Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kajian literatur efektivitas konsumsi daun kelor (Moringa oleifera), daun katuk (Sauropus androgynus laml merr) dan ikan gabus (Channa striata) terhadap kelancaran asi pada ibu menyusui Rossa, Fayola; Lisa, Ulfa Farrah; Utama, Bobby Indra; Rahmi, Laila; Hudzaifah, Hindun Mila
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2024): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v8i2.303

Abstract

Latar belakang: Ketidaklancaran Air Susu Ibu (ASI) seringkali menjadi permasalahan pada ibu menyusui. Upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan ibu tambahan makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI diantaranya daun kelor, daun katuk dan ikan gabus. Tujuan penelitian: untuk mengetatahui efektivitas konsumsi daun kelor, daun katuk dan ikan gabus dalam kelancaran ASI pada ibu menyusui. Metode : Jenis penelitian ini adalah literature review menggunakan PICO. Pencarian artikel diakses melalui database nasional dan internasional dengan kata kunci sesuai. artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dan selanjutnya dilakukan analisis. Sitasi dilakukan dengan menggunakan Mendeley. Hasil: Berdasarkan 20 Jurnal yang dianalisis, konsumsi daun kelor dalam bentuk ekstrak, nastar dan jus, daun katuk dalam bentuk rebusan, esktrak dan biskuit serta  ikan gabus  dalam bentuk nugget pada ibu menyusui terbukti efektif dalam mempengaruhi kelancaran ASI  Simpulan: Daun kelor dan  daun katuk  mengandung  alkaloid dan steroid serta ikan gabus  yang memilki protein tinggi terbukti efektif dalam meningkatkan kelancaran ASI pada ibu menyusui
Peningkatan Literasi Matematis Siswa SMP melalui Pembelajaran Inovatif Realistik E-Learning Rahmi, Laila; Hamimi, Lia
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1569

Abstract

Masalah yang dihadapi oleh guru saat ini adalah rendahnya literasi matematis siswa pada pembelajaan matematika materi teorema phytagoras. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi matematis siswa dengan pembelajaran inovatif realistik e-learning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di SMPN 1 Susoh. Desain eksperimen yang digunakan adalah one-group pretest-posttest type pre-experimental design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A yang berjumlah 13 orang. Uji Wilcoxon menggunakan aplikasi software statistik digunakan untuk pengumpulan data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran inovatif realistik e-learning dapat meningkatkan literasi matematis siswa. Jadi, terdapat pengaruh yang dapat kita lihat terhadap peningkatan kemampuan literasi matematis siswa. Dari hasil penelitian, kami menyarankan pembelajaran inovatif realistik e-learning dapat dijadikan alternative dalam meningkatkan literasi matematis pada proses pembelajaran
ANALISIS PERILAKU DAN UPAYA BIDAN DALAM OPTIMALISASI POSISI JANIN Rahmi, Laila; Lisa, Ulfa Farrah; Andriani, Feni
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1981

Abstract

Sectio Saesarea (SC) dilaporkan meningkat di seluruh dunia beberapa dekade terakhir melebihi batas rekomendasi World Health Organization (10-15%), sementara itu prevalensi tindakan SC di Indonesia mencapai 17,6%. Optimalisasi posisi janin merupakan teori posisi dan gerakan ibu yang dapat mempengaruhi posisi janin pada masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku dan upaya bidan dalam optimalisasi posisi janin di Kota Padang. Jenis penelitian adalah mix methode kuantitatif dan kualitatif pada bulan April-Desember 2022 di wilayah kerja puskesmas Kota Padang. Populasi adalah seluruh bidan yang memberikan layanan kehamilan dan persalinan pada periode survei dengan sampel 40 bidan menggunakan teknik non probabilitas snowball sampling. Data diperoleh dari angket, focus group discussion dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis dengan tahap reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diketahui praktik baik yang dilakukan bidan kepada ibu hamil adalah posisi postur tubuk tegak dan condong ke depan (97,5%) dan gerakan mengayunkan pinggul (95%) kepada ibu menjelang persalinan. Sebahagian besar bidan memiliki pengalaman menjadi instruktur senam hamil dan masih kurangnya informasi kepada ibu hamil dan bersalin dalam penggunaan media senam hamil (bantalan, birthball, kursi), serta kegiatan berenang. Bidan diharapkan meningkatkan edukasi serta mengupayakan penyediaan sarana prasarana latihan fisik yang dapat mengoptimalisasi posisi janin pada masa kehamilan dan menjelang persalinan.Kata kunci : Optimalisasi; janin: hamil; bersalin.
ANALISIS PENERAPAN PROGRAM “ONE STUDENT ONE BREASTFEEDING WOMAN” DENGAN KEBERHASILAN MENYUSUI DAN KEPUASAN KLIEN Farrah Lisa, Ulfa; Rahmi, Laila; Andriani, Feni
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1983

Abstract

Kurang dari 50% bayi baru lahir mulai menyusui pada jam pertama setelah lahir. Sekitar 41% bayi berusia kurang dari 6 bulan disusui secara eksklusif, jauh di bawah target global 2030 yaitu sebesar 70%. Sekitar 67,74% ibu di Indonesia menyusui bayinya secara eksklusif. Program konseling menyusui oleh mahasiswa kebidanan merupakan dukungan yang berpengaruh terhadap keberlangsungan proses menyusui sampai 6 bulan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mixed method dengan Concurrent Triangulastion Strategy. Subjek penelitian adalah ibu menyusui yang menjadi klien Program “One Student One Breastfeeding Woman” oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Profesi Bidan yang berjumlah 30 orang, tempat penelitian di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memberikan asi eksklusif yaitu 28 orang (93,3%) dan rata-rata kepuasan klien yaitu 82,1%. Program “One Student One Breastfeeding Woman” sangat efektif diterapkan oleh prodi Pendidikan profesi bidan, ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan keberhasilan menyusui sehingga meningkatkan cakupan ASI eksklusif dan kepuasan pelayanan kebidanan.
Edukasi Kesehatan Dan Upaya Advokasi Melalui Kebidanan Komunitas Dan Fome III di RT 03 RW 4 Wilayah 1 Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Rahmi, Laila; Farrah Lisa, Ulfa; Iffah, Ulliy; Anita Wijayanti, Feri; Laila, Laila; Susanti, Reflina; Nurhalimah, Nurhalimah; Dwi Anisa, Regina; Novita Laurens, Cicilia; Nur Prisca Laiya, Ernis; Rahma, Raisya
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i1.454

Abstract

Pemberian edukasi kesehatan dan advokasi dengan stakeholder melalui kegiatan Kebidanan Komunitas dan FOME III ini merupakan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu tugas bentuk tridarma perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh dosen sebagai seorang pendidik dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh dosen Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Departemen Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas ini bersama dengan mahasiswa pendidikan profesi bidan dilakukan secara menyeluruh sepanjang siklus kehidupan perempuan berdasarkan situasi dan tatanan nyata di masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di RT 03 wilayah 1 RW 04 Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Berdasarkan hasil pengumplan data diketahui bahwa RT 03/04 dengan luas wilayah 1 adalah 7.517.327 m², memiliki jumlah penduduk 272 orang dan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 87 KK. Hasil pengkajian data diketahui permasalahan mengenai keberadaan lokasi kandang yang dekat dengan rumah warga, cara pengelolaan sampah yang tidak tepat, kejadian stunting, dan ANC tidak lengkap. Pemberian KIE dan advokasi yang dilakukan dengan kader, RT, LPM, pihak kelurahan, dan puskesmas terkait permasalahan yang ditemui sangat bermanfaat dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan meningkatkan pemberdayaan diri sehingga mampu menangani permasalahan yang ada.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Rahmi, Laila; Sinta, Lusiana El
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 2 (2020): JIK-Oktober Volume 4 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v4i2.288

Abstract

Kanker serviks merupakan jenis kanker yang paling umum dijumpai di Negara dengan Human Development Index (HDI) sedang dan rendah (American Cancer Society, 2018). Kanker seviks menduduki urutan kedua dari 10 kanker terbanyak di Indonesia dengan insidens sebesar 12,7%. Jumlah wanita penderita baru kanker serviks diperkirakan berkisar 90-100 kasus per 100.000 penduduk dan setiap tahun terjadi 40 ribu kasus (Kemenkes RI, 2017). Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA) di Kota Padang. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kota Padang pada bulan April-November 2019. Populasi berjumlah 10.670 orang dengan sampel 73 orang yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat. Lebih dari separuh (64,4%) Wanita Usia Subur (WUS) tidak pernah melakukan pemeriksaan IVA, lebih dari separuh (58,9%) WUS memiliki umur yang berisiko, kurang dari separuh (39,7%) WUS memiliki tingkat pendidikan rendah, lebih dari separuh (60,3%) WUS dengan status bekerja, tidak ada hubungan antara umur WUS dengan pemeriksaan IVA (p value = 0,182), ada hubungan antara tingkat pendidikan WUS dengan pemeriksaan IVA (p value = 0,031), tidak ada hubungan antara status pekerjaan WUS dengan pemeriksaan IVA (p value = 0,404). Diharapkan kepada petugas dan pimpinan puskesmas untuk mengembangkan cara yang lebih menarik agar meningkatkan kesadaran dan kepedulian WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA.
The Relationship between Parenting and Stimulation with The Development of Toddlers Aged 1-3 Years Desty, Inneke Clara; Abdiana, Abdiana; Mariati, Ulvi; Rahmi, Laila; Oktova, Rafika
JURNAL KEBIDANAN Vol. 13 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v13i2.9413

Abstract

About 10 million children die and more than 200 million children develop not according to their potential triggered by parental care and stimulation. It’s estimated that about 1-5% of children under 5 years of age experience generalized developmental delays. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting and stimulation to the development of toddlers aged 1-3 years in the working area of Koto Panjang Ikua Koto Public Health Center Padang City.  This type of research is quantitative with a Cross Sectional design, carried out in the Working Area of the Koto Panjang Ikua Koto Health Center, Padang City from September 2021 to October 2022. The sample from the study was mothers with toddlers aged 1-3 years as many as 76 people. The technique used is multistage random sampling, for data collection using the KPSP, PSQ, and Stimulation questionnaires. Univariate and bivariate data analysis using Chi-Square analysis (p<0.05). The results showed that 94.7% of children spent 24 hours with their parents, 51.3% of children had normal development, 80.3% of parents provided good stimulation and 63.2% of parents with democratic parenting styles. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between parenting style and the development of children aged 1-3 years (p=0.000) and there was a relationship between stimulation and the development of children aged 1-3 years (p=0.000). Parenting parents who are democratic and good stimulation affect the optimal development of toddlers. It is hoped that the government can make policies related to parenting classes so that parents can provide good parenting and stimulation for children's growth and development. 
EDUKASI PENILAIAN STATUS GIZI UNTUK OPTIMALISASI PERTUMBUHAN ANAK BAGI SISWA SD NEGERI 22 ANDALAS KOTA PADANG Yulizawati, Yulizawati; Lisa, Ulfa Farrah; Rahmi, Laila; Iffah, Uliy; Halida, Erda Mutiara; Fitrayeni, Fitrayeni; Insani, Aldina Ayunda; Andriani, Feni; Fitria, Henni; Hudzaifah, Hindun Mila; Taufia, Dina; Laila, Laila
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v7i3.578

Abstract

A nutritional status assessment is a process undertaken to facilitating optimal development. Normal growth is defined as the optimal nutritional and health status, as indicated by conformity with the parameters set forth in growth charts. The objective of this activity is to gather data pertaining to the nutritional status of all students in grades IV, V, and VI of SDN 22 Andalas Padang, while concurrently imparting health education related to menarche as part of the students' overall growth and development. The assessment of nutritional status was conducted through the measurement of height and weight, with the calculation of the Body Mass Index and Age, of 110 students in grades IV, V, and VI of SDN 22 Andalas Padang. Additionally, health education about menarche was provided through presentations and the distribution of booklets. The results of the activity demonstrated a high level of acceptance and positive response from the teachers and leaders. The nutritional status of the students was found to be generally good, with only 4% of students having poor nutritional status, 80% having good nutritional status, 11% having overweight status, and 5% having obese nutritional status. Furthermore, the students displayed enthusiasm during the educational sessions. It can be concluded that the majority of SDN 22 Andalas Padang students have a normal nutritional status. Hopefully, this activity will form the basis for schools to carry out monitoring interventions for the nutritional status of school-age children and the continuation of regular activities by involving cross-sectoral partners.