Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pembuatan Video Pembelajaran Yang Berjudul: “Apa Saja Stratifikasi Sosial Yang Ada Di Indonesia” Candy Candy; Dessy Aliandrina; Teddy Ong; Stefhani Susanto; Junestin Junestin; Wynne Lie; Rizal Verandi
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol 4 No 1 (2022): The 4th National Conference of Community Service Project 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v4i1.6942

Abstract

Pada masa pandemi ini, proses belajar mengajar di SMAN 1 Karimun menjadi terhambat, karena kebijakan pemerintah yang mengharuskan sekolah untuk membuat sistem pembelajaran secara online. Dikarenakan adanya hal ini maka siswa pun menjadi tidak fokus dan menjadi kurang mengerti atas materi yang diberikan oleh guru pada saat melakukan pertemuan secara online. Hal ini menjadi alasan kami untuk membuat video pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan minat belajar dari siswa dan siswi di SMAN 1 Karimun. Tujuan dari pelaksanaan project ini adalah: membantu guru dalam proses belajar mengajar peserta didik kelas dan meningkatkan minat belajar dari siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development, dengan model ADDIE. Luaran atau hasil pelaksanaan ini terdiri dari 3 produk, yaitu Video Pembelajaran, Soft file materi, dan Powerpoint. Pelaksanaan proyek ini memberikan dampak positif kepada siswa kelas 11 di SMAN 1 Karimun, karena membuat proses belajar mengajar menjadi lebih efektif, serta produk yang dihasilkan bisa dipergunakan lagi ketika pasca pandemi ini.
The Mediating Effect of Brand Equity on Purchase Intention in E-commerce: The Role of E-WOM, Social Media Market-ing, Brand Image, and Knowledge Fendy Cuandra; Justin Justin; Isnaini Nuzula Agustin; Lily Purwianti; Stefhani Susanto
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 2 (2026): Juli : Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaemb.v6i2.10446

Abstract

This study discusses the mediating role of brand equity variables on the relationship between electronic word of mouth, social media marketing, brand image, and brand knowledge variables on purchase intention in the context of e-commerce platforms. This study utilizes smart pls 3 to analyze 384 data that have been collected through google form. There are results from the study in the form of the mediating effect of brand equity on electronic word of mouth and social media marketing on purchase intention does not provide a significant influence, but electronic word of mouth, social media marketing, brand image, and brand knowledge have a significant influence on brand equity which will then provide a significant influence on purchase intention from brand equity. This study adopts the theory of planned behavior as the grand theory to discuss these variables which makes this study novelty. In order to remain competitive within the e-commerce industry, businesses must enhance electronic word of mouth, social media marketing, brand image, and brand knowledge. These efforts play a role in enhancing brand equity, which in turn influences consumer attitudes and habits, resulting to increased purchase intention and shopping activity on the e-commerce platform.
RATIONAL CHOICE THEORY: GREEN BANKING PRACTICES FOCUSED Fendy Cuandra; Ivan Jones; Candy; Egabetha Amirah Yudhaputri; Stefhani Susanto
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 9 No 2 (2025): June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/j25485024.y2025.v9.i2.7169

Abstract

Banks as economic drivers in their own country have a high influence on encouraging environmentally friendly practices. It is due to the increasing damage to the environment in Indonesia. Before the 2010s, banks did not have enough awareness to carry out environmentally friendly practices included in their operational activities. In Indonesia, the government started to enforce green banking rules in 2012. Indonesia initiated green banking practices, which reached their peak in 2020 during the COVID-19 pandemic. This study examines whether customers have understood the growth of green banking practices in Indonesia, the effects of banks' environmentally friendly practices on the loyalty of commercial bank customers, and whether awareness and knowledge of banks' green practices will have an impact on loyalty towards banks. This study examines the importance of implementing green banking due to the increasing awareness and high level of customer knowledge about the environment. This research is the first to be conducted in Batam City, examining green banking through the lens of the grand theory of rational choice. The rational choice theory will serve as the novelty for this research. Also, the green trust variable mediating green banking awareness and green banking knowledge affecting green banking loyalty will serve as the novelty of this research.
Purchase Intention on E-Commerce Application: The Effectiveness of Brand Equity as Mediation Fendy Cuandra; Jeferey Phang; Lily Purwianti; Listia Nurjanah; Stefhani Susanto
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wnazrs11

Abstract

This study examines how brand equity functions as a mediator in the relationship between electronic word-of-mouth (E-WOM), Social Media Marketing (SMM), Brand Engagement (BENG), Brand Love (BL), Brand Equity (BEQ), and Purchase Intention (PI) in e-commerce. Currently there is no research with variables mentioned above that implemented the Theory of Planned Behavior (TPB) therefore represents novelty aspect. Data evaluated from 293 e-commerce consumers is examined using PLS-SEM. Result shows that BEQ significantly mediates the effect of SMM and E-WOM on PI. While SMM and E-WOM both increase BEQ, their direct impacts on PI are shown to be irrelevant. Furthermore, it has been demonstrated that BL significantly influences both BEQ and PI, but BEQ does not have a significant effect. The findings showed the importance of BEQ in connecting SMM to consumer PI in e-commerce while using the theory of planned behavior by Ajzen (1985) in Indonesia highlighting this research gap
ANALISIS KINERJA BISNIS: STUDI PADA STARTUP BISNIS DIGITAL Fendy Cuandra; Raymond Gautama Putra; Listia Nurjanah; Lily Purwianti; Stefhani Susanto
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v12i1.2780

Abstract

ABSTRAKDi era yang didorong oleh teknologi saat ini, perusahaan semakin dituntut untuk mentransformasi model bisnis mereka agar tetap kompetitif. Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut perusahaan untuk mentransformasi model bisnisnya melalui integrasi teknologi digital, peningkatan kapabilitas pembelajaran organisasi, orientasi pasar yang responsif, serta inovasi berkelanjutan guna menciptakan keunggulan kompetitif dan meningkatkan kinerja bisnis. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja bisnis startup digital dengan fokus pada kemampuan belajar, orientasi pasar, kemampuan teknologi dan kemampuan inovasi. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan menggunakan sampel individu yang familiar dengan perusahaan rintisan di Kota Batam yang telah beroperasi setidaknya selama lima tahun dan memiliki struktur organisasi formal yang mendukung inovasi dan pengembangan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan belajar, orientasi pasar, dan teknologi berpengaruh signifikan terhadap kinerja produk dan bisnis. Kemampuan belajar dan orientasi pasar juga secara langsung memengaruhi kinerja bisnis, sedangkan kemampuan inovasi dan kemampuan teknologi tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan. Kinerja produk terbukti memediasi hubungan antara kemampuan teknologi, kemampuan belajar, dan orientasi pasar terhadap kinerja bisnis, tetapi tidak terhadap kemampuan inovasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menyoroti peran penting kemampuan belajar, orientasi pasar, dan kemampuan teknologi dalam meningkatkan kinerja produk dan bisnis.ABSTRACTIn today's technology-driven era, companies are increasingly required to transform their business models to remain competitive. Rapid technological advancements force companies to be more adaptive within the business ecosystem to survive in an increasingly competitive market. This study aims to identify factors that influence business performance. A quantitative approach was employed, using a sample of individuals familiar with startups in Batam City that have been operating for at least five years and have a formal organizational structure that supports innovation and product development. The results show that learning ability, market orientation, and technological capability have a significant positive influence on product performance, which in turn impacts business performance. Learning ability and market orientation also directly influence business performance, while innovation ability and technological capability do not show a significant direct influence. Product performance is shown to mediate the relationship between technological capability, learning ability, and market orientation on business performance, but not on innovation ability. Overall, the results highlight the important role of learning ability, market orientation, and technological capability in improving product and business performance
PENGARUH E-SERVICE QUALITY DAN E-SERVICE RECOVERY TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN E-COMMERCE MELALUI KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN Fendy Cuandra; Christina Christina; Lily Purwianti; Edy Yulianto; Stefhani Susanto
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2750

Abstract

ABSTRAKPesatnya perkembangan e-commerce telah meningkatkan persaingan antar platform digital, sehingga mempertahankan loyalitas pelanggan menjadi tantangan strategis bagi perusahaan. Dalam kondisi tersebut, kualitas layanan elektronik dan kemampuan pemulihan layanan menjadi faktor penting yang diduga berperan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kualitas layanan elektronik dan pemulihan layanan terhadap loyalitas pelanggan e-commerce, dengan kepercayaan dan kepuasan sebagai mediator, sesuai konteks Relationship Marketing Theory. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode purposive sampling, melibatkan 264 responden pengguna e-commerce di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan teknik Partial Least SquaresStructural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa baik e-service quality maupun e-service recovery tidak berpengaruh langsung terhadap loyalitas pelanggan, tetapi memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan melalui e-trust dan e-satisfaction. Kebaruan dari studi ini terletak pada penggunaan dua variabel mediasi dalam satu model konseptual yang utuh, untuk menjelaskan hubungan antara kualitas layanan dan loyalitas pelanggan secara lebih mendalam. Temuan ini menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan e-commerce terbentuk secara langsung melalui kepercayaan dan kepuasan pelanggan. Hasil ini memperluas Relationship Marketing Theory dengan menegaskan bahwa hubungan jangka panjang di konteks digital bergantung pada kemampuan platform dalam menciptakan rasa aman, kepercayaan, dan pengalaman layanan yang memuaskan.ABSTRACTThe rapid development of e-commerce has increased competition between digital platforms, making maintaining customer loyalty a strategic challenge for companies. Under these conditions, e-service quality and service recovery capabilities are important factors thought to play a role in building long-term relationships with customers. This study aims to examine the effect of e-service quality and e-service recovery on e-commerce customer loyalty, with e-trust and e-satisfaction as mediators, in the context of Relationship Marketing Theory. The study was conducted with a quantitative approach using a purposive sampling method, involving 264 e-commerce user respondents in Indonesia. Data analysis was performed using the Partial Least SquaresStructural Equation Modeling (PLS-SEM) technique. The results show that neither e-service quality nor e-service recovery has a direct effect on customer loyalty, but has a significant indirect effect through e-trust and e-satisfaction. The novelty of this study lies in the use of two mediating variables within a single, coherent conceptual model to more deeply explain the relationship between service quality and customer loyalty. These findings suggest that e-commerce customer loyalty is formed directly through customer trust and satisfaction. These results extend Relationship Marketing Theory by emphasizing that long-term relationships in a digital context depend on the platform's ability to create a sense of security, trust, and a satisfying service experience
BERTOLAK DARI PENGALAMAN MENUJU KESETIAAN: KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI JEMBATAN PENGHUBUNG FAKTOR PADA INDUSTRI JARINGAN TELEKOMUNIKASI Fendy Cuandra; Charles Tan; Edy Yulianto Putra; Lily Purwianti; Stefhani Susanto
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2467

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi di Indonesia memaksakan perusahaan penyedia layanan internet untuk beradaptasi agar tetap kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dari faktor-faktor seperti kepercayaan, kualitas layanan, kualitas produk, pengalaman dan citra merek terhadap kesetian pelanggan dan kepuasan pelanggan sebagai mediasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 300 responden pengguna layanan internet di kota batam, dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) melalui program SmartPLS 3.0. Secara keseluruhan, studi ini menekan pentingnya kepuasan pelanggan dalam meningkatkan loyalitas pelanggan guna untuk memperkuat strategi dalam persaingan antar perusahaan.ABSTRACTThe development of technology in Indonesia forces internet service provider companies to adapt to remain competitive. This study aims to examine the influence of factors such as trust, service quality, product quality, experience, and brand image on customer loyalty, with customer satisfaction as a mediating variable. Data was collected through a questionnaire filled out by 300 internet service users in Batam City and analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) method through the SmartPLS 3.0 program. Overall, this study emphasizes the importance of customer satisfaction in enhancing customer loyalty to strengthen strategies in the competition among companies.
Revolusi Kinerja Bisnis di Era Digital: Menggali Kekuatan Kemampuan Bisnis Digital Fendy Cuandra; Jenny Kartika Dewi; Lily Purwianti; Edy Yulianto Putra; Stefhani Susanto
Jurnal Ekuilnomi Vol. 8 No. 1 (2026): Ekuilnomi Vol 8(1), Feb 2026
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/30rhx821

Abstract

Pertumbuhan bisnis digital yang pesat khususnya di kawasan urban seperti Kota Batam, mendorong perlunya pemahaman mendalam terhadap kemampuan teknologi yang berperan dalam meningkatkan kinerja bisnis secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor yang memengaruhi kinerja bisnis digital di Batam dengan menempatkan kinerja produk sebagai variabel mediasi dalam model penelitian. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemilik usaha berbasis digital yang menjalankan usahanya di Kota Batam. Data diperoleh dari 445 responden melalui penyebaran kuesioner secara online menggunakan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling serta analisis data menggunakan Smart PLS. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa seluruh hubungan dalam model yang diajukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis