Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Desain Implementasi Maximum Power Point Tracking Berbasis Perturb and Observe untuk Optimasi Daya Panel Surya Evi Nafiatus Sholikhah
Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jtmei.v4i1.4810

Abstract

The purpose of this study is to design the implementation of maximum power point tracking (MPPT) technique based on perturb and observe (P&O) algorithm. The solar panel system is designed from one solar panel connected to a dc-dc buck-boost converter and resistor. The P&O algorithm is implemented as a duty cycle control of the dc-dc buck-boost converter to regulate and track the maximum power point of the solar panel. The system was tested under three different irradiation conditions including 1000 W/m2, 700 W/m2, and 500 W/m2. The test results show that the P&O algorithm successfully tracks and maintains power in the maximum power point (MPP) area with an accuracy of 98% but there are still oscillations in the MPP area due to the ongoing algorithm process.
Implementasi Path Planning A* Untuk Menghindari Robot lawan Mengunakan Robot Operating System pada KRSBI-Beroda Yaqin, Muhammad Ainul Yaqin; Agus Khumaidi; Ryan Yudha Adhitya; Noorman Rinanto; Evi Nafiatus Sholikhah; Riko Satrya Fajar Jaelani Putra
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 12 No. 1 (2025): Vol 12 No 1 (Mei 2025): Jurnal Elkolind Vol 12 No 1 (Mei 2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v12i1.7268

Abstract

Robot berperan sebagai perangkat bantu dalam berbagai bidang, termasuk dalam ajang Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda (KRSBI-B). Khususnya, peran robot penyerang menjadi krusial karena harus mampu menentukan pergerakan optimal, terutama dalam menghindari lawan. Permasalahan utama yang muncul adalah dinamika posisi robot, bola, dan lawan yang terus berubah serta potensi keluar dari batas lapangan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, dibutuhkan sistem navigasi yang adaptif. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa algoritma perencanaan jalur seperti A* mampu memberikan solusi efektif. Namun, pada Tim KRSBI-B PPNS, penerapan algoritma path planning masih belum dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma A* sebagai strategi pergerakan robot penyerang dalam menghadapi lawan. A* menggunakan pendekatan heuristik, seperti jarak Euclidean, untuk menemukan jalur optimal. Diharapkan integrasi metode ini dengan Robot Operating Sytem (ROS) dapat meningkatkan efisiensi dan responsivitas pergerakan robot penyerang di lapangan kompetisi.
PERENCANAAN TRANSFORMATOR PADA ELEKTRIFIKASI CONTAINER CRANE UNTUK OPERASI BONGKAR MUAT Setiawan, Edy; Annas Singgih Setiyoko; Galih Anindita; Yudi Andika; Evi Nafiatus Sholikhah
Journal of Applied Smart Electrical Network and Systems Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 02 (2025): Vol 06, No. 02 Desember 2025
Publisher : Indonesian Society of Applied Science (ISAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/j5da7y85

Abstract

Sistem bongkar muat pelabuhan mencakup semua komponen atau peralatan penanganan muatan yang mendukung proses bongkar muat baik dari kapal ke pelabuhan maupun sebaliknya. Dalam penanganan pelabuhan, ini melibatkan pembongkaran dari kapal dengan memakai crane dan sling kapal ke daratan terdekat, umumnya dikenal sebagai dermaga. Crane adalah alat yang digunakan untuk mengangkat dan memindahkan material yang juga membutuhkan energi listrik. Untuk itu diperlukan sumber daya listrik untuk kegiatan operasional bongkar muat. Kebutuhan sumber daya listrik yang diperlukan, digunakan juga dalam menentukan kapasitas transformator distribusi yang terpasang. Untuk menentukan semua itu berdasar keberadaan beban yang digunakan sebagai acuan utama dalam beban listrik yang diharapkan. Beban diklasifikasikan sesuai dengan sifat, yaitu continue dan terputus-putus (intermittent). Beban terputus-putus (intermittent) tergantung faktor siklus kerja yang dapat ditambahkan pada beban kontinyu untuk mendapatkan beban rata-rata (average load). Beban listrik ditentukan berdasarkan konsep di atas, dengan margin ditambah 30% di atas beban rata-rata dengan memasukkan perubahan beban pada kerangka pemakai pada saat pengembangan dan implementasi perubahan diwaktu mendatang. Berdasarkan hasil studi lapangan pada operasional bongkar muat di Surabaya yang menjadi lokasi penelitian ini, menunjukkan transformator yang terpasang pada Container Crane (T4 2500 kVA/20/6,6 kV) dan transformator yang terpasang pada RTG Crane (T1 1250 kVA/20/0,4 kV) sudah sesuai dengan kapasitas transformator yang seharusnya.