Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penyuluhan E-Commerce Sebagai Alternatif Media Pemasaran Hasil Produk Desa Lokasi Baru Dalam Menunjang Rencana Desa Wisata Windirah, Nola; Mulyasari, Gita; Yuliarso, M Zulkarnain
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2023): November 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i6.501

Abstract

Pengembangan desa wisata membantu desa dalam menjadikan lingkungan atau potensi alam terjaga bahkan dapat meningkatkan kualitas alam itu sendiri. Teknologi informasi bisa dimanfaatkan dengan efektif untuk pengembangan desa wisata apabila pengelola dapat menggunakan teknologi tersebut dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi pengelola desa wisata memiliki pemahaman terhadap kegunaan teknologi informasi dan salah satunya adalah melalui e-commerce. Desa Lokasi Baru Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma menjadi salah satu yang bergerak aktif dalam pengelolaan potensi desa melalui BumDes untuk terwujudnya pembentukan desa wisata. Desa Lokasi Baru telah memiliki beberapa unit usaha seperti kerajinan rajutan dan olahan koran bekas, makanan Bipang manis, sajian wisata berupa kola seluas 0,5 hektar, kebun desa dan aktivitas penggemukan sapi yang dpat dijadikan unit-unit pendukung dalam mewujudkan desa wisata.  Namun, beberapa unit usaha yang telah dijalankan mengalami permasalahan yang sama berupa keterbatasan dalam pemasaran produk. Penyuluhan e-commerce yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan digital masyarakat dalam memasarkan berbagai produk potensial desa.   Hasil kegiatan menunjukkan antusias masyarakat cukup tinggi tercermin dari keaktifan dalam berdiskusi.
ANALISIS SISTEM AGRIBISNIS BUDIDAYA IKAN NILA Agribusinees System Analysis In Tilapia Cultivation Oktami, Evon Tri; Mulyasari, Gita; Yuliarso, M Zulkarnain; Sulistyowati, Endang
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7 No 2 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v7i2.41850

Abstract

Sistem agribisnis ikan nila merupakan suatu sistem yang kompleks yang mencakup berbagai tahapan dan komponen yang saling mendukung untuk menjamin keberhasilan produksi yang berkelanjutan. Sistem ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi, tetapi juga untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui penggunaan teknologi yang ramah lingkungan, pengelolaan limbah yang baik, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan teknologi, pelatihan, dan kebijakan pemerintah, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesejahteraan petani dan perekonomian masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang sistem agribisnis di sektor perikanan.The tilapia agribusiness system is a complex system that includes various stages and components that support each other to ensure sustainable production success. The system aims not only to increase production yields, but also to create economic, social, and environmental sustainability through the use of environmentally friendly technology, good waste management, and community empowerment. With the support of technology, training, and government policies, this activity can make a significant contribution to the welfare of farmers and the community's economy. This paper aims to provide a comprehensive overview of the agrobusiness system in the fisheries sector.
Analisis Sistem Agribisnis Sub Sektor Hortikultura Di Kabupaten Mukomuko Usna, Yeni; Mulyasari, Gita; Yuliarso, M Zulkarnain; Sulistyowati, Endang
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.600

Abstract

This study aims to analyze the agribusiness system of the Horticultural Sub-Sector in Mukomuko Regency using the literature review method. This approach examines various aspects of agribusiness, including the supply of production facilities sub-system, cultivation sub-system, product processing sub-system, marketing sub-system, and supporting sub-systems that support the sustainability of the agribusiness system. Mukomuko Regency has good potential for the development of the Horticulture sub-sector by integrating all of these sub-systems in a harmonized and integrated manner.In this study the methodology used was a literature review. This approach involves collecting, reviewing, and analyzing secondary data obtained from various sources, including scientific articles, books, reports, and other publications relevant to the topic of Horticulture subsector agribusiness. The results of this study indicate that the production facilities subsystem, the farming production/cultivation subsystem and the marketing subsystem have been running well and are profitable. While the processing subsystem has not been running well because farmers have not been able to process horticultural products with more modern. Sub-system support has also been running well but not yet optimal
Hubungan Produktivitas Usahatani Padi dengan Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Padi di Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu: kesejahteraan; petani padi; produktivitas Annisa Putri, Maharani; Yuliarso, M Zulkarnain; Ifebri, Rihan
innofarm Vol 27 No 1 (2025): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/innofarm.v27i1.12329

Abstract

The purpose of this research is to analyze the productivity of rice farming and the welfare of rice farming households in Singaran Pati Sub-District, Bengkulu City and the correlation between the two. The research location was selected purposively with the consideration that Singaran Pati Sub-District is one of the rice suppliers in Bengkulu City. The respondents consisted of 75 rice farmers who were selected using the simple random sampling method. The welfare of rice farming households was analyzed using indicators from BKKBN. The correlation between the productivity of rice farming and the welfare of rice farmer households was analyzed using the chi-square method. The results showed that the average productivity of rice farming in the research location was 4,8 tons/Ha. The level of households welfare of rice farmers in the research location with the highest percentage is KS II, which is 38,67%. The results showed a greater value of chi-square calculated than the value of the chi-square table so it was concluded that there is a correlation between the productivity of rice farming with the welfare of rice farmer households.
ANALISIS PENDAPATAN DAN RESIKO USAHA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KABUPATEN BENGKULU SELATAN Andani, Apri; Yuliarso, M Zulkarnain; Widiono, Septri
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 13 NO 01 2014 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.278 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.13.1.67-74

Abstract

The main objective of this study is to determine the income and financial risks of freshwater aquaculture, especially tilapia. The study was conducted in Seginim, South Bengkulu, with consideration that Seginim is an area of aquaculture centers in South Bengkulu. Samples have been taken as many as 50 tilapia farmers. Data analysis was using quantitative and qualitative models. Approach starts from the calculation of operating cost, revenue, and income, and then the study of risk analysis approached by variance analysis. The results show that the income of freshwater fish farming, tilapia in particular, is Rp 59,512,743.75 per period of production per farming unit, and the level of business risk is quite high with the number of CV more than 50% (>0,5) and it has opportunity losing of income as much as minus Rp 7,127,386.37 per period of production.
Model Kelembagaan Agribisnis (Model Rantai Nilai) Pada Tanaman Kelapa Sawit Rakyat: Agribusiness Institutional Model (Value Chain Model) In Smallholder Oil Palm Crops Muflihani, Andra Rizky; Yuliarso, M Zulkarnain; Mulyasari, Gita; Sulistyowati, Endang
Jurnal : Agricultural Review Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/arview.v4i1.1111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas model kelembagaan agribisnis pada tanaman kelapa sawit rakyat, yang merupakan komoditas strategis dalam perekonomian Indonesia. Penelitian ini meggunakan metode literature review. Kelapa sawit dipilih sebagai fokus penelitian karena potensi ekonominya yang tinggi dan peranannya dalam meningkatkan pendapatan petani serta kontribusinya terhadap ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi lokal. Tanaman ini memiliki kemampuan untuk tumbuh di berbagai kondisi lingkungan, sehingga menjadi pilihan menarik bagi petani kecil yang ingin meningkatkan taraf hidup mereka. Berbagai aktor dalam kelembagaan agribisnis, seperti koperasi, pengepul, pabrik pengolahan, lembaga keuangan, dan penyuluh pertanian, memiliki peran krusial dalam mendukung setiap subsistem yang ada. Dalam penelitian ini, nilai-nilai yang dihasilkan di setiap aktivitas dalam subsistem kelembagaan agribisnis diidentifikasi, bersama dengan kontribusi masing-masing aktor dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian. Pendekatan kolaboratif antara petani dan aktor terkait diharapkan dapat memfasilitasi akses terhadap informasi, sumber daya, dan teknologi yang diperlukan untuk mengoptimalkan hasil produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antaraktor sangat penting untuk mencapai keberlanjutan dalam pengelolaan kelapa sawit rakyat. Dengan demikian, penguatan kelembagaan agribisnis dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong perkembangan sektor kelapa sawit secara berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan kebijakan yang lebih baik dalam sektor agribisnis