Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN SIRIH HIJAU TERHADAP KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI SMA MUHAMMADIYAH RAMBAH Wahyuny, Romy; Andini, Dwi Putri; Andriana, Andriana; Fitria, Rahmi
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 1 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3187

Abstract

Adolescents often experience vaginal discharge, to overcome it, they can use non-pharmacological treatment, one of which is green betel leaves. Green betel leaves have health benefits. Where one of the benefits is for vaginal discharge and to maintain vaginal cleanliness. Betel leaves contain a chemical compound called eugenl. This antifungal compound can kill the fungus candida albicans, known as one of the causes of vaginal discharge. This study aims to determine the effect of giving green betel leaf decoction on the incidence of vaginal discharge in adolescent girls at Muhammadiyah Rambah High School. The research method uses the Pre-Experimental method with a one-group pretest-posttest design approach. The instruments used in this study were questionnaires and observation sheets. The sampling technique in this study is a saturated sampling technique where all populations in this study are sampled, namely 20 respondents. The method of giving betel leaf therapy is given for 6 days, 2 times a day as much as 200 cc. The results of this study found that there was an effect of green betel leaves of 0.000 <0.05 so that it can be said that there is an effect of giving green betel leaf decoction on the incidence of vaginal discharge. It is hope d that young women who experience vaginal discharge can use boiled water with green betel leaves to reduce the occurrence of vaginal discharge.Bibliography : 32 (2016-2024)Keywords : Green Betel Leaf, Whitish, Juvenile, Candida Albicans Fungus
SOSIALISASI PENTINGNYA DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG RISIKO KEHAMILAN REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALIKUMAIN KECAMATAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU Wahyuny, Romy; Herawati, Rika; Nurkhasanah, Siti
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 4, No 3 (2025): Vol. 4 No. 3 Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v4i3.3316

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. Salah satu penyebab kematian ibu adalah kehamilan risiko tinggi diantaranya kehamilan remaja (< 20 tahun). Menurut World Health Organization (WHO) tingkat kehamilan dikalangan remaja perempuan sebanyak 11% dari semua kelahiran diseluruh dunia masih terjadi pada perempuan 15-19 tahun dan sebagain besar terjadi di negara berpendapatan rendah dan sedang. Angka kehamilan remaja di Indonesia tergolong tinggi dibandingkan Malaysia dan Thailand (WHO, 2014). Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat saya tertarik melakukan Sosialisasi Dalam Pentingnya Dukungan Keluarga Dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Risiko Kehamilan Remaja Di Puskesmas Kerja Talikumain Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan Umum dalam pengabdian ini Untuk Mengetahui Hubungan  Dukungan Keluarga Dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Risiko Kehamilan Remaja Di Wilayah Kerja Talikumain Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan Khusus Untuk mengidentifikasi dukungan keluarga pada remaja tentang risiko kehamilan remaja Di Wilayah Kerja Talikumain Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, kemudian juga Untuk mengidentifikasi peran tenaga kesehatan pada remaja tentang risiko kehamilan remaja di Wilayah Kerja Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang risiko kehamilan remaja di Wilayah Kerja Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga terhadap pengetahuan remaja tentang risiko kehamilan remaja di Wilayah Kerja Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang risiko kehamilan remaja Di Wilayah Kerja Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Manfaat Pengabdian bermanfaat untuk lebih memperdalam pengetahuan serta memperkaya pengalaman bagi peneliti tentang Pengetahuan  remaja tentang risiko kehamilan Remaja  serta elemen – elemen yang ada didalamnya. Bagi Institusi  Pendidikan Fakultas Ilmu Kesehatan, bermanfaat agar para remaja di Wilayah Kerja Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu Kabupaten Rokan Hulu dapat lebih mengetahui bagaimana risiko kehamilan Remaja  serta  lebih dapat memahami sehingga remaja dapat terhindar dari dampak yang diakibatkan oleh kehamilan di usia dini. Untuk instansi Kesehatan dapat memberikan gambaran kepada instansi kesehatan yang Berada diPuskesmas Wilayah Kerja Tapada khususnya agar lebih memperhatikan Pengetahuan remaja tentang dampak dan risiko kehamilan remaja.
Penerapan Pijat Tuina pada Anak Usia 9-12 Bulan di Posyandu Teratai Desa Talikumain Tambusai Nurkhasanah, Siti; Wahyuny, Romy; Janiarli, Masdi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ya5dtb98

Abstract

Pelayanan kebidanan komplementer merupakan bagian dari penerapan pengobatan komplementer dan alternatif dalam pelayanan kebidanan. Pelayanan kebidanan komplementer merupakan pilihan bagi bidan untuk mengurangi intervensi yang berlebihan dan merupakan pendamping dari terapi medis. Namun, sebagian besar terapi ini tidak dianggap bermakna dalam pengobatan konvensional. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan bukti klinis dan informasi yang diterbitkan sehubungan dengan efektivitas pelayanan kebidanan komplementer pada kehamilan, persalinan nifas dan bayi balita. Mayoritas kegiatan rutin di posyandu ada 5 (lima) kegiatan, yaitu Kesehatan lbu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), imunisasi, gizi, dan penanggulangan diare. Masih terdapat beberapa posyandu yang masih berstatus pratama. Di Tambusai, masih ada beberapa posyandu yang berstatus pratama, ini menjadi tantangan bagi kader posyandu untuk meningkatkan strata menjadi madya, purnama atau bahkan mandiri. Salah satu syarat peningkatan strata Posyandu yaitu adanya program tambahan dan dana sehat. Salah satu program tambahan dalam posyandu balita dengan kegiatan kelas pijat dan senam bayi, dan balita, terutama pada anak usia 9-12 bulan dengan pemberian pijat Tuina untuk mengatasi kesulitasn makan pada anak. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan balita dengan pemberian terapi komplementer di posyandu. Kegiatan dilaksanakan dengan metode Edukasi asuhan komplementer yaitu pijat Tuina pada anak usia 9-12 bulan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik dilanjutkan pendampingan untuk keberlanjutan program. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada Pelatihan Pada kader posyandu tentang pijat tuina untuk meningkatkan nafsu makan anak usia 9-12 bulan pada fase MPASI. Kata kunci: Pijat Tuina, Anak usia 9-12 bulan
EFEKTIVITAS SENAM HAMIL TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI DESA SIKEBAU JAYA ROKAN IV KOTO handayani, eka yuli; Marini, Susi; Wahyuny, Romy; Junita, Elvira; Yanti, Nina Surya Fitri
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 3 No 1 (2025): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v3i1.42

Abstract

Pregnancy brings so many changes to a woman's body, women experience various kinds of discomfort during pregnancy, one of the discomforts that often arises is back pain. Management of low back pain during pregnancy is very necessary to reduce this discomfort, including pharmacological therapy and non-pharmacological therapy by doing pregnancy exercises. This study aims to determine the effectiveness of pregnancy exercise to reduce back pain in third trimester pregnant women in Sikebau Jaya Village, Rokan IV Koto. This research method is quantitative analytic with the research design used is pre-experimental with one group pre-test and post-test design. Data collection used a Sphygmomanometer, while data analysis used the T-Dependent test. The sample in this study was 14 third trimester pregnant women. The results of the research from the analysis of data on the average difference in back pain before and after doing pregnancy exercise is 1.8 with a standard deviation of 0.36. The conclusion is that there is an effect of pregnancy exercise on reducing the intensity of back pain in third trimester pregnant women in Sikebau Jaya Village, Rokan IV Koto District, Rokan Hulu Regency with (p value = 0.00). Suggestions to the village are that it is hoped that the results of this research can be a source of information for the village of Sikebau Jaya that doing pregnancy exercise to reduce back pain in third trimester pregnant women and conduct class discussions with pregnant classes
HUBUNGAN IMT TERHADAP SIKLUS HAID WANITA USIA SUBUR DI KLINIK PANJI HUSADA KABUN Helzusrita, Helzusrita; WULANDARI, SRI; WAHYUNY, ROMY
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 1 No 1 (2023): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v1i1.9

Abstract

Menstruasi adalah perdarahan dengan periode tertentu yang termasuk bagian dari fungsional biologis wanita sepanjang siklus kehidupannya. Imt merupakan alat untuk mengukur status gizi seseorang yang diintrepestasikan dalam 3 kriteria yaitu kurus, normal dan gemuk. Berdasarkan Riskesdas 2018 Indonesia mengenai status gizi menurut IMT penduduk usia >18 tahun menunjukkan bahwa sebesar 8,7% mengalami gizi kurang, 13,5% mengalami gizi lebih, dan 15,4% mengalami obesitas. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hubungan IMT Terhadap siklus haid pada wanita usia subur di Klinik Panji Husada. Metode penelitian kuantatif analitik dengan desain Cross sectional. Jumlah sampel 49 orang. Tehknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Tehnik Pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu dengan pendekatan deskriptif kolerasional. Alat pengumpulan data yaitu menggunakan lembar cheklist. Uji analisa data dilakukan univariat dan bivariat ( uji chi-square). Hasil penelitian dari uji chi-square diperoleh nilai p=0,516 artinya tidak ada hubungan antara IMT terhadap siklus haid wanita usia subur di Klinik Panji Husada Kecamatan Kabun. Saran Bagi Prodi SI Kebidanan Penelitian ini dapat menjadi tambahan referensi mengenai hubungan antara IMT terhadap siklus haid wanita usia subur.
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA TERHADAP PENGGUNAAN JAMBAN SEHAT PADA MASYARAKAT DI SEI KAPORO DESA BATANG KUMU KECAMATAN TAMBUSAI misnani, misnani; Handayani, Eka Yuli; WAHYUNY, romy
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 1 No 1 (2023): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v1i1.13

Abstract

Clean and healthy living behavior is an effort to implement environmental sanitation that can help maintain public health. Unhealthy community behavior can be seen from the dirty environment, dirty bathing and toilet areas, and poor sanitation. This bad behavior can cause scabies, scabies, DHF, diarrhea and ISPA. Latrines are effective faecal disposal facilities to break the chain of disease transmission. The use of latrines is not only convenient but can protect and improve the health of families and communities. The increasing number of residents which is not proportional to the existing residential area, the problem regarding the disposal of human waste is increasing, from a public health perspective. The need for healthy latrines for the population must be addressed as soon as possible. The purpose of this study was to determine the frequency distribution of the relationship between education and household income on the use of healthy latrines in the community in Sei Kaporo, Batang Kumu Village, Tambusai District. Analytic quantitative research method with cross sectional design. with a total sample of 86 household heads. The sampling technique is saturated sampling. The data collection tool is using a questionnaire. Data analysis test was carried out by univariate and bivariate (Chi-square test). The results of the statistical test obtained a value of p = 0.010, meaning that there was a relationship between education and the use of healthy latrines and for household income, a p value of 0.000 was obtained, meaning that there was a relationship between household income and the use of healthy latrines in the community in Sei Kaporo, Batang Kumu Village, Tambusai District. Suggestions for Midwifery Etc. Study Programs This research can add references regarding the relationship between education and household income with the use of healthy latrines.
Relationships Weight Loss Mother With Hormonal Birth Control Usage Herawati, Rika; Wahyuny, Romy
International Journal on Advanced Science, Education, and Religion Vol 5 No 1 (2022): IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Furqan, Makassar - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33648/ijoaser.v5i1.172

Abstract

Family planning, according to WHO (world health organization) expert commite 1970 is action that helps couples to avoid unwanted pregnancies, getting birth highly desired, set the interval between pregnancies and determine the number of children in the family (Sulistyawati, 2018). Objective To determine the relationship research Mom Weight Loss with use of hormonal birth control in the village Pekan Tebih Puskesmas Rokan Hulu. The research method used is Analytical Survey and the type of cross-sectional study. The population in the study were all women taking hormonal birth control as many as 129 people and the sample is saturated sample as many as 129 people. Results of research on the relationship of maternal weight with the use of hormonal birth control only get 69 respondents who are willing to be investigated, while the rest are not willing to study for a variety of reasons given by the respondents. Based on the data obtained is processed using computerized women taking birth control pills that there were 18 respondents (23.1%) and taking injections were 51 people (73.9%). Conclusion There is a relationship Weight Mom With Hormonal birth Pemakian Pekan Tebih Village Puskesmas Kepenuhan Hulu. Expected advice for other researchers can continue research on the use of mother Weight Loss Hormonal birth control and be used as a reference / reading especially things related about hormonal birth control. Keywords: Hormonal Birth Control, Birth Control, Weight Loss
The Effect of Lactation Massage on Increasing Breast Milk Production in Breastfeeding Mothers at BPM Nurhidayah Tambusai District, Rokan Hulu Herawati, Rika; Andriana, Andriana; Junita, Elvira; Sepduwiana, Heny; Yesti, Herma; Janiarli, Masdi; Andria, Andria; Ermiza, Ermiza; Dwi Rijsubo, Primawaty; Wahyuny, Romy; Aroh, Siti
International Journal on Advanced Science, Education, and Religion Vol 6 No 1 (2023): IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Furqan, Makassar - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33648/ijoaser.v6i1.648

Abstract

Lactation massage for post partum mothers can be used as a non-pharmacological therapy to stimulate oxytocin to accelerate lactation turnover. If lactation occurs quickly, the baby must receive breast milk as the first nutrition. Examination of exclusive breastfeeding can help reduce the infant mortality rate which is still high in Indonesia. The low coverage of exclusive breastfeeding for babies under six months is partly caused by the hampered breast milk production of postpartum mothers in the first days after giving birth so that most babies receive formula milk. Efforts to help achieve the role of postpartum mothers include lactation massage intervention and the influence of lactation massage. The aim of this research is to find out the effect of lactation massage on breast milk production in breastfeeding mothers. This research is experimental research (two group pretest and posttest design) carried out between May-July 2024 with a purposive sampling research design. The population in this study was 30 postpartum mothers, with a sample of 30 postpartum mothers in BPM Nurhidayah, Tambusai District, with an experimental group of 15 people and a control group of 15 breastfeeding mothers. The results of the independent mean difference test T test show that the p value = 000 < 0.05, meaning there is a difference in the average increase in breast milk volume in the control group which was not given lactation massage, namely the experimental group with a mean value of 115.80 and the control group with The mean value is 73.33, meaning 115.80 > 73.33, so it can be concluded that there is an increase in breast milk production before and after lactation massage. It is hoped that postpartum mothers can understand and increase their knowledge and be able to apply it.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG TABLET TAMBAH DARAH DI SMP SATU ATAP RANTAU BINUANG SAKTI TAHUN 2023 Elvira Junita; Susanti, Susanti; Fitria, Rahmi; Wahyuny, Romy
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.2843

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan generasi muda yang berusia 10-19 tahun yang rentan mengalami anemia. Anemia merupakan salah satu permsalahan yang masih terjadi di dunia sampai saat ini. World Health Organization (WHO) mencatat lebih dari 30% penduduk dunia mengalami anemia dengan prevalensi sekitar 30-48% di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Sedangkan gambaran global kasus anemia sebesar 29% dari seluruh wanita usia subur. Metode: Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian Pre-Experimental dengan rancangan penelitian One-Group Pretest-Postest Design. Desain ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang tablet tambah darah di SMP Satu Atap Rantau Binuang dengan Analisis menggunakan Uji statistik yang digunakan yaitu :1) Dengan menggunakan Kolmogorov Smirnov karena data berskala rasio. 2) Jika data berdistribusi normal p>0,05 maka menggunakan uji t dependent dan jika data tidak normal menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: rerata skor pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang tablet tambah darah yaitu 5,25 dengan standar deviasi 1,016, sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang tablet tambah darah 8,66 dengan standar deviasi ,653 dari 21 responden yang diteliti. Artinya terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan tentang tablet tambah darah sebesar 3,41 didapat dengan nilai p value = 0,000 ≤ 0,05 dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95%, yang berarti ada pengaruh pemberian PenKes Tentang Tablet Tambah Darah terhadap Pengetahuan remaja putri SMP Satu Atap Rantau Binuang tahun 2023. Kesimpulan: Hasil penelitian uji Paired T- Test diperoleh nilai p value (0,00) < 0,05, dengan mengunakan tingkat kepercayaam 95%, artinya H0 Ditolak dan Ha diterima, dengan artian ada pengeruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Siswi Tentang Tablet Tambah Darah di SMP Satu Atap Rantau Binuang pada tahun 2023
Endorphin Massage Reduces Back Pain Intensity in Third-Trimester Pregnant Women at Rismana Pakpahan’s Practice Rijsubo, Primawaty Dwi; Pakpahan, Elfrida; Oktaviani, Emma; Aldriana, Nana; Wulandari, Sri; Wahyuny, Romy; Ginting, Johannes Bastira
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i2.5380

Abstract

The management of back pain in pregnant women using endorphin massage is an urgent need. This method not only helps reduce physical pain but also provides significant emotional and psychological benefits. Endorphin massage therapy can be an effective solution to improve the quality of life of pregnant women during pregnancy. This study aims to determine endorphin massage's effect on reducing back pain intensity in third-trimester pregnant women. This research is pre-experimental with a one-group pre-test and post-test approach, conducted at Puskesmas Rismana Pakpahan Ujungbatu in 2024. The population in this study consisted of 100 pregnant women, and the sample was taken using a purposive sampling technique with the criteria of third-trimester pregnant women experiencing back pain, willing to be respondents, and not having pregnancy complications. Based on these criteria, 30 pregnant women were obtained as samples. The statistical test was bivariate with a t-dependent test at 95% significance level. The results showed a significant difference in the average back pain intensity scale before (pre-test) and after (post-test) endorphin massage, with an average decrease of 4.667. The statistical test results showed a p-value of 0.0001, more diminutive than 0.05, indicating a significant relationship between the variables studied. This study concludes that there is a substantial change in the intensity of back pain in pregnant women after being given endorphin massage treatment. These results indicate that endorphin massage therapy is effective in reducing back pain and can be used as a safe and beneficial treatment method for pregnant women.