dipengaruhi oleh beberapa hal. Tujuan: mengetahui determinan perilaku kader dalam penerapan program pendampingan ibu hamil di Puskesmas Plupuh I Sragen. Metode: penelitian ini penelitian deskriptif observasional dengan subjek penelitian sebanyak 38 kader dengan teknik accidental sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Juli 2018. Instrumen penelitian berupa kuesioner tentang pengetahuan, sarana prasarana, sikap dan perilaku kader terhadap program pendampingan ibu hamil. Hasil: 34.21% responden berumur 36-45 tahun, 68.42% responden sebagai ibu rumah tangga, 65.79% responden mempunyai pengetahuan baik, 39.47% responden menjawab sarana dan pra sarana baik, 81.58% responden mempunyai sikap yang baik, 65.79% responden mempunyai perilaku baik. Simpulan: mayoritas responden mempunyai pengetahuan, sarana dan pra sarana, sikap dan perilaku yang baik terhadap penerapan program pendampingan ibu hamil.  
Kecerdasan Emosional, Spiritual, Sosial dan Efikasi Diri Relawan Gaca di Lingkungan PWA Propinsi Jawa Tengah Istiqomah Risa Wahyuningsih; S Suparmi
Gaster Vol 18 No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.359 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v18i2.552

Abstract

Pendahuluan: GACA merupakan sebuah gerakan masif dalam upaya membentuk generasi penerus yang kokoh, unggul dan berkemajuan dalam hal mengantisipasi terjadinya kekerasan pada anak, termasuk kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan. Gerakan Aisyiyah ini selaras dengan program Pemerintah dalam mengatasi kasus kekerasan terhadap anak. Masyarakat yang bersedia melakukan pendampingan terhadap kasus kekerasan pada anak di bawah Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Propinsi Jawa Tengah biasa disebut dengan relawan GACA. Studi pendahuluan yang dilakukan data bahwa hampir 50% dari kasus anak  yang masuk di PWA Propinsi Jawa Tengah merupakan anak korban penelantaran. Uraian tersebut melatarbelakangi penulis untuk meneliti tentang fenomena relawan GACA dalam pendampingan anak bermasalah di lingkungan PWA Propinsi Jawa Tengah. Tujuan: mendeskripsikan kecerdasan emosional, spiritual, sosial dan efikasi diri yang dimiliki relawan GACA di lingkungan PWA Propinsi Jawa Tengah. Metode : jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan April-Nopember 2019 di PWA Jawa Tengah khususnya PDA Kabupaten Banjarnegara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan 10 orang.Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi dan dokumen.  Hasil: Wawancara dilakukan kepada 10 orang informan dengan karakteristik informan berdasarkan umur termuda 50 tahun  sedangkan umur tertua 74 tahun, rata-rata umur informan yaitu 65 tahun. Karakteristik informan berdasarkan jenis kelamin, yaitu 7 informan berjenis kelamin perempuan dan 3 informan berjenis kelamin laki-laki. Karakteristik informan berdasarkan lama berkecimpung di Aisyiyah Muhammadiyah rata-rata sebelum masuk sebagai relawan GACA informan tersebut sudah aktif dalam organisasi Aisyiyah dan Muhammadiyah kurang lebih sudah 30 tahun, sedangkan untuk pengalaman sebagai relawan GACA bervariasi lamanya berkisar 10 tahun, 5 tahun, 3 tahun dan 2 tahun. Simpulan: fenomena relawan GACA digambarkan dalam beberapa aspek antara lain kecerdasan emosional, spiritual, sosial dan efikasi diri.
PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG ANAK MELALUI GIZI DAN POLA ASUH ANAK Istiqomah Risa Wahyuningsih; Rina Sri Widayati
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v1i2.217

Abstract

In childhood, the process of growth and development happens very quickly. If food does not contain enough nutrients needed, and this situation lasts longer, it will cause changes in metabolism in the brain. This will result in the inability of the brain to function normally. In more severe and chronic conditions, nutritional deficiencies lead to aging body growth. The outcome target of community service is in the form of services aimed at improving the knowledge and participation of the community in monitoring the nutrition and growth of their children periodically. Method of implementation is done by counseling and question and answer. The results of this activity are held in Pulosari, Karangasem, Sroyo village on February 22, 2015, with the total number of 33 participants and the enthusiasm of the participants to follow the activities to completion. The conclusion of community service is the increase of knowledge and awareness as well as community participation related to nutrition and growth of their children.
DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM MELALUI PEMERIKSAAN IVA TES DI PUSKESMAS PLUPUH I SRAGEN Istiqomah Risa Wahyuningsih; S. Suparmi
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v2i1.256

Abstract

Cervical cancer is one of the cancer that need to watch out for because this cancer occupy the number one cause of death for women in Indonesia. Data from the Health Office Regency of Sragen  in 2017 have 15% positive cases and in 2016 there were 9% positive cases during IVA test. This indicates that the rate of addition of positive IVA test cases is significant. Data obtained from the Plupuh I Public Health Center noted that during 2017, there were 47 positive cases (17%) of the 267 examined. Outcomes in this activity is an increase in the participation of women of childbearing age in early detection of cervical cancer through IVA examination tests and increased knowledge of IVA tests. The IVA examination was carried out at the Plupuh I Public Health Center on February 1, 2018, with a total of 32 participants and all participants participating in IVA tests. From the results of the examination was obtained 5 WUS positive when the examination IVA test and given introduction to conduct further examination at the Public Health Center.
PELATIHAN AKUPRESUR UNTUK RELAKSASI TUBUH DAN MENGATASI DISMENOREA Istiqomah Risa Wahyuningsih; Sri Handayani
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v4i1.551

Abstract

Acupressure is a technique using touch / contact to balance the energy channels in the body or Qi. Acupressure contests useful for disease prevention, cure, rehabilitation (recovery), relaxation and increase endurance. Acupressure can also be used to treat pain during menstruation (dysmenorrhea). Target and outcome: an increase in knowledge and skills of women, the leaflets about the relaxation of the body and reduce dysmenorrhea, as well as community service articles published. Methods: divided into four sessions, namely working on the pretest, delivery of content and practice of acupressure, question and answer sessions working on the posttest. Submission of material is done by means of lectures and brainstorming as well as the demonstration of acupressure points used. Result: there is an increased knowledge of the pretest and posttest value of the average value before training (pre-test) 32.86 into 71.84 (post-test), in addition to the upgrading of skills seen from acupressure point positioning accuracy. Conclusion: The community service is to enhance the knowledge and skills of participants on acupressure to relax the body and overcome dysmenorrhoea.
PELAYANAN KESEHATAN DENGAN METODE PAZ AL KASAW Sri Kustiyati; Istiqomah Risa Wahyuningsih
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v5i1.696

Abstract

Background: Humans are unique creatures created by Allah in an absolutely prefect form. All organs in the human body are connected by very complex and complete nerves. When there is interference or weakness in one organ, the other organs will signal that weakness. The face and palms are two organs of the body from which weaknesses or disorders that occur in certain organs in the bodu can be identified. Objective: increase partisipans’ knowledge and skills in disease detection through paln analysis. Method: The method of activity is to conduct training, with participants being women in the village of Wonorejo, Polokarto, Sukoharjo. The implementation time is Sunday, July 14 2020. Result: The value of knowledge before the training is 70% less, enough 25% and 5% good. The value of knowledge after training is less 17.5%, 32.5% sufficient and 50% good. The mean score of pre-test knowledge was 4.1 and 7.08 in the post test. Conclusion: The training activity can increase participants’ knowledge and skills in disease detection through palm analysis.
PEMBERDAYAAN KADER: BAKSOS TERAPI ANAK UNTUK OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG Sri Kustiyati; Wahyuningsih, Istiqomah Risa
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v8i1.1414

Abstract

Abstract The terms growth and development actually include two events that are different in nature, but interrelated and difficult to separate, namely growth and development. The purpose of this activity is to train cadres about massage therapy in children and then continue by holding a child therapy social service. Outputs: scientific articles in be-ISSN community service journals. First stage: Training with the target is cadre mothers to be trained in child therapy with the Aikipressure method. Second stage: Conducting child therapy social services to provide opportunities for cadres who have been trained to apply the knowledge gained during training, with assistance. Baby massage social service activities have been carried out at the Asyifa Kartopuran Surakarta Clinic on Sunday, June 4, 2023 which was attended by 24 infant and toddler patients. This activity was fully supported by the Asyifa Clinic team. Baby massage social service activities can provide benefits to the community, especially in increasing bonding attachment in the family and helping to overcome health problems in infants. In addition, knowledge and skills about infant massage are also important for mothers and health cadres to have so that they can perform infant massage independently and effectively.
Pengaruh Perencanaan Kehamilan Terhadap Kejadian Komplikasi Kehamilan Di Puskesmas Bendosari Sukoharjo Triani, Yuyun; Winarni; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.867

Abstract

Kehamilan merupakan proses alami dan normal yang dialami oleh seorang wanita, di mana selama masa tersebut terjadi perubahan fisiologis yang mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial. Kehamilan yang ideal adalah kehamilan yang direncanakan diinginkan dan dijaga perkembangannya secara baik. Harapan setiap ibu dengan kehamilannya yaitu kehamilan berlangsung dengan baik, ibu dan bayi sehat, serta bayi yang dilahirkan akan menjadi generasi penerus yang berkualitas. Pentingnya merencanakan kehamilan agar ibu dapat menjalani kehamilan dan persalinan yang aman, sehingga ibu sehat, dan melahirkan bayi yang sehat dan dapat tumbuh berkembang menjadi anak yang berkualitas, untuk mendeteksi risiko atau masalah kesehatan yang mungkin terjadi pada ibu dan janin sedini mungkin. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh perencanaan kehamilan terhadap komplikasi kehamilan. Hipotesis: terdapat pengaruh perencanaan kehamilan terhadap kejadian komplikasi kehamilan. Metode penelitian: menggunakan pendekatan kuantitatif desain studi cross-sectional bersifat deskriptif analitik. Sampel diambil menggunakan teknik total population sampling, seluruh ibu hamil dengan faktor risiko 57 orang. Hasil penelitian: uji statistik dengan menggunakan Chi Square didapatkan hasil p value: 0,106. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh perencanaan kehamilan terhadap kejadian komplikasi kehamilan, karena p value >0,05.
Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Mengalami Anemia Firdhausi Mariska Putri; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.57

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang serius dengan prevalensi mencapai 13,5% pada usia 11–14 tahun dan 29,5% pada usia 15–22 tahun (WHO, 2021). Kondisi ini berdampak pada penurunan imunitas, kebugaran, konsentrasi, serta prestasi akademik. Upaya pencegahan dapat dilakukan secara farmakologis melalui pemberian tablet tambah darah (TTD) maupun secara nonfarmakologis dengan konsumsi makanan kaya zat besi dan vitamin C, salah satunya buah naga. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian jus buah naga terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia. Metode penelitian menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest pada 20 responden yang dipilih secara random sampling di Posyandu Dusun Wonoleren, Desa Karangtengah, Kabupaten Wonogiri. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan analisis data menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p = 0,000 (<0,05) dan rata-rata peningkatan sebesar 4,1 gr/dl. Disimpulkan bahwa pemberian jus buah naga berpengaruh positif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri yang mengalami anemia