Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Keterkaitan Profil Risiko dengan Preferensi Investasi: Mengungkap Cara Pandang Investor melalui Simulasi Investasi Saham di Bursa Efek Indonesia Endang Purwaningrum; Ali Masjono Muchtar; Lini Ingriyani; Fatimah Fatimah; Indianik Aminah; Sabar Waersini
Journal of Applied Community Engagement Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Applied Community Engagement (JACE)
Publisher : ISAS (Indonesian Society of Applied Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jace.v5i1.980

Abstract

It is common knowledge in the investment world that investor candidates will look at their risk profile before determining what investment is suitable. This article aims to see the relationship between risk profile and the type of investment chosen. At the initial stage respondents were asked to answer questions to determine their risk profile. In the second stage, 40 respondents were given a deeper understanding of investment, in the third stage respondents would conduct a stock investment simulation, then respondents would trade stocks themselves according to the direction and guidance of the mentor. Three months later, respondents were surveyed about stock investment and their understanding of investments. Respondents were dominated by women and aged between 30-40 years, had jobs or were housewives. There is a relationship between risk profile and the type of investment preferred. Aggressive profiles tend to choose investments in stocks and bonds, Moderate profiles tend to choose gold and stock investments. Conservative profiles tend to choose gold and property investments. The implication is that the risk profile is used as a reference in determining the type of investment. There is a change in the way participants view investing due to risk profile factors and factors of increasing knowledge about investment, but gold investment is still the main choice because the risk profile of participants is dominated by conservative and moderate profiles.
Pengaruh Persepsi Risiko dan Persepsi Kemudahan Pengguna Platform Stockbit Terhadap Keputusan Investasi Saham IPO Dengan Literasi Keuangan Sebagai Variabel Moderasi Naissa Fasa Nurfadia; Fatimah Fatimah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12118

Abstract

Melonjaknya jumlah investor pasar modal di Indonesia yang didominasi Generasi Z ternyata belum diimbangi kematangan dalam mengambil keputusan berinvestasi, khususnya pada saham Initial Public Offering (IPO) yang minim rekam jejak historis dan sarat risiko, sehingga penelitian ini disusun untuk mengkaji sejauh mana persepsi risiko dan persepsi kemudahan penggunaan aplikasi Stockbit memengaruhi keputusan Generasi Z dalam membeli saham IPO, dengan literasi keuangan diposisikan sebagai variabel yang memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. Riset ini mengadopsi desain kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden Generasi Z pengguna Stockbit yang pernah atau sedang berinvestasi saham, dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan pengolahan data mengandalkan pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) yang mencakup pengujian outer model, inner model, hingga prosedur bootstrapping. Hasil menunjukkan bahwa persepsi risiko memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap keputusan investasi saham IPO, sementara persepsi kemudahan penggunaan justru berdampak positif dan signifikan, dengan kemampuan model dalam menerangkan variasi keputusan investasi tergolong tinggi tercermin dari nilai R-Square sebesar 0,806 atau setara 80,6%, dan literasi keuangan terbukti berperan sebagai moderator yang memperkuat hubungan antara persepsi risiko maupun persepsi kemudahan terhadap keputusan investasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keputusan Generasi Z dalam berinvestasi pada saham IPO tidak semata dipengaruhi oleh cara pandang mereka terhadap risiko dan kepraktisan teknologi, melainkan juga oleh sejauh mana mereka mampu mencerna informasi keuangan, sehingga pengembangan platform investasi digital idealnya berjalan beriringan dengan penguatan literasi keuangan agar investor muda dapat membuat keputusan yang lebih rasional dan berbasis pemahaman yang memadai.
Peran FOMO dalam Memediasi Availability Bias dan Risk Tolerance pada Keputusan Investasi Gen Z Wangi Safrin Maulani; Fatimah Fatimah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12129

Abstract

Jumlah investor muda di Indonesia tumbuh sangat pesat, dengan Generasi Z mendominasi populasi investor pasar modal. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat 20 juta Single Investor Identification hingga Desember 2025, dengan 54,24% di antaranya berusia di bawah 30 tahun. Pertumbuhan ini belum diimbangi literasi keuangan yang memadai, sehingga keputusan investasi investor muda lebih rentan dipengaruhi faktor psikologis seperti availability bias, risk tolerance, dan Fear of Missing Out (FoMO), terutama pada aktivitas investasi saham yang dilakukan melalui platform digital dan media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh availability bias dan risk tolerance terhadap keputusan investasi saham Generasi Z di Jabodetabek dengan FoMO sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dari 150 responden valid yang dipilih melalui purposive sampling, dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan seluruh tujuh hipotesis diterima: availability bias dan risk tolerance masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap FoMO maupun keputusan investasi saham, FoMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi saham, serta FoMO terbukti memediasi kedua hubungan tersebut sebagai complementary partial mediation. Temuan ini menempatkan FoMO sebagai mekanisme psikologis penting yang menyalurkan pengaruh bias kognitif dan disposisi risiko ke dalam perilaku investasi generasi muda yang lahir dan tumbuh di era digital.
Dampak Kebijakan Freeze Rebalancing MSCI terhadap Return dan Volatilitas IHSG Periode 2026 Amelia Ezra Chrisanty; Fatimah Fatimah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis return dan volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhadap pengumuman kebijakan freeze rebalancing Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang diumumkan pada 27 Januari 2026. Kebijakan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi aliran dana investasi asing, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi konstituen indeks MSCI. Penelitian menggunakan pendekatan event study dengan objek penelitian berupa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Periode pengamatan dilakukan selama jendela peristiwa 21 hari bursa, yaitu H-10 hingga H+10, sedangkan periode estimasi menggunakan H-30 hingga H+30 dengan pendekatan Mean Adjusted Model. Analisis dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-Test untuk menguji perbedaan abnormal return, uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk menguji perbedaan volatilitas, serta uji korelasi Spearman untuk menganalisis hubungan agenda percepatan penyelesaian transaksi T+1 dengan volatilitas IHSG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan abnormal return yang signifikan antara periode sebelum dan sesudah pengumuman freeze rebalancing MSCI. Selain itu, volatilitas IHSG juga tidak mengalami perubahan yang signifikan setelah pengumuman kebijakan tersebut. Analisis korelasi menunjukkan bahwa agenda percepatan implementasi sistem penyelesaian transaksi T+1 memiliki hubungan negatif yang lemah dan tidak signifikan terhadap volatilitas IHSG. Temuan ini mengindikasikan bahwa pasar modal Indonesia tidak memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kebijakan freeze rebalancing MSCI sehingga informasi tersebut belum mampu mengubah perilaku investor maupun tingkat risiko pasar secara signifikan.
Potensi dan Strategi Pengembangan UMKM Pasir Putih Sawangan Depok Fatimah Fatimah; Petrus H. Kuncoro Seno; Elisabeth Y M; Darna
Bhakti Persada Vol. 8 No. 1 (2022): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v8i1.18-25

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi UMKM Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Sawangan Kota Depok adalah jenis produk yang dihasilkan cenderung homogen, belum memiliki legalitas usaha, belum memiliki sertifikat halal serta pemasaran terbatas  sekitar wilayah Pasir Putih kota Depok. Akibatnya pertumbuhan usaha lambat dan sulit bersaing dengan produk yang lainnya. Program  pengabdian yang dilakukan Tim Pengabdi Jurusan Akuntansi PNJ, memiliki tujuan untuk menggali potensi dan mengembangkan UMKM yang tergabung dalam kelompok IWAPI melalui peningkatkan pemasaran produk-produk mereka secara daring. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan, yang bertujuan membantu UMKM dalam membuat dan mengelola akun toko online pada marketplace Shopee dan Tokopedia, serta membantu setiap UMKM membuat atau menampilkan foto-foto produk yang menarik (eye-catching) sehingga dapat menarik perhatian dari calon konsumen untuk masuk ke laman toko online mereka. Pengumpulan data untuk penulisan artikel ini dilakukan melalui wawancara, kuesioner dan studi pustaka. Sampel ditentukan berdasarkan purposive sampling expert judgment dimana ketua IWAPI Ranting Sawangan menentukan 24 UMKM sebagai peserta pelatihan dan pendampingan. Hasil wawancara diolah dengan menggunakan metode SWOT dengan pendekatan IFAS dan EFAS dan hasilnya UMKM Pasir Putih berada pada kuadran 1 yang artinya harus dilakukan pemasaran secara agresif untuk meningkatkan pertumbuhan usaha. Strategi produk harus dibuat unik dengan ciri khas, penggunaan hampers yang menarik,  strategi harga dengan menetapkan margin yang bersaing, strategi penjualan dilakukan secara daring dan startegi promosi  melalui  pameran atau bazar serta rajin membagikan contoh produk atau sampel kepada konsumen yang datang.
Meningkatkan Pemasaran Produk UMKM Depok Melalui Website Iwapi Depok Store Darna Darna; Dewi Yanti Liliana; Fatimah Fatimah; Iklima Ermis; Elizabeth Y Metekohy
Bhakti Persada Vol. 8 No. 2 (2022): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v8i2.100-107

Abstract

Pandemi covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia membawa pengaruh besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dan yang paling terdampak adalah aspek kegiatan ekonomi. Adanya kebijakan pembatasan mobilitas manusia sebagai dampak dari covid tersebut, maka untuk mendapatkan barang kebutuhan yang diinginkan seseorang tidak perlu langsung mempeolehnya dari lokasi dimana barang tersebut tersedia. Konsumen cukup membuka aplikasi marketplace yang tersedia dan langsung memesan barang yang mereka butuhkan dan dalam waktu yang tidak terlalu lama barang tersebut sudah sampai. Keadaan seperti ini menyebabkan pelaku usaha yang tidak mampu menyesuaikadan diri dengan keadaan mengalami kesulitan penjualan dan pada akhirnya mengalami kebangkrutan. Beginilah kondisi yang dihadapi oleh para pelaku UMKM yang berada dibawah organisasi IWAPI Kota Depok, karena ketidakmampuan mereka beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Tujuan pengabdian masyarakat tim pengabdi  Politeknik Negeri Jakarta membantu pelaku UMKM yang tergabung dalam Iwapi DPC kota Depok untuk memiliki  Website yang dibuat berfungsi sebagai media informasi IWAPI Kota Depok dan yang tidak kalah penting penting adalah sebagai sarana promosi bagi produk-produk UMKM dan sekaligus menjadi marketplace.  Metode yang dilaksanakan adalah membuat media promosi dan media penjualan secara digital dengan membuat website sebagai sistem informasi yang dapat dimanfaatkan oleh semua anggota iwapi kota Depok. Selain itu, pada aspek anggota IWAPI memberikan pelatihan kepada tenaga administrasinya agar dapat mengoperasikan website tersebut agar berfungsi secara optimal sesuai tujuan awal pembuatannya. Hasil yang dicapai adalah terimplementasinya website IWAPI dengan nama domain iwapids.com dan keterampilan tenaga adminnya dalam mengelola website tersebut. Integrasi sistem tersebut diharapkan dapat menjadi media promosi yang andal bagi UMKM anggota iwapi dan sekaligus dapat meningkatkan penjualan.
Meningkatkan Wirausaha Muda Melalui Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi Fatimah Fatimah; Darna Darna; Elisabeth Y Metekohy; Yenny Nuraeni
Bhakti Persada Vol. 9 No. 1 (2023): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v9i1.33-41

Abstract

Program Kewirausahaan Mahasiswa merupakan program untuk menciptakan entrepreneur di usia muda. Program ini diharapkan mampu mengurangi pengangguran, meningkatkan penerimaan pajak, menciptakan masyarakat mandiri, dan meningkatkan daya saing bangsa. Kuliner Wabie Younis merupakan usaha baru yang penulis dampingi dalam program SMK Kewirausahaan Mahasiswa. Yang membuat Wabie Younis berbeda adalah perpaduan antara pancake dan waffle, dengan berbagai topping seperti keju, cokelat, es krim, dan boba. Sebagai bisnis baru, diperlukan strategi pemasaran yang berbeda agar dapat diterima di pasar. Tujuan dari pendampingan usaha baru ini adalah agar program yang diikuti mahasiswa ini dapat berjalan sesuai rencana usaha. Dalam implementasinya, digunakan beberapa strategi pemasaran: 1) Membuat akun media sosial dan memposting konten yang berkaitan dengan menu Wabie Younis, serta menampilkan ulasan yang baik dari konsumen dan memberikan promosi untuk menarik konsumen; 2) Pemasaran produk melalui media sosial (Instagram, WhatsApp, Twitter, Facebook, TikTok, dan email) untuk memperkenalkan dan menarik perhatian calon konsumen; 3) Produk inovatif dan kreatif dengan menggabungkan adonan pancake dengan kayu manis yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Kemasannya cantik dan ramah lingkungan. Menampilkan desain batik Mega Mendung yang mewakili budaya sunda Indonesia. Pemilik  Wabie Younis yang merupakan mahasiswa semester empat, berjuang dengan manajemen waktu karena harus menyeimbangkan antara tugas kuliah dan menjalankan bisnis. Namun, sejauh ini mereka mampu menyeimbangkan kedua aktivitas tersebut.
Efektivitas Pelatihan Live Streaming Shopping dalam Meningkatkan Kompetensi Pemasaran Produk UMKM Anggota IWAPI Depok Fatimah Fatimah; Fajriana Khusnul Khotimah; Indianik Aminah; Heidy Puspa Alyssa; Lini Ingriyani
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): November 2026 In Press
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/zgk56g73

Abstract

This community service program conducted by the Jakarta State Polytechnic, Accounting Department, aims to improve the product marketing competency of MSME members of IWAPI Sawangan, Depok. The training was conducted at the Sawangan District Office with a training approach that refers to the Dessler model, including the stages of analysis, identification of partner needs, design (planning), as well as evaluation and development. The evaluation method used a pre-test and post-test to measure the increase in knowledge and skills of participants. The results of the analysis showed a significant difference between the pre-test and post-test scores, where the t value ≈ 8.55 and degrees of freedom (df = 23), this value is much greater than the t-table (around 2.07 at α = 0.05). The effect size (Cohen's d) value of 1.02 indicates a large effect, meaning the training had a very strong influence on improving participants' marketing competencies. Live Streaming Shopping training has proven to be very effective in strengthening the ability of MSMEs to utilize digital marketing strategies. Thus, this training can be a strategic solution for MSMEs to increase competitiveness in the era of digital transformation