Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Sma Al-Idrisiyah Sekolah SMA Al Idrisiyah Tanjung Selor Fatimah Al -Zahrah Desa Gunung Sari Km 12 Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Iskandar; Budi Mulyadi; Irsyad Sudirman; Syaini; Jimmy Nasroan; Masruri; Wempi Feber; Yani Faturrachman; M. Ibnu Ashari. R
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i1.4798

Abstract

Merdeka Curriculum is a curriculum with diverse intracurricular learning where content will be more optimal so that students have enough time to explore concepts and strengthen competencies. The independent teaching platform is an educational platform that can be used by educators as a medium for learning. The independent teaching platform is a driving force for educators in realizing pancasila learners who have various learning features. Based on various obstacles at Al Idrisiyah High School, including literacy, references, digital access, teacher competence, and time management, it is known that some teachers still rely on package books, both student books and teacher books as the only learning resource. While other learning resources are considered unimportant, it motivates us to carry out service activities with the theme of socialization of the independent curriculum which is in line with the independent curriculum launched by the Minister of Education and Culture in February 2022 as one of the Merdeka Belajar programs. The purpose of the socialization of the independent learning curriculum at Idrisiyah Senior High School in Gunung Sari Village, Tanjung Selor District, Bulungan Regency is to improve the quality of learning. The Merdeka curriculum focuses on essential materials and on developing the character of the pancasila student profile and is a step to transform education for the realization of Indonesia's Superior Human Resources which have pancasila student features. The implementation of the independent curriculum is a new thing, therefore Al-Idrisiyah High School continues to strive to equip teachers' knowledge so that teaching and learning activities that use the independent curriculum can later run optimally. In this Independent Learning Curriculum, there is no specialization program, so students can be free to choose subjects that suit their interests and talents. With this program, it can improve the quality of human resources. Because quality human resources can improve the progress of the nation. Kata kunci— curriculum, independent learning, Al-Idrisiyah High School;
Implementasi Kualitas Pengawasan Pelayanan Publik Dalam Pembangian Bantuan Langsung Tunai Covid 19 Di Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2020 Kartini Maharani Abdul; Budi Mulyadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5398

Abstract

Penelitian ini berguna untuk mengetahui permasalahan berkaitan BLT kepada masyarakat di Desa Gunung Sriang yang kehilangan mata pencaharian dengan mempertimbangkan kemampuan finansial atau keuangan warga yang bersangkutan, tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial serta beranggotakan keluarga dengan ketentuan rentan sakit menahun atau serius. Metode pengkajian ini yakni pengkajian dengan deskriptif kualitatif yang bisa disebut tipe pengkajian yang berguna untuk memberikan penjabaran situasi secara sistematis, sesuai fakta, serta tepat berkaitan dengan objek dikaji dimana hasil deskriptif dilangsungkan dengan penjabaran secara rinci serta menyeluruh. Hasil penelitian Implementasi kualitas pengawasan pelayanan pubik dalam penyaluran BLT yakni tersalurkan pada orang yang kehilangan mata pencaharaian dan masyarakat rentan yang terdampak. Adapun kendala pendistribusian BLT-dana desa perolehan evaluasi dikarenakan 2 faktor utama. Pertama, belum masuk akun kas desa. Kedua, dana desa telah diterima tetapi pendistribusian masih tersendat dengan situasi tersebut.
Penciptaan Kepribadian Kepemimpinan Siswa Melalui Edukasi Nilai Kejujuran, Keadilan dan Nilai Tanggung Jawab di SMPN 08 Desa Apung Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan: Pengabdian Wempi Feber; Kartini Maharani Abdul; Iskandar; Masruri; Syaini; Budi Mulyadi; Jimmy Nasroen; Irsyad Sudirman; K. Rapiandi Isak Merang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6238

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi nilai kejujuran, keadilan dan tanggung jawab dalam penciptaan kepribadian kepemimpinan siswa dalam menghadapi tantangan kedepannya dalam penciptaan siswa jadi seorang pemimpin. Adapun permasalahan yang sering kali dijumpai yakni adanya ketidak jujuran, ketidak adilan dan tidak adanya rasa tanggung jawab yang terjadi sejak dini dan jika tidak di edukasi sejak dini hal tersebut akan terbawa sampai dewasanya. Adapun metode dalam kegiatan pengebdian ini menggunakan metode sosialisasi langsung kepada Masyarakat dengan memberikan edukasi kepada siswa-siswi di SMPN 08 Desa Apung Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dengan strategi penciptaan kepribadian kepemimpinan siswa-siswi tersebut. Selanjutnya Hasil dari kegiatan ini siswa-siswi jadi lebih memahami nilai kepemimpinan contoh jujur, adil, dan bertanggung jawab. Selain itu, mereka juga lebih aktif, berani menyampaikan pendapat, mampu bekerja sama dalam kelompok, serta mulai menunjukkan sikap saling menghargai. Dari kegiatan yang dilakukan, terlihat juga adanya peningkatan kepercayaan diri dan antusiasme siswa dalam mengikuti proses pembelajaran hingga akhir kegiatan.
Perilaku Masyarakat Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Dalam Pengelolaan Sampah Organik Dan Anorganik Kartini Maharani Abdul; Budi Mulyadi; Irsyad Sudirman; Hendrikus Toto
Prediksi : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 25, No 2 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v25i2.9669

Abstract

his study aims to describe the behavior of the community of Antutan Village, Tanjung Palas District, Bulungan Regency in managing organic and inorganic waste, where there are problems in the village, namely the frequent disposal of waste into the river and the piling of waste beside the forest in the village. The research method used in this study is descriptive qualitative with interview techniques and field observations. This type of research is descriptive, namely to describe and examine data obtained from in-depth interviews, observations, as well as documentation data and literature studies. The results of this study show that in managing organic and inorganic waste, various behaviors arise, including burning dry waste, composting organic waste, as well as reusing waste and separating waste, which are not carried out with proper management and can even be said to be unstructured. There is only individual awareness in managing such waste into something that can be reused, such as organic fertilizer for wet waste and handicrafts for dry waste. Additionally, there are no trash bins available for separating waste, no temporary waste disposal sites, and no transportation system for collecting waste in Antutan Village, Tanjung Palas District, Bulungan Regency.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sebauah prilaku Masyarakat Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Dalam Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik yang mana terdapat permasalahan di Desa tersebut yakni seringnya Masyarakat yang membuang sampah di Sungai dan menimbun sampah disamping hutan yang ada di Desa tersebut. Metode Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif teknik wawancara dan observasi lapangan. Jenis penelitian bersifat deskriptif, yaitu untuk mendeskripsikan serta mengkaji data yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam (indepth interview), observasi, maupun data dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini antara lain dalam mengelola sampah organik dan anorganik menimbulkan perilaku yang bermacam-macam antara lain melakukan pembakaran sampah-sampah kering, kemudian melakukan pegomposan terhadap sampah organik, serta pemanfaatan Kembali sampah dan pemisahan sampah yang tidak dilakukan secara pengelolaan dengan baik bahkan bisa dikatakan tidak dilaksanakan secara terstruktur. Adapun Hanya kesadaran secara mendiri yang mengelola sampah-sampah tersebut menjadi sesuatu yang dapat dimanfaatkan Kembali seperti pupuk organik untuk sampah basah dan kerajinan tangan untuk sampah kering tersebut serta tidak tersedianya tong sampah untuk memisahkan sampah, tidak adanya tempat pembuangan sampah sementara dan tidak adanya angkutan untuk mengangkut sampah di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJA APARATUR PENGAWAS INTERN PEMERINTAH (STUDI PADA KANTOR INSPEKTORAT PROVINSI KALIMANTAN UTARA) Budi Mulyadi; Kartini Maharani Abdul; Erlina Kurnia Asih
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v11i2.2337

Abstract

Government Internal Supevisory Apparatus or as knowing as APIP is an instrument that built with the task of doing an internal control in Central Government and Regional Government, consisting of financial and development supervisory agency (BPKP), Inspectorate General of Ministry, Inspectorate of Province/District/City and Supervisory Internal Unit in another government legal entities according to the civil regulation. his research is to find out the effect of competency on government internal supervisory apparatus at Inspectorate Province of North Borneo. This research is a quantitative research. This research method is used to test the hypotic and find out the effect between variables that has built to be a research model that is to find out the correlation between the Independent variable that is Competency of Independent variable that is performance of APIP. Data Analysis technique that used in testing hypothesis are Ordinary linear regression analysis and structural Equation Modeling (SEM) . That ruquired to do some assumption tests like normalist assumption test , assumption of no outlier, and linearity. This research shows that competency variable gives 80% postive and significant effect to performance of Government Internal Supervisory Apparatus (APIP), and the rest 20% is affected by another factor of this research. Variable competency is seen more 0,82 or 67% on motive indicator while on the performance variable is seen 0,75 or 57% on timeliness indicator.