Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

تاريخ نشأة النحو والدراسة عن تطوره Nicolas Habibi; Milki Aan; Neldi Harianto; Khairil Malik
Kalamuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 4 No. 1 (2023): Journal of Arabic Education & Arabic Studies
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI DR. KHEZ. Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/klm.04.1.02

Abstract

أثبت هذا البحث بأن أبا الأسود الدؤلي هو أول من فكر وضع علم النحو في دفع خطر اللحن عن النص القرآني واللغة. وبعد أبي الأسواد جاء تلاميذه وأكملوا طريقه. ثم أتي تلاميذهم ونـهجوا نـهج معلمهم، حتى نضج النحو على يد الخليل بن أحـمد واضع أول كتاب نـحوي وصل إلينا. وبـهذا استطاع الخليل أن يقدم العربية نـموذجا بنيويا لوصف العربية صوتيا وصرفيا ونحويا ومعجميا. وقد انتشر هذا العلم حتي قرن العشرين. وشهد الكثير من المحاولات التيسير على كافة المستويات وأذكر بعض الأمثلة على سبيل التمثيل لا الحصر وذلك على النحو التالي: إحياء النحو: لابراهيم مصطفى؛ دراسات نقدية في النحو العربي: لعبد الرحمن أيوب؛ نحو التيسير: لأحمد عبد الستار الجواري؛ في النحو العربي نقد وتوجيه: لمهدي المخزومي. وطريقة هذا البحث هو طريقة الوصفي التحليلي ليصف نشاة علم النحو ولدعم هذه الطريقة استعمل الكاتب طريقة التحليل التزامني والتحليل الزماني.
Permainan Domino dalam Pengajaran Mufradat di Madrasah Tsanawiyah Milki Aan; Elia Rosa; Tsamratul Basiroh
Kalimatuna: Journal of Arabic Research Vol 1, No 1 (2022): Kalimatuna: Journal of Arabic Research
Publisher : Department of Arabic Education - Faculty of Educational Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kjar.v1i1.25297

Abstract

This study begins with a shortage of learning methods and media used by teachers in the classroom. The goal of this study is to uncover teaching and learning procedures, as well as students' abilities before and after utilizing domino games, in order to determine the efficacy of learning vocabulary through domino games. The researchers utilized a quantitative technique and an experimental research strategy. A total of 55 pupils were included in the study. The Random Sampling Method was used for sampling. The researcher employed observation, interviews, written tests, and documentation to collect data. The T-test formula was employed to analyze the research data. The researchers found that the use of domino games in vocabulary learning in Islamic boarding schools was appropriate and successful based on the findings of this study.
Educational Communication Models for Digital Da'wah: A Framework for Millennial Religious Learning Tubagus Wahyudi; Hambali; Rokimin; Milki Aan; Syarif Hidayatullah; Muhammad Mamduh Nuruddin
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.2220

Abstract

Penelitian ini mengkaji fragmentasi antara riset komunikasi dakwah digital dan riset penerimaan teknologi pendidikan, serta mengembangkan kerangka komunikasi pendidikan yang integratif untuk pembelajaran keagamaan generasi milenial. Dengan menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) berbasis PRISMA, sebanyak 42 artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2016 dan 2026 diidentifikasi melalui basis data Scopus, ERIC, dan Google Scholar, kemudian dianalisis menggunakan sintesis tematik. Lima konstruk berulang teridentifikasi, yaitu kredibilitas sumber, desain pesan, afordansi saluran, interaktivitas dialogis, dan capaian pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran keagamaan milenial tidak semata-mata didorong oleh paparan konten, melainkan dimediasi oleh kepercayaan parasosial dan interaksi dialogis yang mengubah penerimaan pesan menjadi literasi keagamaan, perubahan sikap, serta partisipasi komunitas digital yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan Model EDICOM (Educational Communication Model for Digital Da'wah) yang mengintegrasikan teori komunikasi klasik dengan teori penerimaan teknologi pendidikan dalam satu struktur yang dapat diuji. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah digital yang efektif memerlukan pembinaan interaktivitas dan otentisitas komunikator secara sengaja, bukan sekadar mengandalkan jangkauan atau viralitas, sehingga memberikan kontribusi teoretis yang menjembatani dua kajian yang sebelumnya terpisah, sekaligus menjadi alat diagnostik praktis bagi pendidik dan lembaga keagamaan dalam merancang strategi pembelajaran digital bagi generasi milenial.