Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Dan Motivasi Terhadap Kinerja Pada Guru Madrasah Aliyah Dan Madrasah Tsanawiyah Darul Hikmah Tungkal Jaya Hendry Wijaya; Tri Andriani
Jurnal Manajemen Kompeten Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Kompeten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rahmaniyah Sekayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.893 KB) | DOI: 10.51877/mnjm.v5i1.241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah pengaruh Kompetensi Guru dan Motivasi Guru terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Dan Madrasah Tsanawiyah Darul Hikmah Tungkal Jaya. Sampel menggunakan Rumus Slovin. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan memberikan kuesioner kepada Guru Madrasah Aliyah Dan Madrasah Tsanawiyah Darul Hikmah Tungkal Jaya. Data dianalisis dengan menggunakan Metode Kuantitatif yaitu menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analsis regresi, analsis korelasi, analisis determinasi, uji F dan uji T dengan bantuan software SPSS 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh Kompetensi Guru dan Motivasi Guru terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Dan Madrasah Tsanawiyah Darul Hikmah Tungkal Jaya. Koefesien Kompetensi Guru dan Motivasi Guru bertanda positif menandakan hubungan yang searah, dengan kata lain Kompetensi Guru dan Motivasi Guru akan berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Guru. Hubungan antara Kompetensi Guru dan Motivasi Guru terhadap Kinerja Guru menunjukkan hubungan yang kuat (R = 0,675). Koefisien determinasi (R square) adalah sebesar 0,455 yang artinya adalah 45,5 persen variabel Kinerja Guru dipengaruh oleh Kompetensi Guru dan Motivasi Guru. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Motivasi Guru, Kinerja Guru.
Pendampingan Digitalisasi Bisnis Produk Bajumper (Batik Jumputan Perjuangan) Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Pembangunan Kemandirian Industri Kreatif Syarifah, Tengku; Pratama, Lucky Satria; Tri Andriani; Lubis, Alweni Khoiriyah; Siregar, Azizah; Br Barus, Melyana; Br Barus, Melyani
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.2877

Abstract

Digitalisasi bisnis merupakan salah satu solusi utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Program pendampingan ini bertujuan untuk memperkenalkan serta mengimplementasikan strategi digitalisasi dalam bisnis Batik Jumputan Perjuangan (BAJUMPER), produk khas dari Desa Perjuangan, Kabupaten Batu Bara. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang difokuskan pada pemasaran digital, penggunaan media sosial, e-commerce, serta strategi branding berbasis kearifan lokal. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan pemahaman terhadap digitalisasi bisnis, mampu mengelola akun bisnis di platform digital, serta mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial dan marketplace. Keberlanjutan program ini dilakukan melalui pembentukan komunitas digital bagi pelaku UMKM BAJUMPER untuk saling berbagi informasi dan pengalaman. Program ini diharapkan dapat menjadi model dalam memberdayakan UMKM berbasis industri kreatif di daerah lain.
MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DI LINGKUNGAN KERJA INDUSTRI/PRAKERIN Maria Evy Purwitasari; Lutviani, Metya; Muhammad Ferdinansyah; Tri Andriani; May Vitha Rahmadhani
JURNAL ABDIMAS PLJ Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS PLJ, Juli 2024
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/japlj.v4i1.1168

Abstract

To support the process of teaching and learning activities in the vocational field, one of the learning processes is carried out at the SMK level. Every student who graduates from vocational school, as well as students from SMK 1 Barunawati, is required to have skills and be ready to work because vocational school graduates are usually not recognized by the business/industry world. Therefore, a Dual System Education (PSG) program was held, namely by implementing Industrial Work Practices (PRAKERIN) so that every vocational school graduate student has experience in the business world before entering the business world for real after graduating from school. In accordance with the results of observations and research from the Directorate of Vocational Secondary Education, the pattern of implementation at Vocational Schools has not clearly been able to produce graduates as expected. This can be seen from the learning conditions which are not yet conducive to producing professional workers, because a person's professional skills are not solely measured by mastery of knowledge elements and work techniques, but must be complemented by mastery of good work skills. There are two parties, namely educational institutions and employment opportunities (industry/companies or certain agencies) which jointly organize a vocational skills program. Thus both parties should be involved and responsible.