Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS PENGHEMATAN KONSUMSI ENERGI PADA SISTEM PENGKONDISIAN UDARA DAN SISTEM PENERANGANDIAREA PRODUKSI PT. SRIWIJAYA ALAM SEGAR PALEMBANG Fitria, Dina; Irwansi, Yudi; Yuwon, Yuwon
JURNAL AMPERE Vol 2, No 1 (2017): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.892 KB)

Abstract

ABSTRAKEnergi listrik sangat penting peranannya dalam kehidupan sehari-hari.Dalam menunjang operasionalnya PT. Sriwijaya Alam Segar menggunakan suplay listrik dari PLN dengan kapasitas 855kVA. Konsumsi energinya terbagi dalam beberapa kelompok beban: beban penerangan, beban pendingin ruangan (AC), beban sistem produksi dan utility. Penghematan pemakaian energi listrik merupakan tindakan yang tepat untuk menekan biaya operasional yang menggunakan energi listrik, sehingga dengan penggunaan energi yang efektif dan efesien di harapkan dapat menaikan produktivitas. Berdasarkan hasil perhitungan di peroleh kesimpulan bahwa konsumsi energi pada sistem penerangan sebelum penggantian lampu TL LED 16W sebesar 34.698 kWH sedangkan setelah dilakukan penggantian lampu TL LED 16W konsumsi energi listrik menjadi 22.004kWH. Selain itu pada penggaturan ulang kelompok saklar lampu di area gudang suplay bawah dan area paletesing line 6–10 di dapatkan penghematan energi sebesar 374 kWH/bulan.Sedangkan hasil pengamatan untuk beban Air Conditioner sebelum dilakukan penggantian AC adalah 26.766kWH, Penulis merekomendasikan penggantian AC yang melebihi standar Brithish Thermal Unit per hour sehingga di dapati pemakaian energi sebesar 16.875kWH.Kata Kunci :Potensi, Penghematan, Energi, Konsumsi
APLIKASI MIKROKONTROLLER SEBAGAI PENGENDALI GENERATOR (SIMULASI MOTOR DC) Irwansi, Yudi
JURNAL AMPERE Vol 1, No 1 (2016): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/478

Abstract

ABSTRAKAplikasi mikrokontroller  sebagai pengendali generator (simulasi Motor DC) memberikan keuntungan dengan tidak diperlukannya banyak rangkaian elektronika pada system tersebut. Bahasa C digunakan dalam pemprograman pada sistem kontrol hardware pada mikrokontroller ATMEGA 16 dengan tampilan visual basic. Dari hasil simulasi yang telah dilakukan pemasangan genarator (simulasi mototr DC) secara pararel memberikan keuntungan apabila terjadi kerusakan pada salah stu generator (simulasi motor DC) maka motor DC lainnya akan secara otomatis menggantikannya dengan dikontrol melalui aplikasi mikrokontroller.Kata Kunci : Mikrokontroller ATMEGA 16, Visual Basic, Motor DC
IMPROVING RESOURCES AND SKILLS FOR MULTI-STAKEHOLDER PARTICIPATION TO ACHIEVE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) Widiyatsih, Tri; Masnunah; Rachmawati, Diana Widhi; Mardiana; Irwansi, Yudi; Utpalasari, Rih Laksmi
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): APRIL-JULI
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v2i1.1646

Abstract

Multi-stakeholder partnerships are one of the important strategies for achieving this, which have an interest in helping to increase resources and expertise, improve coordination and collaboration, build trust and mutual understanding, and increase the accountability of all parties involved in the achievement. Indonesia and Malaysia are two neighboring countries that have many similarities in cultural, economic and social terms, in addition to being strongly committed to joint efforts, where multi-party partnerships between the two countries can play an important role. One of the important roles of multi-stakeholder partnerships is to increase the resources and expertise of the parties involved. This can be done through cooperation, collaboration and synergy.
Sosialisasi penggunaan material listrik standar dan pengujiannya emidiana, Emidiana; Al Amin, M. Saleh; Azis, Abdul; Nurdiana, Nita; Febrianti, Irine Kartika; Perawati, Perawati; Irwansi, Yudi
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Kemas Journal - Januari - Juni
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kemas.v3i1.19389

Abstract

Penggunaan material listrik yang tidak sesuai standar sering kali menyebabkan terjadinya kecelakaan listrik, bahaya kebakaran, dan menyebabkan kerusakan peralatan elektronik. Hal ini terjadi, karena masyarakat tidak memahami pentingnya standar kualitas dan keamanan material listrik yang akan digunakan. Karena hal tersebut, sosialisasi mengenai standarisasi penggunaan material listrik, seperti : stop kontak, saklar, dan kabel serta pengujiannya menjadi hal yang sangat penting. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya siswa SMA, mengenai pentingnya penggunaan material listrik yang sesuai standar. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan risiko kecelakaan listrik dapat dikurangi, juga untuk meningkatkan keselamatan serta efisiensi penggunaan listrik di rumah dan sekolah. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi penyampaian materi edukatif oleh tujuh pemateri yang ahli di bidangnya, sesi diskusi interaktif, dan praktik langsung pengujian material listrik sesuai standar. Untuk untuk mengukur efektivitas sosialisasi dilaksanakan  sesi evaluasi pre-test dan post-test. Lebih dari 70% peserta setuju dan sangat setuju terhadap materi sosialisasi yang menunjukkan tingginya penerimaan dan pemahaman terhadap pentingnya penggunaan material listrik standar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas penggunaan listrik di berbagai sektor, dengan mengedukasi para siswa SMA sebagai agen perubahan di masyarakat.
Analisa Jatuh Tegangan Pada Penyulang Cendana Gardu Induk Bungaran Palembang Pebrianti, Irine Kartika; Azis, Abdul; Perawati, Perawati; Nurdiana, Nita; Irwansi, Yudi
Jurnal Ampere Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Ampere
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v6i2.6860

Abstract

Jatuh tegangan pada jaringan tegangan menengah merupakan suatu kondisi jumlah tegangan yang disalurkan tidak sama dengan tegangan yang diterima. Jatuh tegangan juga dipengaruhi oleh arus yang mengalir dan nilai tahanan penghantar. Salah satu gardu induk di Kota Palembang adalah Gardu Induk Bungaran yang berfungsi menyalurkan energi listrik ke konsumen melalui penyulang. Salah satu penyulang pada Gardu Induk Bungaran adalah Penyulang Cendana. Panjang Penyulang Cendana adalah 16,505 km dengan 65 transformator distribusi. Penelitian bertujuan untuk menganalisa jatuh tegangan pada Penyulang Cendana pada saat beban puncak dan beban dalam keadaan tidak seimbang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa jatuh tegangan 3 fasa paling besar terjadi pada node 44, yaitu 822,81 V (4,11%), dan jatuh tegangan 3 fasa paling kecil terjadi pada node 1, yaitu 109,40 V (0,55%). Jatuh tegangan pada Penyulang Cendana masih memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh PT PLN. Dimana dalam SPLN 72:1987 dikatakan bahwa untuk turun tegangan pada JTM dibolehkan 5 % dari tegangan kerja bagi sistem radial di atas tanah dan sistem simpul.
Penggunaan Panel Surya Sebagai Pembangkit Listrik Pada Alat Pengering Makanan Al Amin, M. Saleh; Emidiana, Emidiana; Pebrianti, Irine Kartika; Irwansi, Yudi
Jurnal Ampere Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Ampere
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v7i1.7703

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terletak di wilayah khatulistiwa dengan kekayaan yang melimpah, antara lain berupa cahaya matahari. Matahari sebagai sumber energi dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik bagi alat pengering makanan. Pada penelitian ini akan dirancang suatu sistem pembangkit listrik menggunakan cahaya matahari, yang akan mensuplai listrik pada alat pengering makanan. Saat matahari bersinar, cahaya matahari dapat digunakan untuk mengeringkan bahan makanan dan untuk mengisi batere. Saat hari hujan, listrik yang berasal dari cahaya matahari dan sudah disimpan dalam batere, dapat digunakan sebagai sumber listrik pada alat pengering makanan. Alat ini terdiri dari panel surya, regulator / charger, batere (akumulator) dan inverter. Alat ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat yang mencari nafkah dengan memanfaatkan cahaya matahari untuk pengeringan, misalnya : ikan asin dan kemplang. Tegangan rata-rata yang dihasilkan saat pengukuran pada panel surya adalah 12,49 V, batere 12,45 V dan inverter 221,1 V. Alat yang dihasilkan juga dapat menjadi alat praktek mahasiswa teknik elektro di laboratorium.
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Di Desa Seritanjung Kabupaten Ogan Ilir Irwansi, Yudi; Fernando, Hengky; Darmayana, Eka Putri; Fatra Aini, Nadila; Sari, Desi Puspita; Sandra, Dewi; Waliyarnirda, Mandinatul; Sunarte, Wayan; Dinata, Muris; Fitriani, Evi; Septidhamayanti, Haliza
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v3i1.188

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud kontribusi mahasiswa dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji peran KKN dalam meningkatkan kepedulian lingkungan dan memberikan edukasi kepada anak-anak di Desa Seritanjung Kabupaten Ogan Ilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi. Mahasiswa KKN mengikuti kegiatan kebersihan lingkungan, penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan, dan mendidik anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui KKN, kesadaran lingkungan di Desa Seri Tanjung mengalami peningkatan yang signifikan. Masyarakat mulai memahami betapa pentingnya menjaga kebersihan dan menjaga lingkungan di sekitar mereka. Peningkatan pengetahuan anak-anak mengenai pentingnya menjaga lingkungan juga ditunjukkan melalui kegiatan edukasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN.
Edukasi dan Sosialisasi Pemasangan Instalasi Listrik Penerangan Sesuai Standar PUIL di SMK Setianegara Sembawa Nurdiana, Nita; Emidiana, Emidiana; Al Amin, M. Saleh; Azis, Abdul; Kartike Febrianti, Irine; Perawati, Perawati; Irwansi, Yudi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.2786

Abstract

Dalam era modern ini, listrik telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat di pedesaan maupun perkotaan. Meski memberikan manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan listrik juga menimbulkan potensi bahaya. Salah satu penyebab umum dari risiko ini adalah modifikasi atau penambahan instalasi listrik yang tidak sesuai standar. Pemasangan beban yang berlebihan pada satu titik stop kontak juga dapat menyebabkan masalah. Untuk mengatasi risiko ini, pemerintah Indonesia telah mengatur standar instalasi listrik melalui Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang standar instalasi listrik, dengan harapan dapat mengurangi kemungkinan bahaya akibat kesalahan instalasi. Metode yang digunakan meliputi presentasi, ceramah, studi kasus, dan demonstrasi praktis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 82% peserta merasakan manfaat dari materi yang disampaikan, dan 75% memberikan penilaian kepuasan terhadap materi tersebut. Dari evaluasi tersebut juga terlihat adanya peningkatan pemahaman dari peserta. Para peserta menyarankan agar kegiatan ini diberikan waktu lebih lama, sehingga mereka dapat melakukan praktek lebih intensif. Hal ini mencerminkan antusiasme peserta untuk benar-benar menguasai pengetahuan yang diberikan. Kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam pemasangan instalasi listrik tampaknya meningkat, dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal yang positif.