Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERFORMA PEMBENIHAN DAN PEMELIHARAAN LARVA IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) DI BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT (BBPBL) LAMPUNG Annisa Bias Cahyanurani; Diana Mahkota; Syofriani Syofriani; Teguh Harijono
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol 5 No 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v5i2.4364

Abstract

Pomfret fish (Tracinotus blochii) is a new commodity that has the opportunity to be developed in Indonesia with market demand and a fairly high price. In cultivation activities, quality seeds play an important role in the success of cultivation. This study aims to see the performance of hatchery and rearing of star pomfret larvae through parameters of egg fertilization degree, egg hatching rate and survival rate of star pomfret larvae. The research method used is a survey method, data is collected through observation, documentation, interviews and direct participation in star pomfret hatchery activities. The data obtained were analyzed descriptively. The hatchery of star pomfret through natural spawning during the study had good performance starting from the degree of fertilization, hatching rate and survival rate of larvae. The total eggs produced in the star pomfret hatchery reached 680,000 eggs with a Fertilization Rate (FR) of 74.5% and a Hatching Rate (HR) of 85.78%. After rearing larvae for 28 days, the survival rate of star pomfret larvae was 33.75%. This is supported by the water quality during maintenance which shows the optimal range.
BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN BENIH RAJUNGAN UNDER SIZE DAN PELATIHAN BUDIDAYA RAJUNGAN SISTEM INTENSIF DI DESA PACIRAN, LAMONGAN, JAWA TIMUR Putri Nurhanida Rizky; Atika Marisa Halim; Nasuki Nasuki; Teguh Harijono; Bambang Suprakto; Moch. Heri Edy; M. Zainal Arifin; Agus Widodo; Anna Fauziah; Annisa Bias Cahyanurani; Asep Akmal Aonullah; Kartika Primasari; Yvonne Indrajati; Nazran Nazran
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jamka.v3i1.484

Abstract

Praktik penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan signifikan terhadap penurunan hasil tangkapan rajungan terutama di Desa Paciran Kabupaten Lamongan. Rendahnya hasil tangkapan ini di dominasi oleh ukuran yang tidak sesuai dengan permintaan pasar. Hal ini menyebabkan turunnya nilai produksi rajungan di Desa Paciran. Hasil tangkapan rajungan under size hanya dijadikan sebagai pakan ternak karena tidak memiliki nilai ekonomis. Kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat mengenai penanganan benih rajungan under size pasca pasca penangakapan serta pelatihan dalam budidaya rajungan dengan teknologi intensif. Kegiatan bimbingan teknis ini dilakukan pada tanggal 15 Juni 2024 hingga 2 bulan pendampingan pasca kegiatan. Beberapa serangkaian kegiatan yang diadakan berupa workshop dan pelatihan kepada para nelayan lokal di Desa Paciran. Materi yang disampaikan meliputi pengetahuan dasar tentang rajungan, teknik penanganan benih rajungan under size, pengenalan sistem budidaya rajungan sistem intensif, serta praktik langsung dalam penerapan teknik – teknik tersebut. Hasil dari kegiatan bimbingan teknis dan pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis para peserta dalam penanganan benih rajungan under size serta implementasi budidaya rajungan dengan sistem intensif. Para peserta berhasil mengaplikasikan teknik-teknik yang diajarkan dalam kondisi nyata dan mampu mengelola budidaya rajungan dengan lebih efisien. Bimbingan teknis dan pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam pengembangan potensi budidaya rajungan di Desa Paciran. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penanganan benih rajungan under size serta penerapan sistem budidaya intensif diharapkan dapat meningkatkan produksi rajungan secara berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat lokal.