Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Instrumen Penilaian Hasil Pembelajaran Kognitif pada Tes Uraian dan Tes Objektif Hellin Putri; Desty Susiani; Nabilla Setya Wandani; Fia Alifah Putri
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian berusaha menentukan apakah tujuan pendidikan tercapai atau tidak, sehingga evaluasi memiliki peran yang sangat besar dunia pendidikan. Setiap mata pelajaran menekankan evaluasi yang berkesinambungan, mengacu pada tujuan dan hasil yang komprehensif. Adapaun diantara ranah penilain dalam pendidikan adalah ranah kognitif.Penilaian kognitif merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengukur penguasaan pengetahuan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan kajian instrument penilaian hasil pembelajaran kognitif pada tes uraian dan tes objektif. metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research). Sejumlah referensi dikasi berdasarkan penilaian hasil belajar kognitif baik dari buku, jurnal, maupun dokumen peraturan pemerintah yang terkait. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kognitif adalah ranah yang mencakup kegiatan mental (otak). Tujuan aspek kognitif berorientasi kepada kemampuan berpikir yang mencakup kemampuan memecahkan masalah yang menuntut siswa untuk menghubungkan dan menggabungkan beberapa ide, gagasan, metode atau prosedur yang dipelajari untuk memecahkan masalah tersebut. Tes tertulis dibagi menjadi dua bentuk, yaitu bentuk uraian dan bentuk objektif. Bentuk uraian dibagi lagi menjadi dua, yaitu bentuk uraian bebas dan bentuk uraian terbatas. Sedangkan bentuk objektif dibagi menjadi empat bentuk, yaitu benar-salah, pilihan-ganda, menjodohkan, dan melengkapi/jawaban singkat.
Reflective Journal Implementation as a Form of Professionalism of Prospective Basic Education Teachers Nasyariah Siregar; Fia Alifah Putri; Vioni Saputri
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reflective journal writing is an underdeveloped platform in the professional teacher environment. Tanoto Foundation's efforts to become reflective practitioners, institutions must encourage professional teachers to use reflective journals as a way of evaluating and monitoring their teaching practice, so that teachers are more effective in the context of direct teaching in the 21st century era. With the aim of research on how to implement reflective journals, efforts to implement reflective journals, and obstacles in implementing reflective journals as a form of MI teacher professionalism. This research method uses a descriptive qualitative method with a population of PGMI students in semester VII of the 2022/2023 academic year, totaling 210 practicing students spread throughout the city and several Jambi districts. The sample used is a non-probability sample using a purposive sampling technique that uses a sample of students who teach in high grades, namely grades 4, 5 and 6, with 3 practicing students. The results of this study were that there was an increase from the first meeting in teaching and learning activities after implementing reflective journals, as seen from the second meeting. With observations at the first meeting before implementing reflective journals as a form of teacher professionalism it has a total score of 75% which is in the "enough" criterion. And the observation at the second meeting after implementing reflective journals as a form of teacher professionalism has a total score of 92% which is in the "very good" criteria
Model Pembelajaran RADEC Sebagai Pengembangan Pembelajaran Kolaboratif: Studi Pada Mahasiswa PGMI UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Fia Alifah Putri; Wahyu Iskandar
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) dalam mengembangkan pembelajaran kolaboratif dan kreativitas mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kombinasi (mixed methods) dengan model Concurrent Embedded, di mana pendekatan kualitatif ditempatkan sebagai metode utama dan pendekatan kuantitatif sebagai data pendukung yang berjalan secara simultan. Subjek penelitian terdiri dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada Mata Kuliah IPA Dasar. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif, sedangkan data sekunder dihimpun melalui dokumentasi serta penyebaran angket skala penilaian (rating scale). Analisis data dilakukan secara terpadu melalui reduksi, penyajian data kualitatif, serta perhitungan persentase kuantitatif. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa alur RADEC secara konsisten membangun ruang kolaborasi yang dinamis melalui proses brainstorming ide visual dan pemecahan masalah bersama. Temuan ini diperkuat oleh data kuantitatif dengan rata-rata angket implementasi model sebesar 85% (Kategori Baik) dan puncaknya pada tahap Create mencapai 88,93% (Sangat Baik). Pada tahap akhir ini, mahasiswa secara kolaboratif berhasil melahirkan produk kreatif ganda berupa 13 media pembelajaran pop-up book bertema makhluk hidup, ekosistem, dan lingkungan, serta 13 artikel ilmiah orisinal yang sukses disubmisi ke jurnal nasional terakreditasi dengan indeks similarity Turnitin berkisar 7%–36%. Rata-rata indikator pembelajaran kolaboratif dan kreativitas mahasiswa mencapai 86% (Sangat Baik), ditopang kuat oleh aspek kerja sama, rasa positif, dan pemberian dukungan tim (masing-masing 89%). Integrasi data menegaskan bahwa model RADEC sangat efektif bertindak sebagai wahana pembelajaran autentik yang memicu kreativitas dan melatih kompetensi riset kolaboratif calon pendidik MI/SD.
Peran Guru dalam Penanaman Nilai Religius dan Sikap Sosial Siswa Kelas III Sekolah Dasar Negeri 131/IV Kota Jambi Septa Viani; Siti Mariah Ulfah; Fia Alifah Putri
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.1030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menanamkan nilai religius dan sikap sosial pada siswa kelas III di Sekolah Dasar Negeri 131/IV Kota Jambi. Pendekatan pedagogis difokuskan pada bagaimana guru berfungsi sebagai teladan, pembimbing, dan pengawas dalam pembentukan karakter harian siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara bersama guru dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai religius siswa (beriman, bertakwa, bersih, toleran) terbentuk dengan baik melalui pembiasaan harian seperti doa bersama, sholat dhuha, dan tantangan jurnal harian; (2) sikap sosial siswa (jujur, sopan santun, disiplin, tanggung jawab) menunjukkan perkembangan signifikan melalui bimbingan dan teguran yang konsisten; (3) guru memegang peran esensial sebagai teladan utama dan penguat perilaku positif. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah dasar mengintegrasikan pendidikan karakter secara struktural ke dalam rutinitas akademik maupun non-akademik demi keberlanjutan perkembangan moral siswa.
The Influence of the STEM Approach on Elementary School Students' Higher-Order Thinking Skills (HOTS) Karin Riska Puspitasari; Tabroni Tabroni; Fia Alifah Putri
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i2.3297

Abstract

This study aims to examine and analyze the effectiveness of the Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) approach on improving students' Higher Order Thinking Skills (HOTS) in IPAS subjects. The method used was a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design involving 32 fifth-grade students at MIS Kurnia Kota Jambi, who were divided into experimental and control groups. Data were collected through HOTS test instruments and analyzed using the Independent Sample T-Test. The results showed that there was a significant difference in students' higher-order thinking skills, with the experimental class obtaining a post-test average score of 73.31, which was much higher than the control class, which only achieved 50.44. In conclusion, the integration of systematic STEM steps (observation, new ideas, innovation, creation, and social values) effectively transformed students' cognition from a low level to a level of analysis, evaluation, and creation. This approach has been proven to be able to bridge the understanding of abstract scientific theory into concrete solutions, making it highly relevant for developing the adaptive competencies of elementary school students in the modern era.