Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding National Conference for Community Service Project

Sosialisasi Pembinaan Kesadaran akan Perilaku Bullying dan Hate Speech di GKPS Batam Yuli Indah Fajar Dini; Rizni Aulia Qadri; Billy Billy; Cristina Cristina; Felycia Felycia; Gilbert Gilbert; Michel Hui; Thalia Thalia
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol 4 No 1 (2022): The 4th National Conference of Community Service Project 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v4i1.6947

Abstract

Gereja Kristen Protestan Simalungun (disingkat GKPS) adalah sebuah Gereja Kristen dari daerah Simalungun yang dirintis oleh zendelling (pengabar Injil) dari Rheinische Missionsgesellschaft (RMG). Mitra yang menjadi sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah 30 pemuda pada Komunitas Pemuda GKPS Batam. Project kegiatan yang mengambil tema Bullying dan Hate Speech di kalangan pemuda ini adalah tugas dari mata kuliah Kewarganegaraan di Universitas Internasional Batam. Tujuan dari kegiatan ini adalah turut berperan serta dalam mencegah terjadinya Bullying dan Hate Speech dalam komunitas tersebut. Metode yang digunakan pada project ini adalah sosialisasi dan diskusi antara pembicara dan para pemuda. Kesimpulan yang bisa diambil dari sesi sosialisasi dan diskusi yang telah dilakukan antara lain bullying terjadi karena kita menerima dan menganggapnya sebagai bullying, bullying biasanya berawal dari sesuatu yang dianggap bercanda tapi pada akhirnya melukai/mem-bully, sedangkan hate speech sering kali dilakukan dan bersembunyi dibalik kebebasan berbicara yang pada dasarnya tidak memikirkan perasaan orang lain dan tidak menggunakan hati nurani. Mensosialisasikan tentang bullying and hate speech, ternyata sangat berhubungan dengan kehidupan para pemuda baik di kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan gereja itu sendiri. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bahwa para pemuda dalam Komunitas Pemuda ini mendapatkan pengetahuan yang cukup untuk dapat berperan aktif dalam membangun budaya pendidikan yang kondusif, berprestasi, saling menghargai dan jauh dari tindakan kekerasan dan ujaran kebencian. Untuk kedepannya diharapkan kegiatan semacam ini bisa mencapai komunitas-komunitas lainnya di kota Batam dan sekitarnya dengan menyampaikan materi atau tema yang berbeda sesuai dengan yang dibutuhkan.
Pembentukan Karakter Sejak Dini Di Panti Vistos Kasih Ikhlas Batam Rizni Aulia Qadri; Yuli Indah Fajar Dini; Nova Elisa; Cindy Cindy; Suyanti Suyanti; Lara Meilani; James Tio; Jennifer Agatha
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol 4 No 1 (2022): The 4th National Conference of Community Service Project 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v4i1.6953

Abstract

Pembentukan karakter memiliki nilai moral yang penting dan tinggi, maka dari itu harus dibekali sejak usia dini. Pembentukan karakter di usia dini tidak hanya mengenai bagaimana menjadi sosok yang baik dan sopan, tetapi juga menjadi pribadi yang memiliki nilai moral dan matang dalam mengolah emosi. Pembentukan karakter akan lebih baik diterapkan sejak dini karena akan sangat menentukan kemampuan anak dalam mengembangkan potensi mereka. Pembekalan materi pembentukan karakter ini dilakukan pada Panti Asuhan Vistos Kasih Ikhlas yang sudah berdiri selama 12 tahun. Kegiatan sosialisasi dengan tema “Pembentukan Karakter Sejak Dini” ini dipilih dengan tujuan untuk membantu anak-anak panti asuhan agar lebih memahami tentang pentingnya pembentukan karakter yang baik dalam diri mereka. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan tugas dari mata kuliah Kewarganegaraan ini, kami bertujuan membantu anak-anak panti asuhan supaya bisa memiliki kepribadian yang baik melalui kegiatan sosialisasi. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah sosialisasi, dan untuk menganalisis data yang diperoleh, kami menggunakan teknik pengumpulan data kualitatif. Melalui kegiatan sosialisasi ini, anak-anak Panti Asuhan Vistos Kasih Ikhlas diharapkan dapat memiliki karakter yang baik, dapat berbaur dengan sesama, memiliki rasa kemanusiaan, dan menjadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan yang telah dilakukan, kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan di panti asuhan lain di area Kota Batam dan sekitarnya yang memiliki jumlah anak-anak lebih banyak, sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat menjadi sarana untuk menebarkan hal yang positif di sekitar kita di masa yang akan datang.