Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

LINKEDIN MASTERY: MEMBANGUN PERSONAL BRANDING UNTUK IKATAN REMAJA RW 7 MARGONDA Muhammad Abdullah; Hary Mulyadi; Valentine Theresia Simamora
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.46475

Abstract

Di era digital, personal branding menjadi kunci sukses dalam membangun karier yang kompetitif. Namun, banyak pemuda, termasuk anggota komunitas Ikatan Remaja RW 7 Margonda (IKRAR 007), belum memahami optimalisasi platform LinkedIn untuk membangun citra profesional. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode service learning dengan pendekatan partisipatif, berupa workshop dan pendampingan praktis dalam pembuatan dan optimasi profil LinkedIn, membangun jaringan, serta strategi konten personal branding. Kegiatan dilakukan secara interaktif dengan durasi 3 jam di Kampus Nusa Mandiri Margonda pada Maret 2025. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan rata-rata skor pre-test dan post-test meningkat dari 48% menjadi 81%. Peserta juga aktif mempraktikkan pembuatan profil dan membangun jaringan profesional. Umpan balik menyatakan kepercayaan diri meningkat serta niat berkelanjutan dalam penggunaan LinkedIn untuk karier. Penilaian kualitas kegiatan dari peserta mendapatkan skor tinggi pada aspek materi, pelaksanaan, dan manfaat. Pengabdian ini menegaskan pentingnya literasi digital dalam personal branding bagi pemuda, memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. Implementasi program serupa dan pendampingan lanjutan direkomendasikan untuk memperkuat transformasi digital komunitas pemuda.
Eksplorasi Brand Equity Smartphone Samsung: Insight Dan Tantangan Di Wilayah Jakarta Muhammad Abdullah; Hary Mulyadi; Oby Eko Purwanto; Valentine Theresia Simamora; Ati Chandrasari
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 6 No. 3 (2024): Manajemen : Jurnal Ekonomi Vol 6 No 3 November 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/svkeav98

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis brand equity Samsung dalam pemasaran smartphone di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method yang mengintegrasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Tujuan utama penelitian adalah memberikan pemahaman mendalam tentang kondisi seluruh dimensi brand equity dari sudut pandang konsumen serta sebagai bentuk penggambaran posisi Samsung di mata responden. Metodologi pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih responden yang telah berusia minimal 17 tahun, tinggal di kota Jakarta serta memiliki pengalaman langsung menggunakan smartphone dengan merek Samsung. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei terstruktur yang dirancang untuk menguji hipotesis terkait brand association menggunakan uji Cochran. Di sisi lain, data kualitatif diperoleh dari wawancara mendalam dengan konsumen yang bertujuan untuk mendapatkan wawasan lebih dalam mengenai konteks brand awareness, brand perceived quality, dan brand loyalty. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Samsung memiliki brand equity yang kuat di Jakarta. Brand awareness Samsung sangat baik dimana konsumen mengenali merek ini sebagai simbol kualitas dan keandalan dalam produk smartphone. Responden juga memberikan penilaian positif terhadap asosiasi merek Samsung, responden melihat Samsung sebagai merek smartphone dari perusahaan yang terpercaya serta punya desain handphone yang unik. Dalam hal kualitas, responden menilai produk Samsung sangat baik, dengan penekanan pada inovasi, kualitas audio superior, dan layar berkualitas tinggi (resolusi dan kejernihan). Penelitian ini memberikan kontribusi strategis dengan mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu diperbaiki dalam brand equity Samsung. Rekomendasi untuk perusahaan Samsung ke depannya adalah untuk melakukan kampanye pemasaran yang rutin menyoroti keunggulan produk dan inovasi terbaru. Selain itu, disarankan agar Samsung bekerja sama dengan desainer ternama atau merek fashion untuk menciptakan edisi terbatas smartphone yang punya desain unik, sehingga ekuitas merek Samsung dapat terjaga dengan baik
Prioritas Perbaikan Kepuasan Kerja Karyawan Berdasarkan Importance Performance Analysis: Studi Pada UD Kebun Didu Ati Chandrasari; Hary Mulyadi; Oby Eko Purwanto; Valentine Theresia Simamora; Muhammad Abdullah
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 8 No. 2 (2026): Manajemen: Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/fpz0fa93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan kerja karyawan di UD Kebun Didu menggunakan pendekatan Importance Performance Analysis (IPA). Secara khusus, penelitian ini menganalisis tingkat kepentingan (importance) dan tingkat kinerja (performance) pada setiap atribut kepuasan kerja, mengukur tingkat kesesuaian antara harapan karyawan dengan kinerja yang dirasakan, serta mengidentifikasi atribut-atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan bagi manajemen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan seluruh karyawan UD Kebun Didu yang berjumlah enam orang melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online dengan skala likert lima poin. Instrumen penelitian disusun berdasarkan sembilan dimensi Job Satisfaction Survey (JSS), yaitu gaji, kesempatan promosi, tunjangan tambahan, atasan, penghargaan, peraturan dan prosedur kerja, rekan kerja, sifat pekerjaan, dan komunikasi. Analisis data dilakukan dengan menghitung rata - rata skor importance, rata - rata skor performance, nilai kesenjangan (gap), serta pemetaan atribut ke dalam diagram kartesius menggunakan metode Importance Performance Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja UD Kebun Didu telah memenuhi harapan karyawan yang ditunjukkan oleh nilai kesenjangan keseluruhan yang relatif kecil. Meskipun demikian, beberapa atribut masih menunjukkan nilai gap negative, sehingga memerlukan perhatian dan perbaikan dari pihak manajemen. Melalui pemetaan IPA, penelitian ini memberikan informasi mengenai atribut yang perlu diprioritaskan untuk diperbaiki, dipertahankan, memiliki prioritas rendah, maupun memperoleh perhatian yang berlebihan. Temuan penelitian diharapkan menjadi dasar bagi manajemen dalam menyusun strategi peningkatan kepuasan kerja karyawan secara lebih efektif dan tepat sasaran
Implementasi CRM PT. PAMKOMNAS Untuk Kebutuhan Konsumen Analisis Second Order Valentine Theresia Simamora
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana penerapan Manajemen Hubungan Pelanggan (Customer Relationship Management/CRM) telah dilaksanakan di PT. Pamkomnas, sekaligus meneliti pengaruh empat dimensi utama CRM—yakni identifikasi pelanggan, diferensiasi pelanggan, interaksi dengan pelanggan, variabel CRM, serta program-program yang ditujukan kepada pelanggan—terhadap pemenuhan kebutuhan konsumen dalam pemasaran buah dan sayur di kawasan Jabotabek. Keempat dimensi tersebut dianalisis secara simultan untuk melihat kontribusinya terhadap daya saing perusahaan di tengah dinamika pasar yang semakin kompleks. Kawasan Jabotabek, sebagai wilayah metropolitan dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat dinamis, menunjukkan pola permintaan produk hortikultura segar yang cenderung fluktuatif. Permintaan ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor musiman, tetapi juga oleh panjangnya rantai pasok yang melibatkan banyak pihak, mulai dari petani, pedagang perantara, hingga distributor akhir. Dari sisi produksi, para petani dan distributor menghadapi hambatan struktural yang tidak ringan. Ketidakpastian kondisi cuaca akibat perubahan iklim, keterbatasan lahan pertanian produktif di sekitar wilayah penyangga kota, hubungan jangka panjang dengan konsumen melalui pendekatan yang personal dan responsif. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) tipe Reflektif Second Order. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Proportionate Stratified Sampling terhadap 32 responden yang mewakili berbagai lapisan konsumen. Hasil analisis menunjukkan nilai R-Square sebesar 0,303 untuk variabel kebutuhan konsumen, yang mengindikasikan bahwa model penelitian memiliki kemampuan prediktif yang moderat dalam menjelaskan pengaruh dimensi-dimensi CRM terhadap pemenuhan kebutuhan pelanggan di sektor pemasaran produk hortikultura segar di wilayah metropolitan.
WORKSHOP PERENCANAAN STRATEGIS PAUD DUNIAKU MENGGUNAKAN BUSINESS MODEL CANVAS Muhammad Abdullah; Hary Mulyadi; Valentine Theresia Simamora
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.53999

Abstract

Perkembangan lingkungan pendidikan anak usia dini yang semakin kompetitif menuntut lembaga PAUD untuk memiliki perencanaan strategis yang terstruktur, adaptif, dan berkelanjutan. Namun, pengelolaan PAUD Duniaku di Kota Bogor masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang bertumpu pada pengalaman dan intuisi, sehingga menyulitkan lembaga dalam merumuskan arah pengembangan, mengidentifikasi nilai unggulan, serta membangun kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial pengelola PAUD Duniaku melalui workshop perencanaan strategis menggunakan Business Model Canvas (BMC). Metode yang digunakan adalah service learning dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, yang melibatkan pengelola, guru, dan perwakilan orang tua dalam seluruh tahapan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui workshop interaktif dengan pendekatan learning by doing, di mana peserta mempraktikkan langsung penyusunan BMC sesuai dengan kondisi nyata lembaga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya perencanaan strategis, kemampuan dalam memetakan value proposition, segmen pelanggan, sumber daya, aktivitas kunci, serta kemitraan strategis lembaga. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya komunikasi dua arah dan rasa kepemilikan bersama antar pemangku kepentingan dalam pengembangan PAUD. Dengan demikian, penerapan Business Model Canvas terbukti efektif sebagai alat bantu visual untuk memperkuat perencanaan strategis dan keberlanjutan pengelolaan PAUD Duniaku.