Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Desain dan Pengadaan Meja Multiguna untuk Kuliner Makanan Bu Lilik Secara Ergonomis Yuwono, Istantyo; Arief, Zainal; Harijanto, Setijanen Djoko; Singgih, Mochammad; Lokajaya, I Nyoman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 2, No. 1: January 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2023.v2i1.3877

Abstract

Perancangan dan pengembangan produk diperlukan untuk memperbaiki produk yang telah ada. Desain meja makan untuk pelangan yang berbelanja di kuliner makanan Bu Lilik, mereka akan memperhatikan kenyamanan pelanggan. Hal tersebut dapat terjadi Ketika pihak penjual yang menjual makanan kurang memperhatikan tingkat kenyamanan pemakainya, selain itu desain meja makan kuliner Bu Lilik yang ada saat ini masih kurang nyaman saat digunakan. Desain meja makan kuliner Bu Lilik yang telah berkembang saat ini masih kurang ergonomis bagi pelanggan karena meja makan kuliner Bu Lilik kurang memperhatikan kenyamanan pelanggan. Hal tersebut dapat terjadi kelelahan pelanggan tersebut, dikarenakan desain meja yang kurang ergonomis dan nyaman kepada mereka. Dalam pendekatan metode perancangan mulai dari pemilihan bahan meja, menentukan desain secara ergonomis berdasar antropometri dengan data 10 pelanggan di kuliner makanan Bu Lilik. Meja sebelumnya ini merupakan produk yang bisa  digunakan pada pelanggan makan kuliner Bu Lilik untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan mereka pada saat kegiatan jual beli. Hal ini dilakukan agar dapat memberi kenyamanan saat ada pelanggan.
WORKSHOP IMPLEMENTASI PENGUATAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK GURU SMK AGUNG MULIA BANGKALAN MADURA Widodo, Richardus; Wulandari, Anita; Cahyani, Wahyu Kanti Dwi; Lokajaya, I Nyoman; Yuwono, Istyanto
ABDIMAS Vol 5 No 03 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v5i03.1810

Abstract

Program SMK-PK (Sekolah Menengah Kejuruan - Pusat Keunggulan) adalah salah satu program unggulan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI yang menjadikan upaya mendukung Sekolah Menengah Kejuruan sebagai pusat keunggulan dibanding SMK sekitar mencapai peningkatan kualitas & kinerja melalui kemitraan dunia bisnis & dunia industri (DUDI), turut hadirnya pemerintah wilayah setempat & perguruan tinggi vokasi yang menjadi pendamping. Prodi Agroindustri Fakultas Vokasi Untag Surabaya yg ditunjuk Ditjen Vokasi menjadi pendamping, sudah bermitra dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Agung Mulia Bangkalan Madura. Salah satu acara yg diwujudkan pada kemitraan ini adalah kegiatan pembinaan berupa workshop implementasi penguatan kewirausahaan untuk guru dengan dua bahasan utama yaitu pemahaman penguasaan pemasaran digital dan praktik pengolahan pangan yang baik. Metoda yang digunakan pada pembinaan ini adalah metoda ceramah diskusi. Melalui metoda ini diharapkan bisa membangun komunikasi 2 arah yang sebagai akibatnya mampu dihasilkan umpan balik (feedback) yang maksimal. Sebagai hasil aktivitas menunjukkan bahwa pembinaan pemahaman penguasaan pemasaran digital dan praktik pengolahan pangan yang baik bisa mempertinggi wawasan dan penguasaan guru terhadap implementasi kewirausahaan yang akan diterapkan kepada siswa dan masyarakat sekitar, sehingga Sekolah Menengah Kejuruan Agung Mulia bisa menjadi pusat keunggulan bagi implementasi kewirausahaan bagi SMK dan masyarakat sekitar untuk menjawab tuntutan global bisnis & industri.
Strategi peningkatan kualitas layanan dengan metode importance performance analysis di Eastu Coffebar Malang Prasetyo, Yogik; Poerwarini, Rattih; Lokajaya, I Nyoman
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 1 (2025): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i1.43234

Abstract

Eastucoffebar merupakan salah satu café yang berkonsep industrial, Cafe ini berdiri sejak tahun 2019 dengan nama Kaowa Koffie dan melakukan re-branding di 2021 dengan nama Eastucoffebar dengan tujuan untuk menghadirkan konsep kedai yang lebih modern dan menyenangkan bagi pengunjung. Permasalahan pelayanan pada Eastucoffebar ini ialah, Keterlambatan sajian makanan, Kualitas rasa makanan yang kurang konsisten, Kurangnya penerangan pada area tertentu dan Kurangnya terminal Listrik di beberapa area. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh UMKM Eastucoffebar dan untuk memperbaiki strategi pelayanan guna untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Sample dari penelitian ini terdiri dari data primer dan data skunder, Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi, Alat analisis deskriptif, Uji validitas dan Uji rehabilitas, Analisis Servqual dan Diagram Kartesius. Berdasarkan hasil perhitungan metode servqual nilai rata-rata Kenyataan (391) dan Harapan (402) sehingga adanya gap -11 yang menunjukan customer belum puas. Lalu perhitungan menggunakan metode IPA pada kuadran I (Prioritas Utama) dan III (Prioritas Rendah) yang perlu dilakukan perbaikan. Dari beberapa kuadran tersebut Pihak Eastucoffebar harus lebih memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada customer, dan sebaiknya perlu melakukan training karyawan guna untuk meningkatkan Kepuasan Pelanggan.
PKM TEKNOLOGI TEPAT GUNA MANAJEMEN KELOMPOK INDUSTRI KECIL KRUPUK DESA UJUNG PANGKAH KABUPATEN GRESIK Ratnawati, Tri; Lokajaya, I Nyoman
Journal Community Service Consortium Vol 1 No 1 (2020): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v1i1.3272

Abstract

Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kerupuk yang diproduksi oleh sebagian besar pengrajin berupa 'mentah'. Bahan baku pembuatan kerupuk berupa ikan sangat melimpah di desa ini dan sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Ikan yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan kerupuk adalah ikan payus dan laosan. Kerupuk ikan adalah kerupuk yang bahannya terdiri dari campuran tepung dan daging ikan. Kerupuk ikan sangat digemari masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Banyak jenis ikan yang bisa dijadikan bahan dasar pembuatan kerupuk. Ikan payus (Elops hawaiensis) merupakan salah satu jenis ikan predator berupa ikan kecil dan krustasea di kolam. Keberadaan ikan ini cukup melimpah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai produk yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Produk yang dapat dibuat dari ikan payus adalah kerupuk bakar. Pengolahan kerupuk ikan bakar payus pada awalnya seperti pengolahan kerupuk pada umumnya, namun yang membedakan adalah proses akhir untuk mendapatkan kerupuk yang dapat dimakan yaitu dengan cara dipanggang. Proses produksi membutuhkan kontrol kualitas, pemasaran produk oleh pemasaran digital kontemporer (Instragram dan facebook), dan pelaporan manajemen keuangan dalam laporan keuangan melalui proses akuntansi perusahaan kecil.
PELATIHAN PKK DI KELURAHAN SEMOLOWARU, KECAMATAN SUKOLILO KOTA SURABAYA TENTANG PRODUKSI CAIRAN HERBAL TANAMAN GALING (CAYRATIA TRIFOLIA) SEBAGAI OBAT ALTERNATIF PENURUN DIABETES Widodo, Richardus; Lokajaya, I Nyoman; Asmungi, Asmungi
ABDIMAS Vol 5 No 03 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v5i03.2387

Abstract

Indonesia menempati urutan keempat terbanyak penderita diabetes militus di dunia yaitu 8,4 juta setelah India 31,7 juta, Cina 20,8 juta, dan Amerika Serikat 17,7 juta jiwa. Dan diperkirakan jumlah akan meningkat hampir tiga kali lipat pada tahun 2030, yaitu dari 8,4 juta menjadi 21,3 juta orang. Peningkatan ini dipicu oleh jenis makanan yang di komsumsi dan kurang melakukan olah raga di sisi lain. Berbagai obat berbasis kimiawi dengan berbagai variasi harga telah banyak tersedia. Namun obat berbasis alami juga mulai banyak diperkenalkan ke masyarakat. Tumbuhan galing-galing (Cayratia trifolia) satu diantarnya yang bisa dipakai sebagai obat alternatif alami yang perlu diperkenalkan. Pengabdian kali ini berfokus pada pembuatan cairan herbal tanaman galing ke ibu-ibu PKK RT 06 RW 03 Kelurahan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo-Surabaya. Dan ternyata diketahui bahwa hampir semua (90%) ibu-ibu PKK sama sekali belum mengenal tanaman galing-galing apa lagi bagaimana memanfaatkan sebagai obat alternatif penurun diabetes melitus. Setelah dilakukan pelatihan produksi cairan galing, dapat disimpulkan bahwa cairan galing mudah dibuat sehingga sangat berguna menjadi obat herbal menurunkan kandungan gula dalam darah bagi pasien Diabetes Melitus.
Strategi Waktu Penggantian Filter Mesin Grain Cooling Pellet di PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Divisi Bogasari Flour Mills Surabaya Agusta Aryawirya, Billy Krisna; Lokajaya, I Nyoman
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i2.24160

Abstract

Preventive maintenance pada filter Mesin Grain Cooling saat ini sebagian besar dilakukan oleh tenaga kerja sendiri, tidak menggunakan jasa dari tenaga ahli. Dengan demikian perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis waktu antar kerusakan filter Mesin Grain Cooling PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Divisi Bogasari Flour Mills Surabaya. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan waktu antar kerusakan filter Mesin Grain Cooling, dan mendapatkan jadwal preventive maintenance filter Mesin Grain Cooling. Melalui uji kesesuaian distribusi dengan metode Kolmogorov-Smirnov, didapatkan bahwa jarak waktu antar kerusakan perawatan filter Mesin Grain Cooling sesuai dengan distribusi Weibull yaitu didapatkan rata-rata jarak waktu antar kerusakan perawatan filter Mesin Grain Cooling adalah 4,3961 hari ≈ 4 hari, rata-rata jarak waktu atar kerusakan penggantian filter Mesin Grain Cooling = 66 hari. Dengan keandalan sebesar  55,63%. Perawatan Filter pada bulan Januari dilakukan sebanyak 6 kali, bulan februari sebanyak 6 kali, bulan maret sebanyak 6 kali, bulan april sebanyak 7 kali, bulan mei sebanyak 7 kali, bulan juni sebanyak 5 kali, bulan juli sebanyak 7 kali, bulan agustus sebanyak 7 kali, bulan september sebanyak 6 kali, bulan oktober sebanyak 7 kali, bulan november sebanyak 5 kali, bulan desember sebanyak 7 kali. Kemudian untuk penggantian Filter dalam setahun dilakukan sebanyak 5 kali, yaitu pada tanggal 1 Januari, 18 Maret, 3 Juni, 19 Agustus, dan 4 November.
Analisis Penggantian dan Biaya Perawatan Komponen Profibus dan Kontaktor pada Mesin Fine Blanking 1100 Ton di PT.XYZ Adilogo, M maulana; Lokajaya, I Nyoman
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 3 (2023): July 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i3.15925

Abstract

It is necessary to do research to replace the profit bus and contactor components on a 110 ton Fine Blanking machine at PT. XYZ to analyze the cost and time needed to replace the profibus and contactor components. The aim of the research is to obtain the replacement time for profibus components and contactors, to obtain the cost and replacement time needed to replace profibus components and contactors. Through the distribution suitability test with the Kolmogorov Smirnov method, it was found that the time between failures of the profibus components corresponds to the Weibull distribution with an average replacement time of 29.54 days with a reliability of 47%. The contactor components are in accordance with the Weibull distribution with an average replacement time of 30.42 days with a reliability of 46%. The average repair time required for each profibus component replacement on a 1100 ton Fine Blanking machine is 3.85 minutes. Contactor on a 1100 ton Fine Blanking machine for 24.75 minutes. The cost required for each replacement of the Profibus component is IDR 1,250,000. For the contactor component on the 1100 ton Fine Blanking machine, IDR 650,000.
Strategi Analisis Kelayakan Pengadaan Mesin Rotary Veneer Guna Meminimalkan Biaya produksi Pradana, Arsandi Alfa; Lokajaya, I Nyoman
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 1 (2024): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i1.21468

Abstract

Company PT. Romi Violeta experienced a problem, namely high production costs due to the use of cutting machines for Veneer using outside services. Based on the NPV method calculation, it produces Rp. 278.411.141. Calculations using the IRR method produce 14.67%. Calculations using BEP produce 3 years 6 months. Calculations using the B/C method produce 1.01. Calculations using the DBD Depreciation method produce a total of Rp. 1,785,251,635. It is said that by using the above method it is worth investing in a rotary veneer machine