Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Social Support and Psychological Well-being of Students who are Compiling their Final Assignments Umari, Tri; Yakub, Elni; Munawir, Munawir; Hayati, Isnaria Rizki
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 3 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024061115000

Abstract

The thesis is task end students whose nature must be a condition for graduation. During the work thesis, students experience various obstacles that disturb their psychological well-being. Support social is one of the factors that contribute to Psychological Well-Being. When stressed with academic demands in the form of a thesis, students try to look for support social from the environment family, or friends. Research This uses the approach of descriptive correlational. The population and Sample are Riau University FKIP students. The retrieval technique sample with the Snowball Sampling Technique obtained a sample of 96 samples. The instrument used was the Social Support and Self-Adaptation questionnaire with the results of the instrument validity test with SPSS showing that all the statement items got a value of r-count > r-table, so they were declared valid, and the reliability test with the Cronbach's Alpha test got a value greater than 0.06, so that both The questionnaire was declared reliable.The results of the study found that there is a significant relationship​ between social support social Psychological Well-Being of students who are doing a thesis.
Kajian Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini (Systematic Literature Review) Amalia, Rizki; Mulawarman2, Mulawarman; Mulyani, Petra Kristi; Hayati, Isnaria Rizki; Sa’idah, Amin Yusi Nur
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 6 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v6i3.565

Abstract

Pentingnya anak usia dini memiliki kemampuan sosial emosional karena akan berdampak untuk kemajuan anak pada tahap selanjutnya juga dengan kesiapan anak untuk bersekolah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perilaku sosial emosional anak usia dini, faktor penyebab dan model konseling yang dapat digunakan dalam meningkatkan sosial emosional anak usia dini.  Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review. Artikel penelitian didapatkan dari dua database yaitu ProQuest dan SAGE. Pencarian literatur menggunakan kata kunci sosial emosional, anak usia dini dan model konseling dengan kriteria inklusi artikel penelitian dari tahun 2018-2023, artikel primer, fulltext dan subjek penelitian adalah anak usia dini. Dari 246.554 artikel penelitian didapatkan enam artikel yang direview yang masuk dalam kriteria inklusi dan tujuan dari kajian literatur ini. Berdasarkan hasil literature review perilaku sosial emosional anak yang bermasalah meliputi perasaan cemas, menarik diri, agresi, tidak patuh, membantah, sulit bersosialisasi dan model konseling untuk menangani masalah sosial emosional anak usia dini dengan menggunakan keterampilan sosial berfokus  solusi, keterampilan sosial berbasis cerita dan intervensi konseling berbasis aplikasi.
Pelatihan Dinamika Kelompok Dalam Program Bimbingan Dan Konseling Bagi Guru Sekolah Dasar Se Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak Provinsi Riau Mardes, Siska; Hayati , Isnariah Rizki; Donal, Donal; Rahman, Fadhila; Mariah, Kiki; Munawir, Munawir; Yakub, Elni; Mentiana, Tessa Sessio
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2527

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan agar peserta dapat menyelenggarakan dinamika kelompok dalam program Bimbingan dan Konseling bagi siswa di Sekolah Dasar. Bimbingan dan Konseling ini dapat membantu menyelesaikan atau mencegah permasalahan pada siswa di sekolah maupun dalam keluarga. Adapun metode penerapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah ceramah, demontrasi dan latihan sederhana dalam menerapkan dinamika kelompok dalam program bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh guru Sekolah Dasar bagi siswa di sekolah. Sasaran kegiatan pelatihan dalam mengiplementasikan program bimbingan dan konseling melalui dinamika kelompok ini adalah para guru pendidikan Sekolah Dasar di Kecamatan Kerinci Kanan. Sistematika rencana kegiatan (a) guru pendidikan Sekolah Dasar memahami konsep dasar bimbingan dan konseling, (b) konsep dasar dinamika kelompok di Sekolah Dasar, (c) Praktik sederhana pelaksanaan program bimbingan dan konseling (jenis-jenis pelayanan BK) yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa di sekolah dasar (d) Diskusi dan tanya jawab untuk membahas dan menjelaskan hal-hal yang kurang dipahami oleh peserta sebagai umpan balik bagi pelatih
The effect of educational games using educandy on elementary school students' learning motivation Non Syafriafdi; Elni Yakub; Tri Umari; Suarman; Isnaria Rizki Hayati; Dina Puspita; Putri Cahyani Pernandes
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 14 No. 3 (2025): June
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v14i3.p316-327

Abstract

This research investigates the effect of utilizing the Educandy educational game platform on the learning motivation of elementary school students at SD 035 Tarai Bangun, Tambang District, Kampar Regency. The study employed a quasi-experimental one-group pretest-posttest design to evaluate the effectiveness of Educandy in boosting students' motivation. The research subjects were selected using purposive sampling, and data were gathered through a validated motivation questionnaire. The results indicated a significant improvement in students' motivation, with post-intervention scores averaging higher than pre-intervention scores. The statistical analysis, using the Wilcoxon Signed-Rank Test, confirmed that the use of Educandy games had a positive influence on learning motivation, with an N-gain categorized as moderate. This finding suggests that Educandy games can serve as a practical alternative for enhancing students' learning motivation in elementary education.
Sosialisasi Dan Peningkatan Kesadaran Kesehatan Mental Remaja Di Kampung Pinang Sebatang Timur Isnaria Rizki Hayati; Megesti, Dilha; Putri Nuriandini; Nadya Dita Margareth Hutagalung; M. Rayhan Alfayyad; Rezi Nandita Khairani; Sara Deshannum; Nur Najhiha Izzaty
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1599

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam menciptakan kualitas hidup yang baik, namun masih sering diabaikan di berbagai komunitas, termasuk remaja di Kampung Pinang Sebatang Timur. Masalah utama yang diatasi adalah kesehatan mental di kalangan remaja, yang dapat menghambat proses belajar dan pribadi mereka apabila tidak menjaga mental yang sehat secara keseluruhan. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan motivasi dan meningkatkan kesadaran remaja, khususnya siswa/i disekolah untuk dapat lebih memperhatikan kesehatan mentalnya. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dimana tim KKN MBKM memperkenalkan konsep kesehatan mental serta cara-cara menjaga keseimbangan mental dalam kehidupan sehari-hari dan diakhiri dengan menyusun kesepakatan untuk rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan sosialisasi menunjukkan bahwa remaja/siswa dan siswi tersebut merasa sangat antusias dan bersemangat untuk mengikuti kegiatan dari awal sampai selesainya kegiatan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya partisipasi dan kesadaran siswa/i terhadap kesehatan mental, dengan berani menceritakan pengalaman yang pernah ia rasakan. Namun terdapat beberapa kendala yang ditemui, seperti kurangnya peserta yang dapat hadir dikarenakan adanya acara dari pihak sekolah sehingga diwakilkan oleh dua organisasi aktif yaitu PIK-R dan PMR yang diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyebarluaskan berapa pentingnya kesehatan mental bagi setiap individu. Meskipun tantangan tersebut, program sosialisasi kesehatan mental ini berhasil mendorong siswa/i untuk keluar dari zona nyamannya dan terlibat lebih aktif dalam perjalanan pendidikan mereka.
Dampak Cyberbullying Terhadap Gangguan Kecemasan Remaja dan Implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling Nani Dwi Nurkholifah; Novia Nur Syafitri; Nurul Azizah; Isnaria Rizki Hayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.847

Abstract

Perkembangan teknologi membawa manfaat dalam kehidupan sehari-hari, namun juga memunculkan tantangan baru seperti fenomena cyberbullying. Cyberbullying merupakan bentuk kekerasan melalui media digital yang dapat menyebabkan gangguan psikologis, psikososial, dan akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami lebih lanjut mengenai dampak cyberbullying terhadap gangguan kecemasan remaja. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan membaca dan mengumpulkan data dari berbagai jurnal, buku, dan sumber yang sesuai dengan subjek. Hasil kajian menunjukkan bahwa remaja yang menjadi korban cyberbullying cenderung mengalami gejala kecemasan yang lebih tinggi, yang dapat berujung pada masalah kesehatan mental jangka panjang seperti depresi dan isolasi sosial. Oleh karena itu, penting untuk melibatkan orang tua, pendidik, stakeholders serta masyarakat dalam upaya pencegahan melalui pendidikan dan kesadaran dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih aman. Pencegahan dan penanganan cyberbullying dalam hal ini tentunya memerlukan pendekatan kolaboratif untuk menciptakan lingkungan digital yang bijak. Peran guru Bimbingan dan Konseling penting dalam memberikan dukungan psikologis melalui pendekatan seperti Art Therapy, yang membantu remaja mengekspresikan emosi dan mengurangi kecemasan. Selain itu, layanan informasi, penguatan keterampilan sosial-emosional, dan pelatihan keterampilan digital perlu dilakukan secara kolaboratif dengan pendekatan berbasis budaya. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu korban cyberbullying untuk mengatasi kecemasannya.
Development of an Art Therapy Module for Burnout and Self-Adjustment in K-Drama-Addicted Students Elni Yakub; Isnaria Rizki Hayati; Amirah Diniaty; Siska Mardes; Najwa Adyani Dwitammi
Ta'dib Vol 28 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v28i1.13812

Abstract

The increasing phenomenon of academic burnout and low self-adjustment among students addicted to Korean dramas presents a serious challenge for guidance and counseling services in schools. This study aims to develop an Art Therapy module as an intervention to reduce academic burnout and enhance studentsÔÇÖ self-adjustment. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). Data were collected through observation, interviews, academic burnout questionnaires, self-adjustment scales, and expert validation in content, design, and language. Data analysis included product validity assessment, module practicality evaluation, and effectiveness testing using the Wilcoxon Signed Ranks Test. The results indicated that the module demonstrated a high level of validity (average >90%), excellent practicality (92%), and statistically significant effectiveness in reducing academic burnout (from 85.86 to 76.97) and improving student self-adjustment (from 83.46 to 99.00). The Wilcoxon test confirmed significant differences between pretest and posttest scores for both academic burnout (p = 0.000) and self-adjustment (p = 0.000). In conclusion, the Art Therapy module is valid, practical, and effective as a medium for group counseling services to support students in coping with academic burnout and enhancing self-adjustment affected by Korean drama addiction.
Developing a Career App Based on Students' Interests and Talents to Support Career Planning Kiki Mariah; Isnaria Rizki Hayati; Fadhila Rahman; Elni Yakub; Munawir
Ta'dib Vol 28 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v28i2.15965

Abstract

Career planning is a fundamental component of students’ development because it shapes their future educational and occupational pathways. In many schools, however, career planning is constrained by limited guidance services, students’ low awareness of their interests and talents, and the scarcity of accessible career information media conditions that can lead to less informed career decisions. This study addresses a gap in prior digital career media, which often provide generic information without integrating a validated interest, talent mapping process, and counselor support functions; the novelty of the proposed application lies in combining interest talent profiling with personalized career information and counselor oriented features, thereby contributing conceptually to a data-informed and personalized model of digital based career guidance. Using a Research and Development (R&D) approach with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate), data were collected through observations, interviews, a Student Career Media Needs Survey, and expert validations of content, design, and language. The findings indicate that the developed interest,  and talent, based career information application achieved a very valid rating in both content relevance and usability. The application enables students to explore their strengths, identify suitable career options, and access information on study programs across universities. Moreover, its digital format supports guidance counselors in identifying students’ potentials earlier and delivering more personalized career planning assistance. Overall, this application offers an effective and engaging tool for integrating technology into school based career guidance and making career exploration more meaningful, interactive, and aligned with contemporary learners’ needs.