Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Kegiatan Menyanyi dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Nur Hayati
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v8i2.29162

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru terkait kegiatan menyanyi dalam pembelajaran anak. Guru masih beranggapan bahwa hafal lirik, menyanyi sesuai nada, berani menyanyi di depan sebagai indikator bahwa perkembangan aspek seni pada anak telah optimal. Metode penelitian adalah survey terhadap pendidik PAUD di Kecamatan Banguntapan Bantul Yogyakarta. Subyek penelitian sebanyak 29 guru, teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif Hasil penelitian terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama untuk mengetahui apa yang dirasakan guru mengenai kegiatan menyanyi, kemudian guru-guru di TK apakah menyukai kegiatan menyanyi.  Kegiatan menyanyi apakah dapat mempengaruhi perkembangan anak serta pesan moral dari syair lagu dapat dipahami anak sehingga kegiatan dapat mengubah perilaku anak. Bagian kedua penelitian ini untuk mengetahui apa yang dilakukan guru dalam kegiatan menyanyi. Bagaimana guru mempersiapkan lagu yang akan disampaikan pada anak termasuk alat music dan cara guru mendapatkan ide membuat lagu baru. Informasi yang diperoleh dari subjek penelitian menggambarkan bahwa kegiatan menyanyi yang disampaikan guru pada anak usia dini ada dipersiapkan dan ada yang spontan. Sehingga dapat dipahami bahwa kegiatan menyanyi ada yang berpengaruh terhadap kegiatan pembelajaran namun ada pula yang tidak bermakna.
The Impact of Principal’s Leadership Style on Teachers’ Work Ethic and Professional Competence Herlinda Purnama; Nur Hayati
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 14, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Influence Of The Principal's Leadership Style On The Work Ethic And Professional Competence Of Teachers. Objectives: This study investigates the influence of the principal’s leadership style on the work ethic and professional competence of teachers in selected schools. The research focuses on three leadership styles: transformational, transactional, and democratic, analyzing their respective impacts on teacher performance. Methods: A quantitative approach was employed, using a survey method to collect data from 100 teachers at Kabupaten Sleman Yogyakarta. Correlation and regression analyses were conducted to examine the relationships between leadership styles and the two dependent variables: teacher work ethic and professional competence. Findings: The findings reveal that transformational leadership has the strongest positive effect on both work ethic and professional competence, with significant correlations and high regression values. Democratic leadership also showed a positive influence, promoting collaboration and teacher empowerment. However, transactional leadership had a comparatively weaker impact, focusing primarily on short-term compliance rather than fostering long-term growth. Conclusion: These results suggest that school principals should adopt transformational and democratic leadership styles to enhance teacher performance and create a motivating and supportive work environment. This research contributes to the broader understanding of educational leadership and its role in shaping teacher behavior, offering practical recommendations for improving school leadership practices. Keywords: principal leadership style, transformational leadership, transactional leadership.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v14.i3.2024140
Needs Analysis of Early Childhood Education Teachers Regarding the Integration of Acehnese Heroic Values in Character Education Elfiadi Elfiadi; Panggung Sutapa; Nur Hayati; Anisaturrahmi Anisaturrahmi
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v15i1.3030

Abstract

Patriotism in early childhood is a key foundation for social cohesion and national identity. However, integrating local cultural values into character education remains a challenge in many early childhood settings. This study explores early childhood education teachers’ needs for integrating Acehnese heroic values into character learning. A mixed-methods sequential explanatory design was employed, involving a survey of 86 kindergarten teachers in North Aceh, followed by focus group discussions (FGD) and in-depth interviews. The findings revealed three main themes: (1) learning practices were largely dominated by conventional approaches, with limited use of Acehnese heroic narratives; (2) teachers faced challenges related to inadequate training in contextual pedagogy, limited learning resources, and difficulties in designing meaningful learning activities; and (3) most teachers expressed a strong need for innovative learning models grounded in local wisdom, active child participation, and practical teaching guidelines. The study identifies three key areas of need: content, pedagogy, and system support. Its main contribution lies in linking teachers’ needs analysis with local heroic values as a foundation for integrating character education into early childhood learning.
Pengenalan Konsep Matematika Pola dan Hubungan Melalui Kearifan Lokal Proyek Kenduri Aidil Putra; Nur Hayati; Joko Pamungkas
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 1 (2026): January-April 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1261

Abstract

Pendidikan anak usia dini pada abad ke-21 mengalami banyak tantangan dalam proses pembelajarannya, terutama dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep matematika melalui proyek kenduri di TK Aisyah Islamic Preschool. Jenis penilitian yang digunakan adalah penelitan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman yaitu Data Collection, Data Display, Data Reduction, dan Conclusion Drawing. Hasil penelitian menunjukkan proyek kenduri mampu mengenalkan konsep matematika pola dan hubungan pada anak. Anak mampu mengenal konsep matematika pola dan hubungan seperti topi dan pola ukiran pakaian adat berbentuk segi tiga, selempang dan seprah berbentuk persegi panjang, ikat pinggang dan kalung bunga berbentuk lingkaran. Kemudian anak juga mampu mengenal konsep banyak dan sedikit sebuah benda dari makanan dan alat yang digunakan saat kegiatan kenduri, anak mengenal konsep membagi saat membagikan makanan, dan menghitung jumlah kue saat makan bersama.
Belajar Mengukur Sambil Bermain: Kajian Literatur tentang Perkembanan Kognitif Anak Usia Dini melalui Aktivitas Length, Weight, and Time Th Atta Sekar Puspitasari; Nur Hayati
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): Maret-Agustus 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1428

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kebutuhan stimulasi kognitif anak usia dini melalui pengalaman bermain yang melibatkan aktivitas pengukuran sederhana. Tujuan penelitian adalah memetakan bagaimana kegiatan mengukur panjang, berat, dan waktu mendukung perkembangan berpikir anak. Metode yang digunakan ialah literature review dengan kerangka analisis tematik terhadap 21 publikasi terbitan 2015–2024. Proses seleksi menghasilkan empat tema utama: pengalaman konkret sebagai dasar pemahaman kuantitatif, peran interaksi sosial dan scaffolding, kontribusi lingkungan eksploratif, serta integrasi alat konkret–digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas pengukuran berbasis bermain memperkuat kemampuan logis, ilmiah, dan matematis awal anak. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya perancangan kegiatan bermain yang memberi kesempatan anak bereksplorasi, berdialog, dan merefleksi pengalaman sehingga perkembangan kognitif, sosial, dan pemahamannya terhadap konsep ukuran berkembang lebih optimal.
Pengenalan Hewan dalam Implementasi Pembelajaran Sains Anak Usia Dini Riska Avi Aryani; Nur Hayati
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): Maret-Agustus 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1429

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pembelajaran sains hewan  , mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran yang mencakup strategi, media, pengaruh terhadap anak, serta kendala guru dalam mengenalkan konsep sains kepada anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 2 guru kelas B, kepala sekolah, dan 26 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan guru menerapkan pembelajaran kontekstual melalui kegiatan Safari Masjid sebagai eksplorasi lingkungan dengan dukungan media 3D, video, dan buku cerita sains. Pendekatan science inquiry dan learning by doing meningkatkan berpikir ilmiah, rasa ingin tahu, empati, serta karakter anak. Kendala utama meliputi keterbatasan fasilitas, alat peraga, dan pengalaman langsung. Diperlukan peningkatan kompetensi guru dan media berbasis lingkungan agar pembelajaran lebih bermakna.
Pembelajaran Coding sebagai Strategi Penguatan Computational Thinking di PAUD: Systematic Literature Review Dedeh Kurnia; Harun Harun; Nur Hayati; Ika Budi Maryatun
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): Maret-Agustus 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1436

Abstract

Kemampuan computational thinking (CT) merupakan keterampilan yang harus dimiliki di abad 21 yang penting dikembangkan sejak usia dini untuk memperkuat dasar berfikir logis dan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan kegiatan coding dalam pengembangan CT pada anak usia dini. Melalui metode systematic literature review (SLR) dan menggunakan panduan PRISMA, data dikumpulkan dari 77 artikel dari Scopus, ERIC, ScienceDirect, dan Google Scholar, dan terseleksi 16 artikel yang relevan. Penelitian ini menghasilkan tiga tema utama, yaitu: (1) efektivitas unplugged coding dalam membangun keterampilan dasar CT; (2) kontribusi plugged coding terhadap literasi digital dan kemampuan algoritmik; dan (3) tantangan implementasi pada konteks PAUD, termasuk kesiapan guru dan sarana. Kesimpulan menunjukkan bahwa kegiatan coding—baik unplugged maupun plugged—secara konsisten meningkatkan aspek CT seperti pengenalan pola, berpikir algoritmik, dan pemecahan masalah.