Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL MENGHADAPI PERSALINAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPASEH KOTA BANDA ACEH Asmaul Husna; Agustina Agustina; Fauzi Ali Amin
Jurnal Real Riset Vol 4, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Jurnal Real Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila menyerang ibu hamil. Wanita hamil merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan kesehatan khususnya penyakit infeksi karena selama kehamilan terjadi perubahan fisiologi tubuh dan mekanisme imun di dalam tubuhnya, sehingga ibu hamil yang terpapar virus corona berpotensi terjadinya abortus karena adanya gangguan perkembangan janin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan kecemasan ibu hamil menghadapi persalinan di masa pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Lampaseh Kota Banda Aceh Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III sebanyak 59 orang dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 26 1-6 Agustus 2022. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil Penelitian memperlihatkan bahwa proporsi responden yang mengalami kecemasan pada kategori ringan sebesar 40,7%, pengetahuan pada kategori cukup sebesar 50,8%, peran petugas kesehatan pada kategori tidak terlibat sebesar 50,8%, keluarga tidak mendukung sebesar 52,5%, penyebaran Covid-19 pada kategori tidak sebesar 69,5%, sehingga ada hubungan pengetahuan dengan kecemasan (p 0,002), ada hubungan peran petugas eksehatan dengan kecemasan (p 0,013), ada hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan (p 0,006) dan ada hubungan ancaman penyebaran covid-19 dengan kecemasan ( p 0,006). Ada hubungan pengetahuan, peran teman sebaya, dukungan keluarga dan ancaman penyebaran covid-19 dengan kecemasan. Diharapkan bagi Puskesmas dan petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan antenatal care dengan mengadakan penyuluhan kesehatan di kelas ibu hamil tentang persiapan persalinan dan cara mengatasi kecemasan selama kehamilan.Kata Kunci: Kecemasan, Persalinan, Covid-19, Kehamilan
Menjelajahi Makna Citra Tubuh dalam Membentuk Kepercayaan Diri di Kalangan Mahasiswi Asmaul Husna; Sri Nurhayati Selian
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6656

Abstract

Platform sosial media membentuk persepsi masyarakat tentang apa yang dianggap “cantik” dan “ideal”. Tubuh langsing, kulit cerah, wajah simetris, serta gaya hidup tertentu sering kali dijadikan patokan nilai estetika yang harus dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna citra tubuh (body image) dan bagaimana persepsi tersebut memengaruhi kepercayaan diri mahasiswi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis deskriptif, penelitian ini melibatkan tiga mahasiswi aktif sebagai partisipan yang memiliki latar belakang sosial dan pengalaman pribadi berbeda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi nonpartisipatif, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan erat antara body image dan kepercayaan diri. Mahasiswi yang memiliki body image positif menunjukkan penerimaan diri yang tinggi, pandangan realistis terhadap tubuh, serta rasa percaya diri yang stabil dalam berinteraksi sosial. Sebaliknya, body image negatif berkaitan dengan munculnya rasa minder, ketidakpuasan terhadap tubuh, dan penurunan kepercayaan diri, terutama ketika terpapar komentar sosial dan media. Faktor lingkungan sosial, seperti keluarga, teman sebaya, serta media sosial, terbukti berperan signifikan dalam membentuk persepsi tubuh. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerimaan diri (self-acceptance), literasi media, dan dukungan sosial sebagai faktor pelindung dalam membangun kepercayaan diri yang sehat di kalangan mahasiswi.