Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA SELF DISCLOSURE PADA AKUN INSTAGRAM @sacessahci Siti Aisyah; Asriyani Sagiyanto; Devy Putri Kussanti
KOMUNIKATA57 Vol 3 No 2 (2022): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v3i2.590

Abstract

Instagram @sacessahci yang memiliki jumlah pengikut sebanyak 14,5 ribu. Akun Instagram Sacesssahci kerap kali membagikan postingan berupa tulisan tentang apa yang sedang dipikirkan atau dirasakan olehnya baik dalam berbentuk foto maupun video. Tidak jarang, Sacessahci juga berinteraksi dengan pengikutnya dengan memberikan pertanyaan di fitur Ask Me Question (QnA) atau Question Box yang merupakan salah satu fitur Instagram. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran media sosial Instagram sebagai media self disclosure pada akun Instagram @sacesahci. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengambilan data berupa data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat dua peran yaitu bagi pengelola akun Instagram @sacessahci dan pengikutnya. Bagi pengelola akun Instagram @sacesahci, berperan sebagai media untuk menemukan teman sefrekuensi dan mengekspresikan diri sedangkan bagi pengikutnya berperan untuk validasi emosi, hiburan, dan informasi seputar kosa-kata baru.
PERAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA SELF DISCLOSURE PADA AKUN INSTAGRAM @sacessahci Siti Aisyah; Asriyani Sagiyanto; Devy Putri Kussanti
KOMUNIKATA57 Vol. 3 No. 2 (2022): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v3i2.590

Abstract

Instagram @sacessahci yang memiliki jumlah pengikut sebanyak 14,5 ribu. Akun Instagram Sacesssahci kerap kali membagikan postingan berupa tulisan tentang apa yang sedang dipikirkan atau dirasakan olehnya baik dalam berbentuk foto maupun video. Tidak jarang, Sacessahci juga berinteraksi dengan pengikutnya dengan memberikan pertanyaan di fitur Ask Me Question (QnA) atau Question Box yang merupakan salah satu fitur Instagram. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran media sosial Instagram sebagai media self disclosure pada akun Instagram @sacesahci. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengambilan data berupa data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat dua peran yaitu bagi pengelola akun Instagram @sacessahci dan pengikutnya. Bagi pengelola akun Instagram @sacesahci, berperan sebagai media untuk menemukan teman sefrekuensi dan mengekspresikan diri sedangkan bagi pengikutnya berperan untuk validasi emosi, hiburan, dan informasi seputar kosa-kata baru.
Dinamika Sosial Komunitas Merginilisasi Drama Satu Cacat Semua Cacat Goziyah Goziyah; Siti Aisyah
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2479

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika sosial komunitas marginal dalam drama Satu Cacat Semua Cacat melalui pendekatan sosiologi sastra. Karya sastra dipahami sebagai refleksi realitas sosial yang merepresentasikan kehidupan manusia, khususnya kelompok masyarakat bawah. Drama ini menggambarkan kehidupan anak jalanan di Jakarta yang hidup dalam kondisi marjinal, disertai persoalan kemiskinan, disabilitas, relasi kekuasaan, dan tindakan anarkisme. Dinamika sosial tampak melalui pola interaksi antartokoh, konflik, serta lemahnya solidaritas sosial dalam komunitas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif, melalui teknik observasi, intisari dokumen, dan rekaman pementasan. Data dianalisis dengan menyimak dialog dan tindakan tokoh untuk memahami tindakan sosial yang ditampilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama Satu Cacat Semua Cacat merepresentasikan dinamika sosial komunitas marginal, konstruksi identitas individu dan kelompok, serta ketegangan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat perkotaan.