Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERANAN BIMBINGAN KONSELING BAGI GURU SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN KUANTAN HILIR SEBERANG KABUPATEN KUANTAN SINGINGI khairiyah Khadijah Khairiyah; Siska Mardes
PUCUK REBUNG: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This service activity aims to enable participants to organize a Counseling Guidance program for students. This Counseling Guidance can help solve or prevent problems for students at school and in the family. The methods for implementing community service activities are lectures, demonstrations, and simple exercises in implementing guidance programs for students in elementary schools. The target of training activities in implementing this counseling guidance program is elementary school education teachers in Kuantan Hilir Seberang District, Kuantan Singingi Regency. Outcomes of Service Activities: (a) elementary school education teachers understand the basic concepts of counseling guidance, (b) basic concepts of counseling guidance in elementary schools, (c) Simple practice of implementing counseling guidance programs (types of BK services) tailored to student needs (c) primary school education teachers can implement types of counseling and guidance services that can be applied in primary school education, (f) discussions and questions and answers to discuss and explain things that participants as feedback for the trainer do not understand. Then, after the activity implementation, a new understanding was obtained for elementary school teachers that they could use BK services to solve student problems according to student needs, whereas homeroom teachers at the elementary school level.
Dukungan Sistem dan Pengembangan Program Bimbingan dan Konseling Khairiyah Khadijah; Siska Mardes; Dian Oktary; Regita Cahyaningsih; Elvira Ocha Aprilianty; Najwah Adyani Dwitammi; Nina Rahmadani
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.7591

Abstract

Dukungan sistem dalam bimbingan dan konseling terkadang, kurang mendapat perhatian dari pihak sekolah, serta program bimbingan dan konseling hanya dilaksanakan dengan cara yang monoton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan betapa pentingnya dukungan sistem dalam layanan BK dan menginformasikan apa yang harus dilakukan terhadap program BK agar tidak monoton. Penelitian ini menggunakan metode kajian literature review dengan cara melakukan penelusuran kepustakaan dengan membaca berbagai buku, jurnal, dan terbitan-terbitan lain yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dukungan sistem merupakan suatu komponen yang sangat penting untuk mendukung kelancaran layanan BK dan berkaitan untuk meningkatkan kinerja guru BK, (2) Kemajuan teknologi mempengaruhi proses bimbingan dan konseling, sehingga menuntut guru BK untuk bisa memikirkan atau bahkan menciptakan program yang sesuai dengan adaptasi perkembangan dunia, (3) Guru BK harus memiliki keterampilan atau keahlian menyesuaikan baik itu dengan perkembangan zaman atau perkembangan sifat peserta didik.
Pengaruh Bimbingan Klasikal Terhadap Daya Juang Dalam Belajar Siswa Pasca Pandemi Di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Pekanbaru Dian Gusti Maulita; Elni Yakub; Siska Mardes
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal terhadap daya juang dalam belajar siswa pasca pandemi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Negeri 12 Pekanbaru tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 34 siswa. Tingkat daya juang dalam penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam mengendalikan diri dalam perkembangan belajar pasca pandemi, siswa mampu beradaptasi dengan suasana dan lingkungan pembelajaran tatap muka disekolah setelah begitu lama melaksanakan proses belajar secara daring dirumah.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Alat pengumpulan data ialah kuisioner daya juang dalam belajar siswa pasca pandemi. Berjumlah 35 item yang disusun oleh peneliti. Kuesioner disusun berdasarkan 5 aspek Adversity Quotient oleh Stoltz, yaitu : (1) Control, (2) Origin, (3) Ownership, (4) Reach, (5) Endurance, selanjutnya menguji daya beda item dan menghasilkan 26 item valid pengukuran reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach dengan koefisien reliabilitas 0.842.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat daya juang siswa kelas XII pasca pandemi tergolong kategori sangat tinggi yaitu sebanyak 26 siswa (76%), dan kategori sedang sebanyak 5 siswa (26%). Siswa memiliki tingkat daya juang yang tinggi dalam merespons kendala atau kesulitan yang mereka hadapi. Namun, dalam kondisi tertentu, siswa masih kurang mampu dalam merespons kesulitan dengan baik.
Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Role playing Untuk Meningkatkan Perilaku Prososial Siswa SMK Negeri 1 Benai Luna Anggina; Tri Umari; Siska Mardes
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.561

Abstract

Perilaku prososial merupakan perilaku positif yang memberi keuntungan baik bagi individu maupun orang lain dan ditunjukkan melalui berbagai bentuk perilaku seperti membantu, berbagi, kerjasama.tujuan penelitian ini adalah untuk menpergetahui apakah terdapat pengaruh konseling kelompok melalui teknik role playing ntuk meningkatkan perilaku prososial siswa. Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI SMKN 1 Benai. penelitian ini menggunakan metode quasi eskperimen dengan model one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini dipilih secara purposive sampling. sampel diambil sebanyak 7 siswa yang memiki kategori perilaku prososial yang rendah berdasarkan skala pengukuran yang akan mendapatkan perlakuan layanan konseling kelompok melalui Role Playing .Hasil penelitian menunjukkan Terdapat perbedaan antara tingkat perilaku prososial setelah diberikannya konseling kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan perilaku prososial dibuktikan dengan Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0,018. Pengaruh konseling kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan perilaku prososial ialah 69% sedangkan 31% lainnya berasal dari faktor-faktor dalam diri dan lingkungan individu.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL MENGGUNAKAN MEDIA TIKTOK DAN BUKU SAKU UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PERILAKU SEKS BERISIKO SISWA SMAN 3 PEKANBARU Tiara Zahrani; Elni Yakub; Siska Mardes
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 11, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v11i3.16188

Abstract

This research aims to find out whether classical guidance services using TikTok media and pocket books have an effect in increasing knowledge about risky sexual behavior in class XI students at SMA Negeri 3 Pekanbaru. This research is a quantitative experimental research in the form of a one group pretest-posttest design, with a one group subject design. Data collection was carried out by distributing pretest posttest instruments on knowledge of risky sexual behavior. The data that has been collected is then analyzed using the paired sample T test and the product moment correlation test with the help of the SPSS Version 25 for Windows program. Based on the results of data analysis obtained, it was found that there was an increase in students' knowledge of risky sexual behavior before and after being given treatment in the form of classical guidance services using TikTok media and pocket books. The results of the paired sample T test also showed that there were differences in students' level of knowledge of risky sexual behavior before and after being given classical guidance services using TikTok media and pocket books. The influence of classical guidance services using TikTok media and pocket books on increasing students' risky sexual behavior is 44% and the remaining 56% is influenced by external factors such as age, social media, friends, family. The magnitude of the influence of classical guidance services using TikTok media and pocket books on increasing knowledge of risky sexual behavior is in the medium category.
Development of an Art Therapy Module for Burnout and Self-Adjustment in K-Drama-Addicted Students Elni Yakub; Isnaria Rizki Hayati; Amirah Diniaty; Siska Mardes; Najwa Adyani Dwitammi
Ta'dib Vol 28 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v28i1.13812

Abstract

The increasing phenomenon of academic burnout and low self-adjustment among students addicted to Korean dramas presents a serious challenge for guidance and counseling services in schools. This study aims to develop an Art Therapy module as an intervention to reduce academic burnout and enhance studentsÔÇÖ self-adjustment. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). Data were collected through observation, interviews, academic burnout questionnaires, self-adjustment scales, and expert validation in content, design, and language. Data analysis included product validity assessment, module practicality evaluation, and effectiveness testing using the Wilcoxon Signed Ranks Test. The results indicated that the module demonstrated a high level of validity (average >90%), excellent practicality (92%), and statistically significant effectiveness in reducing academic burnout (from 85.86 to 76.97) and improving student self-adjustment (from 83.46 to 99.00). The Wilcoxon test confirmed significant differences between pretest and posttest scores for both academic burnout (p = 0.000) and self-adjustment (p = 0.000). In conclusion, the Art Therapy module is valid, practical, and effective as a medium for group counseling services to support students in coping with academic burnout and enhancing self-adjustment affected by Korean drama addiction.