Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pencegahan Kebakaran Gedung Milik Pemda DIY melalui Kajian Hasil Audit Energi Listrik Bledug Kusuma Prasaja; Adelia Octora Pristisahida; Miftahul Hudha
Prosiding Seminar Sains Nasional dan Teknologi Vol 12, No 1 (2022): VOL 12, NO 1 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v12i1.7216

Abstract

Optimalisasi  pemanfaatan  energi listrik pada bangunan gedung milik Pemerintah Daerah DIY dapat  dilakukan dengan  implementasi  manajemen energi dan pencegahan bahaya kebakaran agar penanganan masalah kelistrikan harus  ada dan dijaga kesinambungannya.  Kekosongan  kebijakan  dan  instrumen  kebijakan  terkait dengan manajemen energi listrik dan upaya pencegahan kebakaran gedung milik Pemda DIY menyebabkan  pengelolaan  penggunaan energi listrik tidak termonitor dan terkontrol dengan baik. Penggunaan energi listrik di  bangunan gedung pemerintah tidak  optimal  dan  cenderung  'mubazir'.  Selain  itu,  minimnya  pemahaman bahaya kebakaran karena permasalahan listrik meningkatkan potensi terjadinya kebakaran pada bangunan gedung Pemda DIY. Disamping itu, tidak adanya pemeliharaan rutin dan peremajaan instalasi listrik serta minimnya peran serta, inisiatif,  dan keterlibatan para pemangku  kepentingan turut  mempercepat menurunnya  kinerja  penggunaan energi listrik dan kehandalan instalasi listrik.Berdasarkan analisis terhadap temuan pada dasarnya yang harus dilakukan adalah (1) Membuat rancangan program hemat energi dan pencegahan kebakaran akibat permasalahan listrik pada gedung-gedung milik Pemerintah Daerah DIY, (2) Peningkatan kapasitas pengelola gedung dan teknisi listrik yang ditunjuk, (3) Pembentukan kelembagaan yang berkait manajemen energi dan keselamatan instalasi listrik bangunan gedung, (4) Dipenuhinya kebutuhan akan instrumen kebijakan terkait untuk menopang program manajemen energi dan keselamatan instalasi listrik agar terjadi pembiayaan energi yang efisien dan antisipasi terhadap kebakaran gedung akibat permasalahan listrik.
Implementasi Teknologi EBT Berbasis Panel Surya Pada Produksi Batik Tulis Kebon Indah Guna Mendukung Green Management Irwan Novianto; Rifqi Syarif Nasrulloh; lilis kurniasari; Adelia Octora Pristisahida; Bledug Kusuma Prasaja; Muhamad Nasruddin Manaf; Zulkhairi Zulkhairi; Joang Ipmawati; Rio Ardiansyah; Akhmad Fakhurrozi; Aditya Wahyu Pratama; Diyon Saputro
Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ks.v2i1.2026

Abstract

Paguyuban Batik Tulis Kebon Indah terletak di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, merupakan salah satu sentra batik tulis dengan menggunakan pewarna alam. Paguyuban Batik Tulis Kebon Indah merupakan UKMK yang sudah mengimplementasikan tata kelola Green Management, salah satunya yaitu konsisten dengan pewarna alam yang digunakan. Tetapi paguyuban ini masih menggunakan minyak tanah dan listrik konvensional dari PLN untuk menyalakan kompor malam batik. Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan adalah pemasangan panel surya di paguyuban Batik Tulis Kebon Indah. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta dalam pemasangan panel surya yang mengacu pada Green Management. Metode pelaksanaan meliputi tahap survei lapangan. Tahap berikutnya perancangan kemudian tahap pemasangan dan uji coba yang meliputi pemberian beban output pada instalasi panel surya yang telah dibuat. Pengujian beban dengan menggunakan 5 buah kompor listrik malam batik dapat terlaksana dengan baik. Dimana 5 kompor listrik malam batik dapat menyala secara bersamaan mulai dari jam 10 pagi sampai jam 3 sore. Selain itu juga dilakukan sosialisasi kepada ibu-ibu pengrajin batik tulis guna melaksanakan transfer knowledge serta antisipasi jika terjadi kendala dalam pemakaian listrik berbasis sel surya.
SOSIALISASI PEMANFAATAN PANEL SURYA (EBT) UNTUK PROGRAM PENGUATAN PRODUKSI BATIK CAP PADA KELOMPOK BATIK NATURAL ART Irwan Novianto; Zulfatun Ruscitasari; Septian Rico Hernawan; Marosimy Millaty; Muhamad Nasruddin Manaf; I Nyoman Apraz Ramatryana; Adelia Octora Pristi Sahida; Zulkhairi, Zulkhairi; Joang Ipmawati; Bledug Kusuma Prasaja; Lilis Kurniasari; Muhamad Adhitya Saputra; Rio Ardiansyah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Batik Natural Art di Kelurahan Giripurwo, Gunungkidul, menghadapi masalah keterbatasan pasokan listrik PLN yang berdampak pada efisiensi produksi batik cap. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman komunitas mengenai pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) melalui sosialisasi panel surya sebagai alternatif energi yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR), dengan melibatkan anggota kelompok secara aktif dalam diskusi, identifikasi kebutuhan energi, serta penyusunan rencana aksi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman anggota terhadap panel surya dan munculnya komitmen internal kelompok untuk merencanakan pendanaan mandiri instalasi panel surya. Kegiatan ini juga memunculkan kesadaran baru menuju transformasi sosial yang lebih mandiri dan berkelanjutan
Design of a 1-phase Axial Flux Type Generator with a Variation of Winding on a Star-Shaped Stator Ikhsanudin, Muhammad; Novianto, Irwan; Prasaja, Bledug Kusuma
Circuit: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : PTE FTK UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/crc.v8i1.19658

Abstract

A single-phase axial flux generator with a star-shaped stator is required to explore the optimal use of rainwater energy as a renewable energy source. Untuk eksperimen, jumlah coils dan diameternya diubah. 25 coils dan 50 coils with 0.4 mm diameter and 25 coils and 40 coils with 0.5 mm diameter were designed. Generator performance will be tested under load and no load conditions at 600 rpm to 2000 rpm. The test results indicate that, for a single-phase axial generator running at 2.4W output conditions, increasing the number of windings impacts the voltage induced by the generator and that the number of stator windings influences the quantity of induced voltage, current, and power. Test findings with various winding variations, employing a 4.8V 0.5A or 2.4W light bulb load, demonstrate that an increase in winding count leads to an increase in electrical output
Rancang Bangun Sistem Pemantauan Baterai PLTS Berbasis IoT pada Lahan Pertanian Zul, Zulkhairi; Pristisahida, Adelia Octora; Mardhiyyah, Rodhiyah; Prasaja, Bledug Kusuma; Fakhrurrozi, Akhmad; Amiyanto, Totok Sarwi; Machfud, Achmad Agim
Jurnal Riset Rekayasa Elektro Vol. 7 No. 2 (2025): JRRE VOL 7 NO 2 DESEMBER 2025
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrre.v7i2.24681

Abstract

Teknologi penyiraman otomatis pada lahan pertanian memerlukan sumber energi yang dapat dijangkau. Jauhnya sumber listrik dan luas lahan menjadi salah satu kendala dalam penerapan teknologi penyiraman otomatis. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi salah satu solusi sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan. Pemanfaatan, keberlanjutan, dan keandalan sistem ini sangat bergantung pada performa baterai yang rentan terhadap kondisi Deep Discharge sehingga perlu untuk melakukan pengawasan pada penggunaannya. Penelitian ini melakukan rancang bangun sistem pemantauan kemampuan baterai dan mencegah terjadinya Depth of Discharge (DoD) berlebihan. Pemantauan dilakukan dengan merekam data listrik (tegangan, arus, daya) secara otomatis ke dalam spreadsheet dan mengendalikan sistem dari jarak jauh melalui aplikasi Blynk. Berdasarkan pengujian sistem monitoring berhasil memantau tegangan baterai. Baterai yang digunakan dapat bekerja pada siang hari dengan tegangan lebih dari 11V. Pada malam hari baterai mengalami penurunan tegangan hingga 9V namun sistem dapat memutus aliran penggunaan listrik saat tengangan kurang dari 11V untuk menghindari terjadinya DoD. Cara ini dapat digunakan untuk penggunaan PLTS secara luas agar kualitas baterai dapat terjaga