Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Dan Digital Marketing Pada Kelompok UMKM Laundry Putu Nita Cahyawati; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Asri Lestarini; Anak Agung Sri Agung Aryastuti; Ni Luh Anik Puspa Ningsih
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 2 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v7i2.2899

Abstract

Mitra pada pengabdian ini adalah adalah kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) laundry di Kecamatan Kuta Utara. Berdasarkan diskusi awal, diketahui bahwa mitra mengalami kesulitan dalam bersaing dengan kelompok usaha laundry lainnya yang cukup banyak di wilayahnya. Mitra membuka usaha dengan modal yang tidak terlampu besar dengan sasaran masyarakat sekitarnya. Hal ini dikarenakan mitra belum memiliki keunggulan tertentu dibandingkan dengan laundry lainnya. Selama masa pandemi mitra juga belum memahami prosedur kesehatan dan keselamatan kerja dan prosedur penangannya. Berdasarkan permasalahan tersebut kegiatan pengabdian difokuskan pada pemberian edukasi kesehatan dan keselamatan kerja, peluang usaha dengan pemanfaatan aromaterapi dalam usaha laundry serta digital marketing untuk memperluas dan efektifitas pemasaran. Metode kegiatan meliputi diskusi, pemberian edukasi, pemberian bantuan, monitoring dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan pretest untuk mengetahui karakteristik sosiodemografi dan pengetahuan awal mitra. Pemberian materi dilakukan secara blended learning. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini antara lain peningkatan pengetahuan mitra berdasarkan nilai pretest dan posttest dengan nilai rerata posttest sebesar adalah 78,33 poin, pelaksanaan kegiatan edukasi dilakukan sebanyak satu kali, dan bantuan diberikan pada seluruh mitra. Mitra didominasi oleh perempuan (60%), usia antara 20-40 tahun, pendidikan terakhir antara SD hingga SMA, lama bekerja antara 6 bulan hingga 3 tahun, mayoritas sudah menikah (60%) dan mayoritas beragama Hindu (60%). Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian telah berhasil dengan baik karena seluruh indikator yang ditetapkan telah berhasi terpenuhi.
Hubungan Lama Kontak dengan Dermatitis Kontak Akibat Kerja pada Karyawan Pencucian Mobil di Denpasar Utara I Gusti Ayu Pratiwi Utami Asbita; Made Sudarjana; Anak Agung Sri Agung Aryastuti
Aesculapius Medical Journal Vol 2 No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.2.1.2022.45-50

Abstract

Occupational contact dermatitis is an inflammatory skin condition that shows clinical abnormalities in the form of erythema, vesicles, and pruritus caused by contact with materials in the workplace. One of the factors thought to influence the occurrence of contact dermatitis is the duration of contact. The longer the contact with chemicals, the more damage the skin cells located in the deeper layers and the occurrence of damage to skin function, making it easier for dermatitis to occur. This study aims to determine the relationship between the duration of contact of vehicle washing workers with occupational contact dermatitis in car wash employees in North Denpasar sub-district. The research data were obtained from the Nordic Occupational Skin Questionnaire (NOSQ) and Mathias questionnaires involving 30 vehicle wash workers in North Denpasar sub-district. Data were analyzed by SPSS program using chi-square test. The results showed that the majority of vehicle washing workers who work in North Denpasar are aged 16-25 years (86.7%), the majority of workers have a contact duration of less than 7 hours (53.3%), and the majority of workers experience occupational contact dermatitis (63, 3%). The results of the analysis showed that there was a relationship between duration of contact and the incidence of occupational contact dermatitis in car wash employees in North Denpasar District (p = 0.017). The conclusion that can be drawn is there is a relationship between duration of contact with the incidence of occupational contact dermatitis in car wash employees in North Denpasar District.