Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TEKNIS DAN SIMULASI LOAD FLOW PENERAPAN SHORE CONNECTION DI PELABUHAN TERMINAL BERLIAN-SURABAYA Tutus Mahardika Mujahid; Annas Singgih Setiyoko; Perwi Darmajanti
Jurnal JE-UNISLA : Electronic Control, Telecomunication, Computer Information and Power System Vol 7, No 2 (2022): JE-UNISLA
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/je-unisla.v7i2.855

Abstract

Emisi gas buang dari pelayaran internasional terus meningkat setiap tahunnya, teknologi shore connection merupakan terobosan baru dalam mengurangi emisi mesin bantu kapal. Diperlukan penelitian untuk mengetahui bagaimana instalasi shore connection yang sudah terpasang. Penelitian ini menggunakan metode analisis kapasitas pengaman dan penghantar dengan perhitungan manual dan pembuktian kelayakan dengan menggunakan simulasi aliran daya berbasis aplikasi Electrical Transient Analizer Program (ETAP). Dari analisis teknis, sistem shore connection yang terpasang saat ini membutuhkan perbaikan pada kapasitas hantar arus konduktor dari panel dermaga ke kapal dan konduktor dari panel junction ke ACB LVMDP agar memenuhi persyaratan PUIL 2011 mengacu pada perhitungan berdasarkan arus pembebanan penuh 347,83 A. Hasil simulasi aliran daya dengan mengacu standar IEC PAS 80005-3, terdapat kondisi under voltage yang tidak memenuhi standar pada hasil simulasi shore connection terpasang dengan nilai under voltage terendah 91,52% dari tegangan standar 440 volt atau sama dengan 403 volt dalam kondisi pembebanan penuh. Adapun hasil simulasi shore connection setelah dilakukan perancangan ulang seluruh tegangan berada dalam batas standar dengan under voltage terendah  95,21% % dari tegangan standar 440 volt atau sama dengan 419 volt dalam kondisi pembebanan penuh.
PERENCANAAN TRANSFORMATOR PADA ELEKTRIFIKASI CONTAINER CRANE UNTUK OPERASI BONGKAR MUAT Setiawan, Edy; Annas Singgih Setiyoko; Galih Anindita; Yudi Andika; Evi Nafiatus Sholikhah
Journal of Applied Smart Electrical Network and Systems Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 02 (2025): Vol 06, No. 02 Desember 2025
Publisher : Indonesian Society of Applied Science (ISAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/j5da7y85

Abstract

Sistem bongkar muat pelabuhan mencakup semua komponen atau peralatan penanganan muatan yang mendukung proses bongkar muat baik dari kapal ke pelabuhan maupun sebaliknya. Dalam penanganan pelabuhan, ini melibatkan pembongkaran dari kapal dengan memakai crane dan sling kapal ke daratan terdekat, umumnya dikenal sebagai dermaga. Crane adalah alat yang digunakan untuk mengangkat dan memindahkan material yang juga membutuhkan energi listrik. Untuk itu diperlukan sumber daya listrik untuk kegiatan operasional bongkar muat. Kebutuhan sumber daya listrik yang diperlukan, digunakan juga dalam menentukan kapasitas transformator distribusi yang terpasang. Untuk menentukan semua itu berdasar keberadaan beban yang digunakan sebagai acuan utama dalam beban listrik yang diharapkan. Beban diklasifikasikan sesuai dengan sifat, yaitu continue dan terputus-putus (intermittent). Beban terputus-putus (intermittent) tergantung faktor siklus kerja yang dapat ditambahkan pada beban kontinyu untuk mendapatkan beban rata-rata (average load). Beban listrik ditentukan berdasarkan konsep di atas, dengan margin ditambah 30% di atas beban rata-rata dengan memasukkan perubahan beban pada kerangka pemakai pada saat pengembangan dan implementasi perubahan diwaktu mendatang. Berdasarkan hasil studi lapangan pada operasional bongkar muat di Surabaya yang menjadi lokasi penelitian ini, menunjukkan transformator yang terpasang pada Container Crane (T4 2500 kVA/20/6,6 kV) dan transformator yang terpasang pada RTG Crane (T1 1250 kVA/20/0,4 kV) sudah sesuai dengan kapasitas transformator yang seharusnya.