Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembayaran Ganti Rugi Atas Kontrak Transportasi Antarkota Perhajian dan Kesesuaianya dengan Fatwa DSN-MUI No. 43/DSN MUI/VIII/2004 Tentang Ganti Rugi (TA‘WĪD̩) : Studi Kasus pada KUH di Jeddah, Arab Saudi Rahmi Khotijah; Syarif Hidayatullah; Endy Astiwara; Taufiq Ramadhan
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 2 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i2.6292

Abstract

The Intercity Pilgrimage Transportation Contract between KUH and the Rawahel company in 2019, there is a sanction article that states the amount of compensation in the form of a percentage (%) of the bus rental fee based on the number of pilgrims if certain violations occur. There is an inconsistency between the Contract and Fatwa DSN-MUI No.43/DSN-MUI/VIII/2004 concerning Compensation (Ta'wīd̩). This type of research is qualitative with a case study and empirical juridical in nature, which is research focused on analyzing the suitability of Fatwa on Compensation (Ta'wīd̩) with the payment of compensation for the Intercity Transportation Contract between KUH and Rawahel Company. The result of this study is that the determination of the amount of compensation in the Contract is not in accordance with the Fatwa so that the implementation of compensation payments by the Rawahel company against KUH has not fulfilled the principle of compensation as stipulated in the Fatwa, which is prohibited from calculating the loss that is expected to occur (potential loss).
Educational Communication Models for Digital Da'wah: A Framework for Millennial Religious Learning Tubagus Wahyudi; Hambali; Rokimin; Milki Aan; Syarif Hidayatullah; Muhammad Mamduh Nuruddin
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.2220

Abstract

Penelitian ini mengkaji fragmentasi antara riset komunikasi dakwah digital dan riset penerimaan teknologi pendidikan, serta mengembangkan kerangka komunikasi pendidikan yang integratif untuk pembelajaran keagamaan generasi milenial. Dengan menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) berbasis PRISMA, sebanyak 42 artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2016 dan 2026 diidentifikasi melalui basis data Scopus, ERIC, dan Google Scholar, kemudian dianalisis menggunakan sintesis tematik. Lima konstruk berulang teridentifikasi, yaitu kredibilitas sumber, desain pesan, afordansi saluran, interaktivitas dialogis, dan capaian pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran keagamaan milenial tidak semata-mata didorong oleh paparan konten, melainkan dimediasi oleh kepercayaan parasosial dan interaksi dialogis yang mengubah penerimaan pesan menjadi literasi keagamaan, perubahan sikap, serta partisipasi komunitas digital yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan Model EDICOM (Educational Communication Model for Digital Da'wah) yang mengintegrasikan teori komunikasi klasik dengan teori penerimaan teknologi pendidikan dalam satu struktur yang dapat diuji. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah digital yang efektif memerlukan pembinaan interaktivitas dan otentisitas komunikator secara sengaja, bukan sekadar mengandalkan jangkauan atau viralitas, sehingga memberikan kontribusi teoretis yang menjembatani dua kajian yang sebelumnya terpisah, sekaligus menjadi alat diagnostik praktis bagi pendidik dan lembaga keagamaan dalam merancang strategi pembelajaran digital bagi generasi milenial.