Pelaksanaan proyek konstruksi merupakaan kumpulan sistem pekerjaan yang saling mempengaruhi satu dengan yang lain. Pada umumnya suatu proyek konstruksi yang dikerjakan akan selalu memiliki resiko yang tinggi. Adapun permasalahan yang sering dihadapi dalam pelaksanaan proyek, mulai dari perencanaan waktu pelaksanaan, tenaga kerja, biaya, peralatan dan sebagainya. Sumber daya direncanakan untuk mencapai target proyek dengan batasan waktu, biaya dan mutu. Selain mutu, waktu dan biaya merupakan hal yang sangat penting dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, karena biaya yang akan dikeluarkan pada saat pelaksanaan erat kaitannya dengan waktu pelaksanaan pekerjaan. Ukuran keberhasilan dari suatu proyek dilihat dari waktu penyelesaian yang singkat dengan biaya minimal tanpa mengesampingkan mutu hasil pekerjaan. Pelaksanaan pekerjaan pada suatu proyek membutuhkan tidak hanya sumber daya manusia yang handal, tetapi juga suatu manajemen yang baik. Dengan pengendalian suatu proyek yang baik, percepatan waktu penyelesaian diharapkan dapat secara efektif berjalan tanpa menimbulkan kerugian. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah ingin menganalisis durasi proyek dan prosentase efektivitas durasi proyek setelah dilakukan percepatan dengan metode crashing pada proyek Pembangunan Kantor Pelayanan Haji dan Umroh Kabupaten Lamongan. Adapun Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menghitung kebutuhan jumlah tenaga kerja pada kondisi normal, menghitung kebutuhan upah tenaga kerja pada kondisi normal, menghitung produktivitas harian normal, menghitung kebutuhan jumlah tenaga kerja perhari dan menghitung kebutuhan upah tenaga kerja perhari. Berdasarkan analisis data, maka diperoleh hasil perhitungan waktu penyelesaian atau durasi penyelesaian optimum yaitu 160 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 1,941,293,076. Sedangkan, durasi penyelesaian normal 180 hari kerja dengan biaya total proyek Rp. 1,899.880000. Terjadi pengurangan durasi kerja selama 20 hari kalender dan peningkatan biaya akibat lembur 3 jam sebesar Rp. 41,475,076.