Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Smartphone Dalam Pembelajaran Matematika (Persepsi Mahhasiswa Universitas Nurul Jadid Prodi Pendidikan Matematika) Ika Rizqiyanti; Jauharotul Maknunah
Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 02 (2025): Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A smartphone is a smart phone that has advanced features with high capabilities similar to a computer, a device that allows for communication as well as PDA (Personal Digital Assistant) functions and computer-like capabilities. The use of smartphones from year to year is increasing. Smartphones are owned by all students of the mathematics education study programme at Nurul Jadid Paiton University. Good use of smartphones will help students in lectures and vice versa, bad use will have a negative impact on students. The purpose of writing this article is to find out how the perceptions of mathematics education study programme students at Nurul Jadid University Paiton towards the use of smartphones in lectures. This research is quantitative research with descriptive data analysis using survey method. The student perception questionnaire was used as an instrument to collect data on the perceptions of mathematics education study programme students who took the Mathematical Statistics course in the February-July 2025 semester. The results of the study were 52% of students had a good perception, 31% were very good and 16.3% were not good at the use (positive impact) of smartphones in supporting lectures while for student perceptions of the negative impact of smartphones on lectures were 41.64% agreed and 9.42% strongly agreed and those who disagreed and strongly disagreed were 48.94%. With the good perception of the use of smartphones in class, it is expected to be able to provide alternative learning tools that support the process of improving student learning achievement.
PENGARUH ASPEK PSIKOLOGIS TERHADAP EFEKTIVITAS KOMUNIKASI: TINJAUAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI Rahmadini, Rahayu; Jauharotul Maknunah
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/6xnwnm51

Abstract

Komunikasi efektif merupakan aspek penting dalam interaksi manusia, baik personal maupun profesional. Efektivitas komunikasi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti media atau teknik komunikasi, tetapi juga oleh aspek psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aspek psikologis persepsi, emosi, motivasi, dan sikap terhadap efektivitas komunikasi melalui tinjauan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi memengaruhi penafsiran pesan, emosi memengaruhi penerimaan dan respons, motivasi meningkatkan partisipasi aktif dalam komunikasi, dan sikap menentukan penerimaan pesan. Pemahaman terhadap aspek psikologis ini membantu meningkatkan kualitas komunikasi dan mengurangi potensi miskomunikasi.
Pendampingan Pembelajaran Grafik Fungsi melalui Media Interaktif GeoGebra bagi Siswa MA Nurul Jadid Shofia Hidayah; Ahmad Khotibul Umam Khairi; Jauharotul Maknunah; Raifatul Maghfiroh; Nur Fadhilah
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 01 (2026): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman visualisasi grafik fungsi siswa MA NURUL JADID melalui penerapan media interaktif GeoGebra dengan pendekatan Service Learning (SL) berbasis Participatory Action Research (PAR). Permasalahan mitra ditunjukkan oleh rendahnya capaian awal siswa, dengan tingkat ketuntasan klasikal sebesar 35%, yang mencerminkan kesenjangan empiris dalam pembelajaran grafik fungsi. Kegiatan PkM dilaksanakan melalui tiga tahap pelaksanaan yang mencakup tiga siklus tindakan PAR, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Intervensi dilakukan melalui pendampingan pembelajaran menggunakan GeoGebra yang diadaptasi secara bertahap dari strategi eksplorasi individual menjadi pembelajaran kolaboratif guna mengatasi keterbatasan infrastruktur sekolah. Data dikumpulkan melalui tes (pre-test, tes formatif, dan post-test) serta observasi dan jurnal refleksi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan ketuntasan klasikal yang signifikan dari 35% pada pra-siklus menjadi 85% pada akhir siklus ketiga. Temuan ini menunjukkan bahwa GeoGebra efektif dalam menstimulasi visual thinking matematis siswa, serta bahwa model SL berbasis PAR mampu menghasilkan implementasi pembelajaran berbasis teknologi yang adaptif dan berkelanjutan di sekolah dengan sumber daya terbatas.
Penguatan Moderasi Beragama Melalui Literasi Digital dan Pemahaman Kritis atas Algoritma Media Sosial Bagi Para Santri di Pondok Pesantren Belitung Rahmadini, Rahayu; Arifah; Amrullah; Jauharotul Maknunah; Serly Arsita
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1862

Abstract

Pengaruh media sosial yang semakin masif membawa tantangan baru bagi penguatan moderasi beragama di kalangan generasi muda. Algoritma media sosial yang bekerja melalui personalisasi konten berpotensi mempersempit wawasan pengguna, memperkuat bias, munculnya sikap eksklusif dan intoleran melalui fenomena filter bubble dan echo chamber. Kondisi ini menjadi semakin krusial di tengah masyarakat multikultural seperti Belitung, khususnya bagi generasi muda dan santri sebagai agen perubahan dan pendakwah digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat moderasi beragama melalui literasi digital dan pemahaman kritis terhadap algoritma media sosial bagi generasi muda di Belitung. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan workshop, refleksi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop moderasi beragama, literasi digital, dan pemahaman algoritma media sosial yang melibatkan santri Pondok Pesantren di Belitung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep moderasi beragama, meningkatnya kesadaran literasi digital, serta kemampuan kritis dalam menyikapi konten keagamaan di media sosial dan memahami bahwa algoritma media sosial tidak bersifat netral dan berpotensi memengaruhi pola konsumsi informasi keagamaan. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang lebih kritis, moderat, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial, sekaligus memperkuat ekosistem digital yang toleran dan inklusif di tingkat lokal.