Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL CRANKSHAFT

Analisis Kinerja Kaki Palsu menggunakan Metode FEA (Finite Element Analysis) Khulayfah, Ade Fitri; Kumarajati, Dhananjaya YH; Sugianto, Wahyu
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12456

Abstract

Kaki palsu jenis Energy Storing and Return (ESR) merupakan jenis kaki palsu yang relatif baru dan masih terus dikembangkan karena kaki palsu jenis Energy Storing and Return (ESR) adalah solusi inovatif untuk meningkatkan mobilitas dan kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain kaki palsu jenis Energy Storing and Return (ESR) pada posisi midstance menggunakan Finite Element Analysis (FEA). Desain yang akan diuji menggunakan material Thermoplatic Resin dengan keunggulan memiliki bobot yang ringan, harga yang lebih terjangkau dan fleksibilitas yang optimal. Pembebanan 540 N di aplikasikan pada kaki palsu yang akan diuji untuk mensimulasikan kondisi berjalan normal. Analisis tegangan deformasi, dan faktor keamanan untuk evaluasi kinerja desain. Hasil simulasi menunjukkan bahwa faktor keamanan di seluruh bagian kaki palsu memiliki nilai yang aman. Namun, pada desain perlu dioptimalkan kembali untuk meningkatkan performa dan keamanannya. Kata kunci: kaki palsu, ESR, FEA, midstance, faktor keamanan.
Pemodelan dan Analisis Desain Prostetik Jari Menggunakan Metode Elemen Hingga (FEM) Chaerunisa, Salsabilla Thallah; Kumarajati, Dhananjaya Y.H.; Sugianto, Wahyu
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.3 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i3.12727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis desain prostetik jari tangan dengan mekanisme crosscable menggunakan material Polylactic Acid (PLA) melalui pendekatan Metode Elemen Hingga (FEM). Proses pemodelan dan simulasi dilakukan menggunakan software Autodesk Fusion 360 untuk mengevaluasi kinerja dan ketahanan desain sebelum pembuatan prototipe. Hasil simulasi menunjukan bahwa deformasi maksimal yang terjadi pada prostetik jari dengan beban 40 N adalah sebesar 0.299 mm, tegangan maksimal mencapai 6.484 MPa, dan regangan maksimal sebesar 0.05. faktor keamanan yang diperoleh adalah 8.00, yang melebihi batas minimum faktor keamanan sebesar 1.00. Berdasarkan hasil analisis ini, dapat disimpulkan bahwa desain prostetik jari berbahan PLA ini aman, fungsional, dan siap untuk fabrikasi, sehingga diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih terjangkau dan ramah lingkungan untuk pengguna prostetik jari.
Rancang Bangun Alat Pengukur Kadar Glukosa Darah Non-Invasif Berbabis ESP 8266 Terintegrasi Thingspeak dan Apsensi Biometrik Pionis, Pankrasius; Nur’aidha, Amalia Cemara; Sugianto, Wahyu
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12889

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat. Saat ini, metode invasif dan non-invasif digunakan untuk mengukur kadar glukosa dalam darah. Metode invasif melibatkan pengambilan sampel darah yang merusak jaringan kulit, sementara metode non-invasif tidak merusak jaringan kulit. Keduanya belum memiliki database pasien yang terintegrasi. Oleh karena itu, dikembangkanlah alat pengukur kadar glukosa darah non-invasif beserta database pasien, menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266, modul sensor fotodioda, LCD I2C, situs web ThingSpeak, Wemos D1 Mini, modul sensor sidik jari, OLED I2C, dan situs web absensi biometrik. Tujuannya adalah untuk memantau kadar glukosa darah serta data pasien secara efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran kadar glukosa darah dapat dipantau melalui ThingSpeak dan data pasien dapat diinput ke aplikasi absensi biometrik. Dalam perbandingan dengan alat glukometer Easy Touch GCU, alat glukometer non-invasif yang dikembangkan memiliki persentase error tertinggi sebesar 3.23% dan terendah sebesar 1.55%.