Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Social Influence, Religiosity, and Salesperson Service on Saving Intention in Islamic Banks: The Mediating Role of Perceived Ease of Use of Technology Aris Tri Haryanto; Fitri Wulandari
Shirkah: Journal of Economics and Business Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/shirkah.v7i2.506

Abstract

Research on the Theory of Planned Behavior (TPB) in the context of Islamic banks management has been conducted for years. However, studies investigating the mediating role of perceived ease of use of technology on saving intention in Islamic banks by considering social influence, religiosity, and salesperson service still require more paucity of evidence. This study adopted the TPB and Perceived Behavior Control (PBC). Purposive sampling was used to select 250 respondents who were customers of Islamic banks in Surakarta municipality, Indonesia. The data were analyzed by using the Structural Equation Model (SEM) with SPSS AMOS 22.  The results indicate that social influence, religiosity, and salesperson service have a positive and significant impact on saving intentions in Islamic banks. With partial mediating results, perceived ease of use of technology mediates the effect of social influences on saving intention in Islamic banks.  Meanwhile, the role of perceived ease of use of technology in mediating social influence on saving intentions is ineffective. Salesperson service has the biggest effect on saving intentions since they are directly interacting with customers. The results contribute to providing fruitful insights to sharia banks that sales person service and religiosity are two crucial factors determining the consumers’ satisfaction.
Pengaruh Motivasi Siswa Menjadi Hafidz dan Pendampingan Orang Tua terhadap Hasil Tahfizul Qur’an Siswa di SD Muhammadiyah Program Khusus Pracimantoro Wonogiri Tahun 2022 Rina Istirahayu; Fitri Wulandari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh motivasi siswa menjadi hafidz terhadap hasil tahfidzul qur’an siswa, (2) pengaruh pendampingan orang tua terhadap hasil tahfidzul qur’an siswa, (3) pengaruh motivasi siswa menjadi hafidz dan pendampingan orang tua siswa terhadap hasil tahfidzul qur’an siswa di SD Muhammadiyah Program Khusus Pracimantoro. Penelitian dilakukan pada tahun ajaran 2022/2023. Populasi adalah siswa kelas I sampai VI SD Program Khusus Pracimantoro Wonogiri. Sampel ditarik secara ramdom daro populasi menggunakan Teknik sampling acak berstrata. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Data dianalisis menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan : (1) ada pengaruh positif dan signifikan antara Motivasi Siswa Menjadi Hafidz terhadap Hasil Tahfidzul Qur’an Siswa. Artinya, Semakin tinggi motifasi miswa menjadi hafidz , maka semakin meningkatkan hasil tahfidzul qur’an siswa, (2) ada pengaruh positif dan signifikan antara pendampingan orang tua terhadap hasil tahfidzul qur’an siswa. Artinya, Semakin intensif pendampingan orang tua , maka semakin meningkatkan hasil tahfidzul Qur’an Siswa.
SPIRITUALITY IN WORKPLACE, INDIVIDUAL SPIRITUALITY AND WORK BEHAVIOUR: THE STUDY OF HIGHER EDUCATION IN INDONESIA Fitri Wulandari
Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 2 (2013): September 2013
Publisher : Department of Management - Faculty of Business and Economics. Universitas Surabaya.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.842 KB) | DOI: 10.24123/jmb.v12i2.19

Abstract

Spirituality in the workplace include feeling connected to the community, the meaningfulness of the work, the ability to express their feelings and ability to work independently, have the power of doing work believed to be correct. This study seeks to analyze spirituality in the workplace and individual spirituality on the behavior of employees working at universities in Indonesia.The samples of the study are employees who work at universities in Surakarta with a sample of 132 employees. Data is analyzed using multiple regressions. The result of regression analysis showed that the concept of spirituality in the workplace include feelings of community teams, inner life and meaningful work affect on work behavior (job satisfaction, organizational commitment and job involvement). The results of this study indicate that there is no significant effect between the communities at work on job satisfaction. While the inner variable life, Meaningful in work and Individual Spirituality significantly influences job satisfaction. There was no significant effect between community at work and meaning at work on job involvement. While the inner variable life and Individual Spirituality significantly influences job involvement. There was no significant effect between the meanings at work to organization commitment. While the inner life variable, community at work and individual spirituality significantly influence organization commitment. Employees feel that life is full of hope in the future, and spiritual values also includes in making life choices. Employees at the college considers that his work has a deeper meaning than other jobs because they relate to the services to education and a strong desire to express spiritual practices in working life.Spiritualitas di tempat kerja termasuk merasa diterima oleh komunitas, kebermaknaan pekerjaan, kemampuan untuk mengekspresikan perasaan dan kemampuan untuk bekerja secara mandiri, serta memiliki kekuatan untuk melakukan pekerjaan yang diyakini benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis spiritualitas di tempat kerja dan spiritualitas individu pada perilaku karyawan yang bekerja di berbagai universitas di Indonesia . Sampel penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di universitas di Surakarta dengan sampel sebanyak 132 karyawan. Data dianalisis dengan menggunakan regresi berganda. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa konsep spiritualitas di tempat kerja meliputi perasaan diterima oleh komunitas, kehidupan batin dan pekerjaan yang berarti mempengaruhi perilaku kerja (kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan keterlibatan kerja). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara komunitas di tempat kerja terhadap kepuasan kerja. Sementara variabel kehidupan batin, merasa berarti dalam pekerjaan dan spiritualitas individu berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja. Tidak ada pengaruh yang signifikan antara komunitas di tempat kerja dan makna bekerja pada keterlibatan kerja. Sementara variabel kehidupan batin dan Individu spiritualitas berpengaruh secara signifikan terhadap keterlibatan kerja. Tidak ada pengaruh yang signifikan antara makna bekerja untuk komitmen organisasi. Sedangkan variabel kehidupan batin, komunitas di tempat kerja dan spiritualitas individu berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi. Para karyawan merasa bahwa hidup penuh harapan di masa depan, dan nilai-nilai spiritual termasuk di dalamnya adalah membuat pilihan hidup. Karyawan di perguruan tinggi menganggap bahwa karya memiliki arti yang lebih mendalam daripada pekerjaan lain karena pekerjaan yang berhubungan dengan layanan pendidikan dan keinginan yang kuat untuk mengekspresikan praktik spiritual dalam kehidupan kerja.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA DALAM PENYELESAIAN SOAL HOTS MATERI ARITMATIKA SOSIAL Fitri Wulandari; Budi Murtiyasa
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2608

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan narasi deskriptif terkait kemampuan atau kapabilitias tingkat literasi matematika siswa dan langkah pengerjaan tipe soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) sebagai alat ukur kemampuan literasi matematika. Pendekatan kualitatif dipilih sebagai pendekatan penelitian dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Surakarta kelas VIII sebanyak 3 siswa berdasarkan kapabilitas literasi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Data primer penelitian yang diolah merupakan hasil jawaban ulangan materi aritmatika sosial dan interview dengan siswa. Data dikumpulkan kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman dan disajikan ke dalam bentuk tabel. Verifikasi data didapatkan dari triangulasi sumber melalui perbandingan antara jawaban tes, hasil wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dari ketiga subjek penelitian, siswa dengan kapabilitas literasi matematis kategori tinggi dan sedang mampu mengidentifikasi nilai-nilai matematika dalam persoalan nyata, mampu menerapkan strategi model matematis dalam mencari solusi, dan melakukan interpretasi hasil serta evaluasi kelaziman solusi matematis dalam konteks riil. Adapun untuk siswa berkemampuan literasi matematika rendah, maka guru bertanggung jawab untuk memfasilitasi dan meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran sehingga meminimalisasi terjadinya miskonsepsi pada materi aritmatika sosial, khususnya soal tipe HOTS.
Internalisasi Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Tahfidzul Wa Ta’limul Qur’an Masjid Agung Surakarta Menangkal Radikalisme Sigit Raharja; Andi Arif Rifa’i; Fitri Wulandari
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 20 No 1 (2023): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v20i1.748

Abstract

Penelitian ini bertujaun untuk menganalisis implementasi nilai- nilai moderasi beragama pada santri sebagai upaya menangkal faham radikalisme di Pondok Pesantren Tahfidzul wa Ta’limul Qur’an Masjid Agung Surakarta. Melalui analisis hasil wawancara dan observasi, peneliti dapat mengungkapkan bahwa: pertama nilai-nilai moderasi beragama yang diimplementasikan dalam kegiatan di dalam pembelajaran maupun di luar pembelajaran santri adalah pembentukan sikap: tawassuth (tengah-tengah), i’tidal (tidak mudah goyah), tasamuh (toleransi), musyawarah, ishlah (reformasi), muwathanah (cinta tanah air), al’la urf (anti kekerasan), dan i’tiraf bil urf (ramah budaya). Kedua, strategi yang dilakukan Pondok Pesantren tersebut adalah strategi konvensional (pengajaran secara langsung yang berisikan nasihat-nasihat dari kyai/ustadz), strategi reflektif (penumbuhan kesadaran melalui evaluasi diri dan diskusi), dan strategi trans-internalisasi (komunikasi dua arah atau berdiskusi melalui pengajajaran dan contoh yang baik). Ketiga, Pondok pesantren membiasakan para santri untuk berperilaku toleran terhadap kegiatan di masyarakat, dalam hal ini senantiasa aktif serta dalam kegiatan Masjid Agung Karaton Kasunanan Surakarta Hadinigrat seperti Grebeg Maulid.
RELEVANSI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM QS. Al-HUJURAH PERSPEKTIF KITAB TAFSIR TARBAWÎ LI AL-QUR'ÃN AL-KARÎM KARYA ANWAR ALBÃZ Muhammad Habib Zainul Huda; Fitri Wulandari
El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin dan Filsafat Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/el-waroqoh.v7i1.1140

Abstract

Krisis moral yang menimpa generasi saat ini, seperti Intoleran, Plagiarisme, Bullying, Pornografi, Kekrasan Siswa Kepada Guru, Pergaulan Bebas (Pacaran), Tawuran Antar Pelajar, Penggunaan Obat Terlarang (Narkoba & Sejenisnya), Merokok Usia Dini, Durhaka Kepada Kedua Orang Tuanya, Kecanduan Game Online, Berbicara Kasar/Kotor, dan berbagai kasus negatif lainnya tanpa disadari semakin hari semakin meningkat. Maka dari itu, tujuan penelitian ini yaitu hendak mencari solusi yang tepat untuk mengatasi berbagai krisis moral generasi saat ini prespektif Anwar al Baaz. Penelitian ini tergolong penelitian Library Research (Kepustakaan), yang sifatnya Deskriptif Analisis, dengan cara pengumpulan data “Dokumentasi”. Selain itu, penulis juga menggunakan Teknik Tematik dan Tahlili dalam proses studi pustakanya, dibantu dengan Teori Doable Movement Fazlur Rahman. Hasil Dari penelitian ini yaitu : (1) Setidaknya ada 5 Pendidikan Karakter dalam Qs. Al Hujurah menurut Anwar al Bazz diantaranya : Takwa, Sabar, Ihsan, Adil, dan Tawasut. (2) Anak didik pada saat ini hendaknya harus senantiasa patuh kepada gurunya, harus menjaga tutur katanya, tidak mudah terprovokasi, tidak memandang rendah seseorang, dan tidak merekam atau memfoto dan memvidio keburukan orang lain. (3). Pendidikan karakter akan tertanam dalam diri anak didik apabila ada kerjasama antara guru, orang tua, saudara, keluarga, masyarakat, bahkan pemerintah.
Mediation of organizational commitment the effect of personality traits and teamwork competencies on organizational citizenship behavior Fitri Wulandari; Fariqoh Zumrotul Mila
Enrichment : Journal of Management Vol. 13 No. 2 (2023): June: Management Science And Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/enrichment.v13i2.1434

Abstract

This study purposes to analyze the role of personality traits and teamwork competencies on organizational citizenship behavior (OCB) by mediating organizational commitment to employees of PT. Investama Komando Security. Analyzing what factors influence extra role behavior is very urgent for organizations because it has an impact on organizational performance in the long term. Using qantitative research methods, data was collected using a questionnaire. The analytical tool used in this study was multiple regression with IBM SPSS Version 23 software. This study applied a purposive sampling technique, 124 employees of PT. Investama Komando Security. The results of this study indicate that personality traits have no significant effect on OCB, but have a significant effect on organizational commitment. Teamwork competencies have a significant effect on OCB and also have a significant effect on organizational commitment. Organizational commitment influences OCB. The result of mediating organizational commitment on the influence of personality traits on OCB is full mediation. Mediation of organizational commitment on the effect of teamwork competencies on OCB is partial mediation. The effect of teamwork competencies on organizational commitment indicates the biggest influence. The findings of this study provide a conceptual framework regarding the factors that influence organizational citizenship behavior. The best strategy in increasing Organizational citizenship behavior is to increase the role of teamwork competencies and organizational commitment.
URGENSI GROWTH MINDSET UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI MASA PANDEMI COVID 19 Evi Srihastuti; Fitri Wulandari
Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu Vol 12 No 2 (2021): Widya Genitri: Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/widyagenitri.v12i2.431

Abstract

Selama pandemi covid-19 proses pembelajaran diseluruh lembaga pendidikan dilakukan secara daring. Oleh sebagian siswa perubahan sistem ini membutuhkan kemampuan adaptasi dan kegigihan yang tinggi, selama proses pembelajaran tersebut siswa menjadi tidak semangat, merasa malas, bosan serta motivasi belajar siswa mengalami penurunan sehingga berdampak pada prestasi siswa yang ikut menurun. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui urgensi growth mindset untuk meningkatkan prestasi belajar siswa di masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan adalah studi literatur (telaah hasil riset). Growth mindset atau pola pikir berkembang merupakan sebuah pola pikir yang meyakini bahwa kercerdasan, bakat dan kualitas-kualitas dalam diri individu dapat berkembang melalui usaha dan kerja keras meskipun harus menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan untuk meraihnya. Sehingga growth mindset memiliki peranan sangat penting untuk membangun pribadi siswa yang tangguh selama proses pembelajaran di masa pandemi covid-19. Oleh karena itu, dengan growth mindset siswa akan memiliki motivasi, semangat belajar dan tidak akan mudah menyerah dalam menghadapi tantangan-tantangan maupun kesulitan-kesulitan selama proses pembelajaran tersebut. Dari kajian ini dihasilkan bahwa growth mindset dapat meningkatkan prestasi belajar siswa terutama di masa pandemi covid-19.
ORGANIZATIONAL AND INDIVIDUAL CAREER MANAGEMENT ON EMPLOYEE PERFORMANCE THROUGH AFFECTIVE COMMITMENT (A CASE STUDY AT INDONESIAN POST OFFICE OF BOYOLALI BRANCH) Muhammad Nujulul Huda; Fitri Wulandari
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 7, No 2 (2023): IJEBAR, VOL. 07 ISSUE 02, JUNE 2023
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v7i2.9218

Abstract

This study aims to investigate the effect of organizational and individual career management on employee performance through affective commitment (a case study at Indonesian Post Office of Boyolali Branch). The research subject was employee performance. Including the type of quantitative research. The research sample was 62 employees of Indonesian Post Office of Boyolali Branch using a convenience sampling technique. Data were analyzed using the SmartPLS analysis technique. The results indicate that organizational career management has a significant positive effect on affective commitment, with a t-statistic value of 2.041. Then individual career management with a value of 0.886 has no significant effect on affective commitment. Organizational career management has no significant effect on employee performance with a value of 0.425. Individual career management also has an insignificant effect on employee performance with a value of 0.685. Affective commitment involvement has a significant effect on employee performance with a value of 2.168. The role of mediating affective commitment to the influence of organizational career management on employee performance is not mediating. Likewise in individual career management of employee performance through the value of affective commitment is not mediating
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA DALAM PENYELESAIAN SOAL HOTS MATERI ARITMATIKA SOSIAL Fitri Wulandari; Budi Murtiyasa
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2608

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan narasi deskriptif terkait kemampuan atau kapabilitias tingkat literasi matematika siswa dan langkah pengerjaan tipe soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) sebagai alat ukur kemampuan literasi matematika. Pendekatan kualitatif dipilih sebagai pendekatan penelitian dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Surakarta kelas VIII sebanyak 3 siswa berdasarkan kapabilitas literasi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Data primer penelitian yang diolah merupakan hasil jawaban ulangan materi aritmatika sosial dan interview dengan siswa. Data dikumpulkan kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman dan disajikan ke dalam bentuk tabel. Verifikasi data didapatkan dari triangulasi sumber melalui perbandingan antara jawaban tes, hasil wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dari ketiga subjek penelitian, siswa dengan kapabilitas literasi matematis kategori tinggi dan sedang mampu mengidentifikasi nilai-nilai matematika dalam persoalan nyata, mampu menerapkan strategi model matematis dalam mencari solusi, dan melakukan interpretasi hasil serta evaluasi kelaziman solusi matematis dalam konteks riil. Adapun untuk siswa berkemampuan literasi matematika rendah, maka guru bertanggung jawab untuk memfasilitasi dan meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran sehingga meminimalisasi terjadinya miskonsepsi pada materi aritmatika sosial, khususnya soal tipe HOTS.