Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN KURIKULUM PARADIGMA BARU MELALUI PENGUATAN BERFIKIR KRITIS PADA SISWA SD DI KELAS TINGGI Komang Surya Adnyana; Ni Putu Kusuma Widiastuti; I Wayan Suastra
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v3i2.681

Abstract

Problem solving skills, creative thinking and critical thinking have become the center of attention of educators, researchers, entrepreneurs, and the mass media for several years. This can be seen from the fact that critical thinking skills will determine a person's endurance/competitiveness in recognizing to be the best because it will increase the competitive power of the individual, according to the opinion that critical thinking skills have been recognized as important skills for successful learning, and working in the 21st century (A person who has critical skills and good communication skills will adapt well to changes in the academic context and the world of work. Critical thinking is an important ability for students, so critical thinking becomes one of the activities that must be developed and taught in the world of work). every subject, because the ability to think is not innate and does not develop naturally. The method in this study uses the literature review method by examining curriculum development through critical thinking learning
PENERAPAN INOVASI PEMBELAJARAN MODERN DENGAN PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBANTUAN APLIKASI AUTOPLAY Budi Kurniawan; Nuriyah; Muhamad Rusadi Letasado; Ni Putu Kusuma Widiastuti
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2025
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Multimedia Interaktif diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dan interaktif khususnya pada materi nilai-nilai Pancasila dengan menggunakan aplikasi autoplay diharapkan peserta didik mendapatkan pembelajaran yang bermakna. Multimedia interaktif yang dikembangkan oleh tim pengabdian masyarakat menggunakan berbagai metode dan fitur yang menarik, seperti music, animasi, video, dan fitur lainnya. Hal ini membuat peserta didik lebih mudah memahami materi dan tidak mudah bosan. Penerapan Multimedia interaktif dalam pembelajaran di SD Negeri Oeba 3 Kota Kupang menunjukkan hasil yang positif serta dapat meningkatkan aktivitas peserta didik saat proses pembelajaran Kata Kunci : Autoplay , Nilai-nilai pancasila , Multimedia Interaktif
Metode Sosiodrama Terhadap Literasi Bahasa Siswa Kelas II Sekolah Dasar Luh Esti Komala Dewi; Kadek Suranata; Ni Putu Kusuma Widiastuti
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1117

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi bahasa siswa kelas II sekolah dasar menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian, khususnya karena pembelajaran bahasa masih didominasi metode konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Kondisi ini menyebabkan siswa kurang terlatih menggunakan bahasa secara lisan dalam konteks yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode sosiodrama terhadap kemampuan literasi bahasa siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran dengan metode sosiodrama dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Subjek penelitian berjumlah 41 siswa yang terdiri atas 21 siswa kelompok eksperimen dan 20 siswa kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi bahasa, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Sebelum pengujian hipotesis, data diuji melalui uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan literasi bahasa siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dengan taraf signifikansi (α = 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Dengan demikian, metode sosiodrama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan literasi bahasa siswa kelas II sekolah dasar karena mampu melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan bermain peran, penggunaan bahasa dalam situasi nyata, serta interaksi sosial yang mendukung perkembangan kemampuan berbahasa.