Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT DALAM DAKWAH DAN PENDIDIKAN ISLAM: PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN CITRA INSTITUSI KAHFI BBC MOTIVATOR SCHOOL Tubagus Wahyudi; Rokimin Rokimin; Hambali Hambali; Muhammad Mamduh Nuruddin; Milki Aan
Hijri Vol 14, No 2 (2025): HIJRI (Author Geographical Coverage: Turkey and Indonesia)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v14i2.27246

Abstract

This study aims to examine Public Relations (PR) management in Islamic preaching and education through the use of digital media to enhance the institutional image of KAHFI BBC Motivator School. With the development of digital technology, Islamic educational institutions, including KAHFI BBC, face the challenge of adapting to these changes to strengthen their institutional image. This research employs a quantitative approach using survey methods, and data analysis is conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The variables analyzed include digital communication strategies, frequency and consistency of digital content, stakeholder involvement, and the institutional image of Islamic educational institutions as the dependent variable. The findings show that the frequency and consistency of digital content and communication strategies in digital media significantly influence the institutional image. However, stakeholder involvement in managing digital media did not have a significant impact. The R-Square value of 0.4158 indicates that the effective use of digital media can improve the institutional image, although other factors also contribute. This study also demonstrates that integrating Islamic values with modern PR strategies through digital media can have a positive impact on enhancing institutional reputation. The findings offer practical recommendations for other Islamic educational institutions to optimize the use of digital media in building their positive image in the digital era.
Educational Communication Models for Digital Da'wah: A Framework for Millennial Religious Learning Tubagus Wahyudi; Hambali; Rokimin; Milki Aan; Syarif Hidayatullah; Muhammad Mamduh Nuruddin
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.2220

Abstract

Penelitian ini mengkaji fragmentasi antara riset komunikasi dakwah digital dan riset penerimaan teknologi pendidikan, serta mengembangkan kerangka komunikasi pendidikan yang integratif untuk pembelajaran keagamaan generasi milenial. Dengan menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) berbasis PRISMA, sebanyak 42 artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2016 dan 2026 diidentifikasi melalui basis data Scopus, ERIC, dan Google Scholar, kemudian dianalisis menggunakan sintesis tematik. Lima konstruk berulang teridentifikasi, yaitu kredibilitas sumber, desain pesan, afordansi saluran, interaktivitas dialogis, dan capaian pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran keagamaan milenial tidak semata-mata didorong oleh paparan konten, melainkan dimediasi oleh kepercayaan parasosial dan interaksi dialogis yang mengubah penerimaan pesan menjadi literasi keagamaan, perubahan sikap, serta partisipasi komunitas digital yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan Model EDICOM (Educational Communication Model for Digital Da'wah) yang mengintegrasikan teori komunikasi klasik dengan teori penerimaan teknologi pendidikan dalam satu struktur yang dapat diuji. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah digital yang efektif memerlukan pembinaan interaktivitas dan otentisitas komunikator secara sengaja, bukan sekadar mengandalkan jangkauan atau viralitas, sehingga memberikan kontribusi teoretis yang menjembatani dua kajian yang sebelumnya terpisah, sekaligus menjadi alat diagnostik praktis bagi pendidik dan lembaga keagamaan dalam merancang strategi pembelajaran digital bagi generasi milenial.