Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kinerja pegawai pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Kalimatan Tengah Edwin Adipratama; Ferdinand, Ferdinand; Fitria Husnatarina
Journal of Environment and Management Vol. 2 No. 1 (2021): Journal of Environment and Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya dan (and) Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jem.v2i1.2657

Abstract

Pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan salah satu penggerak penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi baik di tingkat nasional maupun daerah. Pengadaan barang dan jasa pemerintah yang efisien dan efektif merupakan salah satu bagian yang penting dalam pencapaian kinerja dalam suatu organisasi. Kesuksesan suatu organisasi sangat ditentukan oleh kinerja, yang mana dalam artinya kinerja adalah melakukan suatu kegiatan dan penyempurnaan sesuai tanggung jawab dengan hasil yang diharapkan. Kinerja merupakan upaya dari suatu tujuan tergantung pada hasil dari kegiatan yang dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Biro Pengadaan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksplanasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial model Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) serta uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kompetensi tidak berpengaruh langsung antara terhadap kinerja, kompetensi berpengaruh langsung antara terhadap motivasi, motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja. Variabel motivasi merupakan variable intervening, hubungan antara kompetensi terhadap kinerja.
RESPON TANAMAN KEDELAI [Glycine max (L.) Merril] TERHADAP PEMBERIAN BIOCHAR DAN PUPUK NPK Ferdinand, Ferdinand; Yulia, Arnis En; Isnaini, Isnaini
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Vol 7 (2020): Edisi 2 Juli s/d Desember 2020
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to examine the effect of biochar with the best NPK fertilizer that gives the best impact on the gr owth and productions of soybean. The experiment was conducted in an experimental field of Faculty of Agriculture, Riau University, in February until Juni 2019, the experimentallyusing factorial 4x2 conducted arranged completely randomized design (CRD) consist of four levels of biochar (control; 5 ton.ha-1 ;10 ton.ha-1;15 ton.ha-1) and two levels of NPK fertilizer (125 kg.ha-1;250 kg.ha-1). The data was analyzed of varience and further with the New Multiple Range Test (DNMRT) at the level of 5%. Parameters observed wereinternodes  length, number of branch, flowering time, harvest time, the percentage of pithy pods of plant, crop seeed weight, productivity (g.m-2) and weight of 100 seeds. Result showed the application of biochar and NPK fertilizer has a significant effect on internodes  length, number of branch, the percentage of pithy pods of plant, crop seeed weight, productivity (g.m-2). Interaction between 10 ton.ha-1 biochar at NPK 250 kg.ha-1 gave the best impact on the growth and productions of soybean. Keywords: Biochar, NPK fertilizer, Soybean.
Penerapan Value Engineering pada Proyek Pembangunan Gedung Serbaguna X di Kota Medan Ferdinand, Ferdinand; Adianto, Yohanes L. D.
Journal of Sustainable Construction Vol 1 No 2 (2022): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.524 KB) | DOI: 10.26593/josc.v1i2.5696

Abstract

Berkaca pada kondisi pandemi yang sedang terjadi, perekonomian dalam berbagai sektor termasuk sektor konstruksi akan turut terdampak. Oleh sebab itu, diperlukan usaha penghematan biaya dengan mengefisiensikan desain yang direncanakan untuk meminimalkan potensi terhambatnya pembangunan, salah satunya dengan menerapkan pendekatan value engineering. Gedung Serbaguna X merupakan salah satu proyek yang ingin menerapkannya karena keterbatasan dana yang dimiliki hasil penggalangan dana organisasi sosial dan para sukarelawan. Berdasarkan data sekunder terkait proyek tersebut, identifikasi jenis pekerjaan yang berpotensi untuk menghasilkan penghematan terbesar dilakukan dengan melihat persentase biaya terbesar, dan menghitung cost/worth ratio untuk masing subpekerjaan. Selanjutnya, subpekerjaan dengan nilai rasio terbesar akan dianalisis menggunakan FAST diagram sebelum pada akhirnya diolah untuk mendapatkan beberapa alternatif desain lainnya. Selain biaya, kriteria lain yaitu waktu, mutu, metode pelaksanaan, ketersediaan material, konduktivitas termal, dan redaman suara dipertimbangkan selanjutnya dalam pemilihan alternatif terbaik menggunakan decision matrix. Hasil menunjukkan bahwa penghematan biaya dapat dilakukan melalui subpekerjaan pelat lantai serta atap dan insulasi. Perubahan desain menggunakan pelat precast half-slab menghasilkan penghematan sebesar 5,2% terhadap biaya pekerjaan pelat konvensional, atau sebesar Rp159.600.043,00. Sementara itu, penggunaan atap galvalume dan FLAB dapat menghemat sebesar Rp168.192.560,00, atau sebesar 18,9% terhadap biaya pekerjaan atap dan insulasi menggunakan desain eksisting.
PELATIHAN BUSINESS PLAN DALAM PENINGKATAN SKILL KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS, UNIVERSITAS PALANGKA RAYA Ferdinand, Ferdinand; Meitiana, Meitiana; Kristinae, Vivy
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, November 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/xvp7vs83

Abstract

Pelatihan business plan bagi mahasiswa bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan dengan memberikan pemahaman mendalam tentang pembuatan rencana bisnis yang efektif dan aplikatif. Kegiatan ini melibatkan beberapa tahap, mulai dari pengenalan konsep dasar business plan, analisis pasar, proyeksi keuangan, hingga strategi pemasaran. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyusun business plan mereka sendiri, didampingi oleh fasilitator dan mentor yang berpengalaman. Selain itu, peserta juga berlatih mempresentasikan business plan mereka di depan panel untuk mendapatkan umpan balik yang konstruktif. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide bisnis mereka dengan lebih terstruktur dan terukur, serta mempersiapkan diri untuk memulai usaha atau merencanakan karir kewirausahaan. Evaluasi pelatihan dilakukan melalui penilaian kinerja business plan yang disusun dan umpan balik dari mentor, dengan tujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu diperbaiki dalam perencanaan bisnis mereka. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat positif bagi mahasiswa dalam memperkuat kemampuan kewirausahaan dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dunia bisnis yang dinamis.
Strategi Pengembangan Klaster Usaha Mikro Kecil dan Menengah Keripik Tempe di Sanan Malang Ferdinand, Ferdinand
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 14 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.307 KB) | DOI: 10.18202/jam23026332.14.1.01

Abstract

This study was conducted to see more about the MSME Cluster of Tempe Chips in Sanan Malang. The method uses descriptive qualitative to describe more detail about MSME Cluster of Tempe Chips. The survey results reveal that MSME Cluster of Tempe Chips in Sanan is an active cluster. There are internal and external obstacles in the development of the cluster and the authors recommend development strategies as follows: 1) establish community entrepreneurs tempe chips; 2) the development of business scale; 3) increase the governmental support.
Effectiveness of Topical use of Onion and Ginger for Joint Pain Cynthia, Fransisca; Priskila, Onny; Ang, Suryawan; Sugiyono, Agus; Ferdinand, Ferdinand
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 2 No 10 (2023): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v2i10.197

Abstract

Introduction: Onion and ginger have been widely used as painkillers empirically. Its use is always associated with administration by mouth rather than application to the skin. Elderly people often experience joint pain in connection with their aging condition or because of the disease they suffer. Objective: This literature study is to determine the effectiveness of giving onion and ginger as pain relievers in topical administration to joint pain areas. Method: literature study with inclusion criteria, namely: articles including primary literature, articles in English or Indonesian, articles containing onion for topical joint pain, articles containing ginger for topical joint pain, research articles available in full text, and articles in the form of original articles. Result and Discussion: Three journals were found with a total of 101 elderly respondents suffering from joint pain. Given shallot compresses, 10% and 20% ginger cream, and ginger plaster Measurement of the pain scale by means of the visual analog scale and the WOMAC questionnaire The results showed that all groups of shallot compresses, 10% and 20% ginger cream, and ginger plaster reduced the joint pain of elderly respondents compared to the control group. Conclusion: Based on the literature study conducted, it is concluded that the administration of onion and ginger is effective for reducing joint pain in the elderly in all types of topical administration, whether given in the form of compresses, extract creams, or plasters
The Effect of Acupuncture Therapy on Stomach Pain with Stomach Qi Stagnation Syndrome Chandra, Lindawati; Ferdinand, Ferdinand; Priskila, Onny
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 2 No 11 (2023): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v2i11.211

Abstract

Introduction: Gastric disease, or gastric pain, is discomfort in the pit of the stomach, including nausea, vomiting, feeling full in the stomach, bloating, and belching. The main causes of gastric pain are irregular eating patterns, not being able to manage stress, consumption of alcohol and cigarettes, ulcers in the stomach, and side effects of anti-inflammatory drugs. Gastric pain treatment can be done in conventional and traditional ways. Traditional medicine by means of acupuncture is a treatment technique that involves inserting special needles into certain points. Objective: This study aims to analyze the effect of acupuncture therapy on Zhong Wan (CV 12), Zu San Li (ST 36), Qimen (LR 14), Taichong (LR 3), Weishu (BL 21), and Neiguan (PC 6) points of patients with gastric pain at the Mustika Surabaya Foundation. Method: This research method is qualitative with a case study approach. This research was conducted between October and December 2022 with 10 therapies. The data was collected through interviews and direct measurements of the respondents. Result and Discussion: The results of the study showed that there was a change in respondent’s statements that they became more comfortable and reduced pain after carrying out acupuncture therapy. Conclusion: Treatment using the acupuncture method can effectively treat gastric pain
Kepastian Hukum Informed Consent pada Prosedur Tanam Benang Hidung di Klinik Kecantikan Ferdinand, Ferdinand
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman sebagai hak asasi setiap individu, sebagaimana diatur dalam Pasal 28 H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah penting. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Dalam konteks ini, prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan menjadi populer di Indonesia, tetapi terdapat banyak keluhan dan kasus malpraktik yang menimbulkan kerugian bagi pasien. Oleh karena itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai kepastian hukum informed consent pada prosedur tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepastian hukum informed consent pada prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan serta tanggung jawab dokter terhadap pasien yang menjalani prosedur ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hak dan kewajiban antara dokter dan pasien dalam prosedur tanam benang hidung, serta untuk mengidentifikasi aspek hukum yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan perlindungan hukum bagi pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal, dan tesis yang berkaitan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengkaji bahan-bahan hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informed consent dalam prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan di Indonesia masih memerlukan perbaikan. Terdapat banyak kasus di mana pasien mengalami kerugian akibat kurangnya informasi yang diberikan oleh dokter sebelum melakukan prosedur. Selain itu, ditemukan bahwa beberapa dokter tidak memiliki keahlian yang memadai untuk melakukan prosedur ini, yang berpotensi menimbulkan malpraktik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perlu adanya peningkatan kepastian hukum terkait informed consent pada prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan. Saran yang diberikan adalah penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan disahkan oleh organisasi profesi, serta peningkatan komunikasi antara dokter dan pasien. Dokter juga harus memiliki sertifikasi dan keahlian yang memadai untuk melakukan prosedur ini. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi potensi konflik dan sengketa medis serta meningkatkan perlindungan hukum bagi pasien.
Penerapan Value Engineering pada Proyek Pembangunan Gedung Serbaguna X di Kota Medan Ferdinand, Ferdinand; Adianto, Yohanes L. D.
Journal of Sustainable Construction Vol 1 No 2 (2022): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v1i2.5696

Abstract

Berkaca pada kondisi pandemi yang sedang terjadi, perekonomian dalam berbagai sektor termasuk sektor konstruksi akan turut terdampak. Oleh sebab itu, diperlukan usaha penghematan biaya dengan mengefisiensikan desain yang direncanakan untuk meminimalkan potensi terhambatnya pembangunan, salah satunya dengan menerapkan pendekatan value engineering. Gedung Serbaguna X merupakan salah satu proyek yang ingin menerapkannya karena keterbatasan dana yang dimiliki hasil penggalangan dana organisasi sosial dan para sukarelawan. Berdasarkan data sekunder terkait proyek tersebut, identifikasi jenis pekerjaan yang berpotensi untuk menghasilkan penghematan terbesar dilakukan dengan melihat persentase biaya terbesar, dan menghitung cost/worth ratio untuk masing subpekerjaan. Selanjutnya, subpekerjaan dengan nilai rasio terbesar akan dianalisis menggunakan FAST diagram sebelum pada akhirnya diolah untuk mendapatkan beberapa alternatif desain lainnya. Selain biaya, kriteria lain yaitu waktu, mutu, metode pelaksanaan, ketersediaan material, konduktivitas termal, dan redaman suara dipertimbangkan selanjutnya dalam pemilihan alternatif terbaik menggunakan decision matrix. Hasil menunjukkan bahwa penghematan biaya dapat dilakukan melalui subpekerjaan pelat lantai serta atap dan insulasi. Perubahan desain menggunakan pelat precast half-slab menghasilkan penghematan sebesar 5,2% terhadap biaya pekerjaan pelat konvensional, atau sebesar Rp159.600.043,00. Sementara itu, penggunaan atap galvalume dan FLAB dapat menghemat sebesar Rp168.192.560,00, atau sebesar 18,9% terhadap biaya pekerjaan atap dan insulasi menggunakan desain eksisting.
PERAN KEAHLIAN PELAKU USAHA DALAM MENINGKATKAN VALUE ADDED PADA PRODUK HASIL KERAJINAN TANGAN UKMDI KALIMANTAN TENGAH Ferdinand, Ferdinand; Tiawon, Harin
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/qhzeed87

Abstract

The purpose of community service activities is to increase the income of handicraft businesses made by adding products at Plangka Raya SMEs, by testing product quality in encouraging purchase decisions. The research applies the dynamic capability theory to synergize with the business environment which also strengthens the research structure in the relationship between product quality and purchase decisions. The research method is an associative-quantitative research approach. The population and sample in this study are the handicraft community in Dipalangka Raya. The number of respondents is 100 people who are regular customers of SME handicraft products in Central Kalimantan. The analysis tool used in this study is Partial Least Square (PLS) with the Structural Equation Modelling (SEM) approach. The results of this study show that product quality has a significant positive effect in increasing purchasing decisions. The implication of the results is that the importance of product quality drives purchasing decisions inseparable from the theory of dynamic capability, in an uncertain business environment so that business units (SMEs) are able to survive. In the next research, digital marketing variables can be added as a promotional tool that is relevant to the progress of the current business environment.