Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PIGMEN WARNA DAN PERTUMBUHAN IKAN KOI (Cyprinus carpio) MELALUI PENGKAYAAN SUMBER KAROTENOID TEPUNG SPIRULINA Putri Nur Hanida Rizky; Atika Marisa Halim; Nasuki Nasuki; M. Alfian Nur Rohman
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol 6 No 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v6i1.4620

Abstract

Ornamental fish farming is one of the supporting sectors of the fishery community's economy. The increasing ornamental fish production in 2022 is more influenced by the increasing demand for native Indonesian ornamental fish in the world market. “KOI” is one of the iconic ornamental fish in Indonesia as the most widely produced ornamental fish in 2022. The existence of Spirulina as a natural source of carotenoids can replace the use of synthetic carotenoids, thereby saving production costs in aquaculture. This study was conducted to evaluate the effect of enriching carotenoid sources of Spirulina flour on color enhancement and growth of koi fish (Cyprinus carpio). 40 koi fish (Cyprinus carpio) were given different feed treatments. P0 was the control (the feed was not given additional S. fusiformis flour. Meanwhile, the P1, P2, and P3 groups were fed with the addition of S. fusiformis flour at different concentrations (1%, 3%, and 5%). Koi fish were reared for 30 days by observing the color brightness level which was measured once every 7 days using the Toca Color Finder (TCF). Survival rate was measure at the end of the study. The results showed the survival rate of koi fish was 100%, the highest growth rate was found in the addition of Spirulina flour with a dose of 3% of 1.15 ± 0.31%. osis 1% (P1) was able to increase the color of koi fish significantly compared to control (P0) with a final score of 24. The use of 1% spirulina (P1) did not show a different color improvement compared to P2 (score 22) and P3 (score 21) although the increase in color was higher than all treatments.
BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN BENIH RAJUNGAN UNDER SIZE DAN PELATIHAN BUDIDAYA RAJUNGAN SISTEM INTENSIF DI DESA PACIRAN, LAMONGAN, JAWA TIMUR Putri Nurhanida Rizky; Atika Marisa Halim; Nasuki Nasuki; Teguh Harijono; Bambang Suprakto; Moch. Heri Edy; M. Zainal Arifin; Agus Widodo; Anna Fauziah; Annisa Bias Cahyanurani; Asep Akmal Aonullah; Kartika Primasari; Yvonne Indrajati; Nazran Nazran
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jamka.v3i1.484

Abstract

Praktik penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan signifikan terhadap penurunan hasil tangkapan rajungan terutama di Desa Paciran Kabupaten Lamongan. Rendahnya hasil tangkapan ini di dominasi oleh ukuran yang tidak sesuai dengan permintaan pasar. Hal ini menyebabkan turunnya nilai produksi rajungan di Desa Paciran. Hasil tangkapan rajungan under size hanya dijadikan sebagai pakan ternak karena tidak memiliki nilai ekonomis. Kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat mengenai penanganan benih rajungan under size pasca pasca penangakapan serta pelatihan dalam budidaya rajungan dengan teknologi intensif. Kegiatan bimbingan teknis ini dilakukan pada tanggal 15 Juni 2024 hingga 2 bulan pendampingan pasca kegiatan. Beberapa serangkaian kegiatan yang diadakan berupa workshop dan pelatihan kepada para nelayan lokal di Desa Paciran. Materi yang disampaikan meliputi pengetahuan dasar tentang rajungan, teknik penanganan benih rajungan under size, pengenalan sistem budidaya rajungan sistem intensif, serta praktik langsung dalam penerapan teknik – teknik tersebut. Hasil dari kegiatan bimbingan teknis dan pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis para peserta dalam penanganan benih rajungan under size serta implementasi budidaya rajungan dengan sistem intensif. Para peserta berhasil mengaplikasikan teknik-teknik yang diajarkan dalam kondisi nyata dan mampu mengelola budidaya rajungan dengan lebih efisien. Bimbingan teknis dan pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam pengembangan potensi budidaya rajungan di Desa Paciran. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penanganan benih rajungan under size serta penerapan sistem budidaya intensif diharapkan dapat meningkatkan produksi rajungan secara berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat lokal.