Oding Supriadi, Oding
Universitas Islam Nusantara, Jl. Sukarno Hatta No. 530 Bandung

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Sintaksis Pada Teks Deskripsi Siswa Kelas VII Di SMPN 7 Karawang Barat Yana, Melinda Defy; Rosalina, Sinta; Supriadi, Oding
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10639706

Abstract

Salah satu kegiatan pembelajaran yang diajarkan guru kepada siswa dalam keterampilan menulis sebuah teks adalah menulis teks deskripsi. Teks deskripsi merupakan teks yang menggambarkan sesuatu sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Bidang linguistik yang mempengaruhi keterampilan menulis siswa salah satunya adalah kesalahan sintaksis. Ruang lingkup kesalahan sintaksis berkisar pada kesalahan frasa, klausa, dan kalimat. Penulis dapat mengetahui kesalahan-kesalahan berbahasa yang dilakukan siswa. Selain itu, analisis kesalahan sintaksis juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengukur kemampuan berbahasa siswa. Pada penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis sintaksis kesalahan berbahasa dalam bidang frasa, klausa, kalimat pada teks deskripsi siswa kelas VII SMPN 7 Karawang Barat. Kesalahan bidang frasa dapat dianalisis berdasarkan klasifikasi kesalahan berbahasa antara lain, adanya pengaruh bahasa daerah, penggunaan preposisi yang tidak tepat, kesalahan susunan kata, penggunaan unsur yang berlebihan atau mubazir, penggunaan bentuk superlatif yang berlebihan, penjamakan yang ganda, dan penggunaan resiprokal yang tidak tepat. Kesalahan klausa dibagi menjadi kesalahan klausa dengan predikat kosong dan kesalahan klausa dengan subjek kosong. Kesalahan kalimat dilihat berdasarkan kalimat tidak bersubjek, kalimat tidak berpredikat, kalimat tidak bersubjek dan tidak berpredikat (kalimat buntung), kalimat yang tidak logis, kalimat yang ambiguitas, penghilangan konjungsi, dan penggunaan konjungsi yang berlebihan. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMPN 7 Karawang Barat. Objek penelitian ini adalah hasil teks deskripsi siswa kelas VII B SMPN 7 Karawang Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif denagn mendeskripsikan hasil analisis sintaksis bentuk kesalahan berbahasa dalam frasa, klausa, dan kalimat dalam teks deskripsi siswa kelas VII SMPN 7 Karawang Barat. Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis data model Miles and Huberman. Kesalahan berbahasa yang ditemukan meliputi penggunaan bentuk superlatif, penggunaan unsur yang berlebihan atau mubazir, adanya pengaruh bahasa daerah, penjamakan ganda, susunan kata dan ketidaktepatan struktur, dan preposisi yang tidak tepat. Pada kesalahan klausa yang ditemukan hanya klausa dengan subjek kosong. Sementara kesalahan kalimat yang ditemukan meliputi kalimat yang tidak logis, penghilangan konjungsi, kalimat ambiguitas, kalimat tidak bersubjek, kalimat tidak bersubjek dan tidak berpredikat (kalimat buntung), dan kalimat dengan penggunaan konjungsi berlebihan. Dari hasil analisis penulis membuat media ajar berupa video pembelajaran kalimat efektif.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Critical Incident Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Pada Siswa Kelas VII SMPN 2 Cikampek Wahidah, Siti; Supriadi, Oding; Sugiarti, Dewi Herlina
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10646671

Abstract

This research was motivated by problems found in the field that students had difficulty in writing explanatory texts, besides that the problems began due to students' lack of interest in writing and the use of inappropriate learning strategies. The study aims to (1) Describe the application of critical incident learning strategies to the ability to write explanatory texts in grade VII students of SMP Negeri 2 Cikampek, (2) Describe student learning outcomes in the application of critical incident learning strategies to the ability to write explanatory texts in grade VII students of SMP Negeri 2 Cikampek. The author uses a quantitative approach with quasi-experimental methods and nonequivalent control group design. The correlation between the research design and the objectives of this study is the use of two classes that will be compared before and after receiving treatment. Research processing using SPSS software version 26. This research was conducted at SMP Negeri 2 Cikampek by taking two classes as samples, namely classes 7G and 7J, each consisting of 40 students. The study sample was taken by purposive sampling. There are three stages in this study, namely pretest, treatment or treatment and posttest. Pretest is conducted to determine the initial ability of students in writing explanatory texts before getting treatment. After being given a pretest, researchers gave treatment using critical incident strategies for experimental classes, while control classes used conventional strategies. The next step is to give a posttest to students to see the influence of the strategy used. Based on the results of the study, it was stated that the average score of the experimental class pretest and posttest scores were 44.9 and 78.4 and it showed that the posttest and pretest scores had a difference of 33.5. While the average score of the control class pretest and posttest scores of 43.1 and 61.3 shows that the two scores have a difference in value of 18.3. This shows that the experimental class is higher than the control class. Furthermore, the results of the hypothesis test with a significant level of 0.000 < 0.05 which means Ho is rejected and Ha is accepted and the hypothesis test of N-gain value with a significant level of 0.000 < 0.05 which means Ho is rejected and Ha is accepted. Thus, the conclusion is that there is an influence of critical incident learning strategies in the ability to write explanatory texts in grade VII students of SMP Negeri 2 Cikampek.